
Fahri pun menggendong nana keluar dari club, menuju kemobilnya. Tak lama mereka pun telah berada dijalan.
" ahh syyitt.. gue kan ga tau alamat rumah ni anak. mau gue antarin dia kemana coba??" ujar fahri kesal
Setelah lama berfikir, akhirnya fahri berniat membawa nana ke apartement nya. besok pagi pas nana bangun baru akan dia mengantar nana kerumah.
Hingga sampai didalam apartement nya, fahri menggendong nana dan menidurkannya dikamar. Namun nana yg telah mabuk merasa kepanasan.
" ahhh, panasss guee.." ujarnya sambil membuka semua pakaiannya dan bertelanjang didepan mata fahri.
glek.. fahri menelan air ludahny melihat pemandangan yg indah didepannya itu. Fahri memang belum pernah berhubungan badan dg wanita lain, namun ia pria normal. jika disuguhkan pemandangan seperti ini pasti ia akan nafsu juga.
Namun ketika fahri masih terpana akan keindahan tubuh nana, nana tiba2 mendekat kepadanya dan mencium bibirnya dg ganas.
" ohhh sayang.. puaskan aku malam ini sayanggg... aku udah gak kuaattt" ujar nana sambil melanjutkan ciuman bibirnya
Fahri yg dari td susah payah menahan agar tak menyentuh nana pun akhirnya gak kuat.
Ia lalu mendorong nana ke kasur king size nya itu dan melumat bibir nana. Fahri menjelajahi setiap inci dari tubuh nana yg mulus itu. Tak lupa fahri memainkan ** nana yg besar, dan ***2 payudara besar nana. Nana bergetar hebat, ia benar2 sudah diluar kendalinya. Apalagi ketika fahri mulai turun ke area *** dan menjilatinya. Nana pun mengalami klimaks berkali2.
Tibalah saat dimana fahri akan memasukkan miliknya pada nana. Ia melakukan dengan lembut serta menciumi bibir nana..
" arghhh saakiiittt" ujar nana sambil mengeluarkan air mata menahan perih
Fahri yg merasa kesulitan memasukkannya akhirnya sukses membenamkan keseluruhan miliknya.
Fahri memaju mundurkan gerakannya, pertama2 dia melakukan dg sangat pelan karena nana yg terus merintih kesakitan. Setelah dirasa nana telah menikmati permainannya barulah fahri mempercepat gerakan tubuhnya..
" nikmatilah sayang, aku hanya milikmu..." ujar fahri sambil mengecup bibir nana
Fahri mempercepat gerakannya dan akhirnya dia pun sampai..
" arghhh aku sampai sayang.." ujar fahri pada puncak kenikmatannya
Fahri tak sadar jika ia menumpahkan semua cairannya didalam rahim nana. Yang ia tau sekarang ia benar2 menikmati suasana mereka.
Setelah selesai, fahri pun melihat nana yg kelelahan menerima serangan darinya itu terlelap. Ia melihat banyak darah di sprei kasurnya.
" ternyata dia masih perawan" ujarnya tersenyum bahagia.
Fahri pun menjatuhkan badannya disebelah tubuh nana.
" aku mencintaimu nana, entah sejak kapan rasa itu muncul. Dan saat ini rasa cinta itu semakin bertambah saat kau telah memberikan hal yg berhargamu padaku." ujarnya sambil mengecup kening nana.
" apapun yg terjadi, aku akan tanggung jawab sayang.." ujar fahri kembali sambil memeluk tubuh nana. Dan tak lama kemudian fahri pun tertidur.
Sementara itu di club, amel dan luna tersadar kalau nana sudah tidak ada. Ia pun bingung dan menanyakan hal itu pada andre.
" ooh kawan kalian itu, dia tadi udah mabuk berat. tapi tenang aja dia udah pulang diantar fahri temen kakak" ujar andre
" fahri??? kakak kelas kami itu ya kak?? kok bisa??" ujar amel
" iya fahri, dia kan sahabat kakak mel. udahlah, nana pasti aman bersama fahri, dia orangnya baik kok" ujar andre lagi.