MBA(Married By Accindent)

MBA(Married By Accindent)
part 30



Cahaya pagi mengusik kemesraan dua insan pengantin baru yg masih berada dialam mimpi. Perlahan namun pasti, sepasang mata indah pun terbuka. Sebuah senyuman mewarnai bibir mungil nya melihat pemandangan indah di depan mata.


Cup


Nana mengecup sekilas bibir fahri dan membelai wajah tampan itu.


" pagi sayang" fahri pun bangun karena merasakan bibirnya dikecup nana


" pagi juga daddy"


Fahri kemudian mencium bibir nana dengan lembut, nana pun membalas nya dan ciuman itu semakin panas saja hingga mereka pun mengulang pertempuran malam tadi.


Dengan sangat lembut fahri memasuki nana mengingat ada buah hati mereka saat ini di rahim nana.


Hingga akhirnya fahri pun mendapatkan pelepasan pertama pagi ini bersama dengan nana.


Tok tok tok


" sayang, sarapan sudah siap" ujar mami ratih membangunkan pengantin baru itu


" ya mi sebentar" ujar nana


" sayang mandi dulu gih, siap itu kita sarapan" fahri menyuruh istrinya mandi.


10 menit kemudian, fahri dan nana pun sudah menyusul keluarga nya di meja makan untuk sarapan. Ada mama papa fahri, mami papi nana, amel, luna, andre dan han.


" hei, kalian gak pulang semalam?" tanya fahri kepada han dan andre


" gak, gue nemenin ayank gue disini" kata han singkat


" siapa?" tanya nana


" tu, makhluk tuhan paling manis yg ada didepan lo na" kata han


" amel?" tanya nana dengan mata berbinar


" kayaknya mama mau ada mantu kedua nih" goda mama nita. Amel hanya tersipu malu


Semua orang tersenyum bahagia, tak terkecuali pasangan pengantin baru.


" oh iya, kalian ga ada rencana bulan madu gitu?" tanya mami ratih


" ma, nana boleh naik pesawat gak ma?" tanya fahri kepada mamanya yg seorang dokter kandungan


" untuk sekarang kayaknya jangan dulu deh nak, tunggu usia 5 bulanan lah baru agak aman" kata mama nita


" oh iya, siap ini kalian beneran mau tinggal di apartemen?" ujar papa fahri


" iya pa, kami mau bulan madu di apartemen aja" kata fahri menggoda nana


" ati2 cucu mama fahri" kata mama nita


" iya2 ma fahri tau kok"


" ma, reyhan udah sampe amerika ma?" tanya fahri


" kayaknya udah malam tadi dia sms mama. Dia juga bilang minta maaf gak bisa hadir dipernikahan kamu" kata mama nita


" reyhan siapa nit?" tanya ratih


" oh iya aku lupa bilang, dia anak angkat kami, umurnya 3 tahun diatas fahri namun dia sekarang sedang mengambil spesial kandungan di amerika. Dia anak yg cerdas, jadi umur masih muda udah jadi dokter" kata nita menjelaskan


" oh gitu, kapan2 kenalin kami dengan dia ya nit" kata ratih


Siangnya, amel dan luna serta han dan andre pamit pulang, begitu juga dengan mama dan papa fahri. Sementara nana dan fahri, besok sepulang sekolah baru mereka akan pindah ke apartemen.


Hari ini rencana nya nana dan fahri akan nonton dan ke mall. Mereka pun berpamitan kepada mami papi.


" mi, nana berangkat ya" kata nana


" iya hati2 dijalan ya, fahri, nana"


Di dalam mobil, nana hanya bergelayut manja di lengan fahri, dan fahri sesekali mengecup kepala nana dengan lembut.


Sesampainya di mall, nana pun langsung menuju keruangan bioskop untuk nonton. Kali ini nana ingin nonton film action dan diangguki oleh fahri. Semenjak hamil, nana sedikit malas melihat para oppa nya di drama korea, padahal sebelumnya dia bucin korea banget.


Selesai nonton, mereka pun makan di restoran seafood. Seperti biasa nana menginginkan semua jenis makanan yg berbau udang. Fahri hanya menuruti saja keinginan istrinya itu. Nana melahap semua makanan yg ada di meja tanpa sisa.


Setelah selesai makan, nana mengajak fahri pulang karena hari sudah sore dan nana juga sudah nampak lelah.