MBA(Married By Accindent)

MBA(Married By Accindent)
part 25



Tak terasa 30 menit kemudian kiriman mama mertuanya itu pun datang. Sebotol susu hamil hangat rasa strowberry dan sekotak nasi goreng udang.


" hmmm yummy..." ujar nana melahap makanannya itu dimeja makan


" apa itu nak?" tanya maminya


" nasi goreng udang mami, buatan mertua" ujar nana sambil tersenyum


" sejak kapan kamu doyan udang??" tanya maminya heran


"mami, mami lupa nana lagi hamil anak siapa? daddy nya maniak udang mami" ujar nana berbisik


" hahaha dasar.. cucu grandma belum lahir aja udah gemesin gitu ya.. sayang, grandma gak sabar pengen ketemu kamu" ujar mami ratih mengelus perut nana yg sudah mulai sedikit menonjol


" mi, makasih ya mi. nana sayang kalian" ujar nana mencium pipi maminya


" kami juga nak, sangat menyayangimu" ucap mami ratih sambil mengecup kepala putrinya.


" mi, papi mana mi? " ujar nana


" tu lagi didepan ngobrol ama keluarga yg baru datang dari surabaya"


" ooo ya udah, siap ini nana istirahat ya mi. nana capek mi. Mami juga jangan lupa istirahat, nana ga mau mami sakit karena ngurusin nana terus" ujar nana


" iya bawel" ujar maminya


" oh iya mi besok aku pergi kebutik bareng fahri mi, disuruh mama nita"


" baiklah sayang, tapi siap itu langsung pulang ya, mulai besok sore kamu sudah tidak boleh lagi bertemu fahri"


" siap boss" ujar nana dengan tangan seperti hormat bendera


Keesokan harinya, nana sudah sampai disekolah, diantar oleh supir papanya. Dia pun bertemu amel dan luna digerbang, lalu sama-sama berjalan menuju lokalnya.


" eh na, kok lo diantar supir sih. kak fahri mana?" tanya amel


" tau tuh, dari kemarin sore nomornya gak aktif. keselll gue!!" ujar nana cemberut


" sibuk kali dia na" ujar luna mencoba menjaga mood makbun satu ini


" iya, tapi setidaknya kasih kabar kek. ini menghilang tanpa jejak" ujar nana


" iya gue juga mau tanya kak gery siapa tau kan dia ke club malam tadi" kata luna


" thanks ya guys.. kalian memang sahabat terbaik gue" ujar nana memeluk amel dan luna


" sama2, udah jangan cemberut lagi ya" kata luna


Nana pun mengangguk, tanpa terasa mereka telah sampai didalam kelas. Pelajaran pertama pun dimulai, pelajaran matematika, hal yg paling disukai oleh nana. Tak lama masuk sebuah pesan namun tak dihiraukan oleh nana.


πŸ“² mommy, maafin daddy. tadi malam daddy banyak kerjaan dikantor, lembur.


πŸ“²mommy bales donkπŸ˜₯


πŸ“² please mom,maafin dad ya😍😘


πŸ“² ya udah, mommy belajar yg rajin. i love u mommy😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘


Karena pesan yg tak berhenti akhirnya nana membuka hp nya. Wajahnya kembali ceria setelah mengetahui siapa yg menghubunginya


πŸ“² we miss u daddyπŸ˜₯πŸ˜₯


Fahri pun segera membuka hpnya dan melihat pesan dari nana, lalu membalasnya


πŸ“² daddy juga, rindu dedek, rindu mommyπŸ˜₯


πŸ“²istirahat daddy tunggu diruangan ketos ya mom, i love u mommy


Nana kembali membuka dan membalasnya


πŸ“² oke, love u too daddy😘😍


" kenapa lo senyum-senyum sendiri?" tanya amel sambil menyenggol lengan nana


" tar istirahat gue mau keruangan daddy ya anak gue" ujar nana


" chieee, kangen yaaa" goda luna


" apaan sih lo lun, " ujar nana dengan muka memerah. Padahal memang betul yg dikatakan luna, rasa rindunya pada fahri sudah diambang batas. Ia pun tak sabarnya menantikan jam istirahat, tiap sebentar melirik jam tangannya.