MBA(Married By Accindent)

MBA(Married By Accindent)
part 31



Malam harinya, nana dan fahri hanya makan malam berdua dirumah, karena papi dan mami lagi bertemu dengan sahabat lama mereka dari korea.


" sayang, aku liat makannya enak banget sekarang. Badan kamu terlihat berisi, gemesin tau gak. Aku suka.." kata fahri sambil menyentuh dagu istri cantiknya.


" Dek, daddy mulai ngerayu mommy nih dek" ucap nana ke perutnya sambil mengelus-elus perutnya


fahri menyahuti ucapan nana,


" daddy sayang mommy dek.. dukung daddy ya dek" ucapnya sambil mengedipkan sebelah matanya ke nana


" iiih daddy ..." kata nana dengan wajah memerah tersipu malu


" mommy sayang, daddy liat dedek malam ini boleh?"


" ayolah dad, besok kita sekolah, ntar kecapek an" kata nana


" dosa loh nolak suami" fahri mengeluarkan senjata pamungkas terbarunya


" hmmm bau-baunya pengancaman nih kayaknya" kata nana mengerucutkan bibirnya


" iiii gemesssss" kata fahri menarik bibir istrinya lembut


" ayok yank, udah tegang banget ini" lanjut nya sambil menggendong istrinya dan berjalan menuju kamar


Sesampainya dikamar, fahri merebahkan tubuh istrinya diatas ranjang, membuka satu persatu kain yg melekat ditubuh nana


Fahri menciumi bibir dan leher nana hingga nana mengeluarkan desahan nikmatnya.


ahhh daddyyyy...


apa mommyyy


i love u sayang


fahri memainkan ** payudara nana yg sudah agak tegang.


" sayang, seperti ukurannya nambah ya. Kok tangan aku udah gak bisa genggam"


" kan kamu service terus yank, makanya cepet gedenya" kata nana


" mau juga donk digede in pake tangan kamu yank" kata fahri nakal


" sini, aku service dulu" nana bangkit lalu mendorong tubuh suaminya dan mulai menggenggam junior fahri. menggerakkannya dan memainkannya dengan mulut.


ahhh mommyy sayaangggg


Setelah selesai memainkan junior, fahri kembali mengambil kendali nya. Ia mulai memimpin pertempurannya seperti biasa hingga membuat keduanya terkapar dan tidur saling berpelukan hingga pagi.


Pagi hari, nana dan fahri udah bersiap-siap untuk berangkat kesekolah. Mereka segera keluar dari kamar dan duduk di meja makan untuk sarapan. Mami dan papi sudah menunggu mereka.


" kamu mau apa sayang?" tanya nana


" sama ama kamu aja sayang, nasi goreng pake telur yg setengah matang" kata fahri


Nana pun mengambilkan fahri sarapannya.


" fahri, jam berapa nanti kalian pindah ke apartemen?" kata papi


" jam 4 mungkin pi, masalahnya sekolah keluar jam setengah 3 dan mau mampir ke showroom bentar melihat laporan" kata fahri


" aduh, kayaknya papi mami gak bisa antar kalian, kami mau ke surabaya nanti siap dzuhur" kata papi kecewa


" nanti mami tanya mama nita untuk nemenin kalian ya" kata mami


" ya mi" jawab fahri dan nana


15 menit kemudian nana dan fahri sudah berangkat menuju sekolah. Sesampainya diparkiran, sebelum nana turun, dia mengambil tangan suaminya dan mencium nya.


" aku turun dulu ya yank" kata nana


" iya sayang, belajar yg rajin ya cintaku, kalau ada perlu aku sms aja, aku diruang osis kemungkinan nanti" kata fahri sambil mengecup kening istrinya


Nana pun turun dari mobil fahri diiringi dengan tatapan benci dan iri dari para pemuja fahri. Namun nana memilih tidak mempedulikannya, toh dia juga sudah menikah dengan fahri. Nana disambut oleh 2 sahabatnya yg tak kalah cantik, amel dan luna.


" hai mel, hai lun" kata nana dengan wajah berseri


" cieee wajah pengantin baruuu" kata luna


" husshh, jangan kenceng2 ntar kedengeran orang luna" kata amel


" upsss, maafff.." kata luna menyesali perbuatannya


" udah2 jangan debat lagi.. masuk yuk" kata nana sambil merangkul sahabatnya.