
Pesta telah dilangsungkan meskipun sebelumnya terjadi keributan akibat Renne dan kelompoknya. Saat ini, mereka tengah menikmati jamuan makan malam bersama dengan seluruh penduduk desa dan beberapa bangsawan yang diundang langsung oleh Viscount Aguestel.
Renne sendiri menjadi sedikit lega karena Zerra telah selamat dari hukuman mati berkat bantuan Lagier yang hadir di sana. Dia sendiri sangat tidak menyangka jika keberuntungan masih berpihak pada dirinya.
Gadis itu belum sempat memberikan hadiahnya yang berupa beberapa ratus koin emas guna menjalin hubungan baik dengan sang Viscount. Notifikasi keberhasilan quest juga belum muncul sama sekali yang menandakan jika hadiah itu juga belum diberikan secara resmi.
Beberapa waktu telah berlalu, ketika semua orang sedang berada di tengah kegiatan makan, Viscount Aguestel turun dari lantai dua dan berjalan di tangga yang memiliki alas berwarna merah. Kehadirannya cukup untuk membuat seluruh mata memandanginya dengan sangat serius dan penuh hormat.
“Ehm,” Viscount Aguestel mencoba untuk mengalihkan seluruh pandangan kepada dirinya, kemudian ia melanjutkan, “Aku harap kalian dapat menikmati jamuan yang aku hidangkan.”
Beberapa orang membalas perkataan Viscount Aguestel dengan senyuman, kemudian mereka juga memberikan hadiah-hadiah yang sudah dilapisi dengan baik di samping keberadaan bangsawan itu.
Mereka juga menyempatkan untuk memberi hormat dan berbincang sebentar sebelum kembali ke kelompok mereka masing-masing. Karena hanya ada beberapa bangsawan di sana, terkadang hadiah mereka menjadi yang paling mencolok dari hadiah-hadiah lainnya.
Akhirnya tiba giliran pria yang memberikan Renne misi secara langsung. Pria itu memberikan rangkaian bunga itu langsung kepada sang mempelai wanita, kemudian ia menghampiri Viscount Aguestel bersama dengan istrinya.
Terjadi beberapa percakapan dan sebuah notifikasi muncul di hadapan Renne.
「Berhasil menyelesaikan misi.
Hadiah: - 10 koin perak.
- Hubungan dengan Viscount Aguestel meningkat.」
Renne merasa kejanggalan pada notifikasi itu, seperti apa yang ia ingat sebelumnya jika misi yang diberikan memberikan tiga hadiah, tetapi notifikasi itu hanya memberikan dua hadiah. Setelah beberapa waktu ia telaah, ia menemukan alasannya.
Renne sendiri ingat karena hadiah dengan tulisan ‘Kemungkinan’ memang terkadang tidak muncul sebagai hadiah karena memang itu memiliki kemungkinan yang kecil. Oleh sebab itu, ia mencoba untuk mengikhlaskannya.
Sebuah notifikasi yang sama kembali muncul di hadapan Renne ketika sang Viscount menatap tajam dirinya.
「Viscount Aguestel merasa tertarik denganmu.」
「Kemungkinan kecil akan terjadi beberapa event.」
「Viscount menatapmu dengan begitu tajam, mengurangi seluruh status sebesar 100.」
「Karena kepemilikan Legendary Bard, efek debuff dari Viscount Aguestel dihapus secara instan.」
Renne sendiri sedikit terkejut ketika mendapatkan notifikasi itu. Ia tak menyangka jika Viscount Aguestel adalah orang yang sangat kuat, bahkan hanya dengan tatapan tajam yang berasal darinya memberikan efek debuff yang begitu hebat.
Lantas, ia dengan tiba-tiba melangkahkan kakinya sendiri ketika orang yang sudah memberikan Renne quest selesai berbincang-bincang dengan sang Viscount.
Renne dengan langkah yang sedikit tersendat berjalan ke arah sang Viscount yang berada di antara tangga. Saat ini ia merasa sangat gugup dan canggung akibat kejadian yang menimpa sebelumnya.
Renne mengeluarkan kisa berisi ratusan koin emas yang digunakan untuk menjilat, menjalin hubungan, dan mendapatkan informasi yang ia perlukan.
Renne memberikan sang Viscount uang itu secara langsung, “I-ini,” Renne gugup.
Akibat tatapan tajam yang terus diberikan oleh Viscount Aguestel membuat Renne gugup dan sedikit merinding. Mata itu seakan-akan hendak mencekik dan mengirimnya langsung ke neraka.
“Apa ini berisi koin emas?” Viscount Aguestel menaikkan alisnya.
“Oh ... apa kalian pikir jika keluarga Aguestel sedang dalam masa krisis hingga kau memberikan uang sebagai hadiah?”
Perkataan Viscount Aguestel membuat Renne benar-benar sadar. Ia lupa jika di hadapannya adalah seorang bangsawan, menerima uang secara langsung adalah penghinaan bagi mereka yang kaya raya.
“Tidak, aku tidak bermaksud begitu!” pertegas Renne, tetapi ia tak pernah bisa menatap mata pria yang menjadi lawan bicaranya saat ini.
Sebuah notifikasi muncul di waktu bersamaan.
「Kamu telah memancing event.」
「Event khusus akan diberlakukan beberapa saat lagi.」
Renne tiba-tiba terkesiap ketika melihat notifikasi ini. Sesuatu yang buruk ataupun baik akan terjadi jika memang benar akan terjadi event akibat pergerakan yang ia lakukan.
“Benarkah begitu? Aku rasa kau memang bermaksud seperti itu.” pertegas Viscount Aguestel.
“Tidak, aku benar-benar tidak tahu jika itu merupakan sebuah penghinaan.” Renne berkukuh.
‘Sialan, aku tidak menyangka jika orang ini benar-benar merepotkan. Jika aku tahu semua kejadian buruk ini terjadi, aku akan memilih untuk tetap berada di luar.’ umpat Renne di dalam hatinya.
Meskipun sempat berpikir demikian, Renne tidak akan menyerah dan akan berusaha keras untuk menyelesaikan kesalahpahaman ini. Ia harus tetap menjalin hubungan dengan Viscount Aguestel demi kepentingan pribadinya saat ini.
“Itu tidak penting lagi. Kau juga merupakan seorang petualang, jadi aku pikir itu bukanlah sesuatu yang harus dipermasalahkan.”
Mendengar perkataan Viscount Aguestel membuat Renne kembali kesal, ‘Apa-apaan orang ini? Bukankah tadi kau sangat mempermasalahkan hal ini? Apa kepalanya terbentur meteor raksasa hingga?’ batin Renne.
Percakapan mereka tak sampai di telinga orang-orang, tetapi mereka mulai membicarakan dan menanyakan tentang apa yang terjadi pada kedua orang itu. Merasa menjadi perhatian, sang Viscount memutuskan untuk mengundang Renne secara langsung ke ruangannya.
Renne mengangguk dan membuntuti Viscount Aguestel dari belakang. Ia sendiri tidak mengerti maksud tujuan dari undangan ke ruangan ini, jika memang untuk mempermalukan, bukankah Viscount Aguestel hanya perlu melakukannya di depan banyak orang?
Mereka memasuki ruangan, sebuah ruangan yang terlihat begitu bersih bahkan tak ada satu pun debu yang melekat di sudut-sudut ruangan.
Viscount Aguestel berjalan ke sofa dan duduk di atasnya, Renne hanya mengikuti dan mencoba untuk duduk, tetapi diakhir-akhir pria itu menghentikannya.
“Kau boleh berdiri saja,” ucap Viscount Aguestel.
Seketika hidung Renne berkerut, ia mengumpat dengan kesal di dalam hati dan terus bertanya-tanya dengan apa yang ingin pria ini lakukan padanya.
Pria itu menyilangkan kaki dan duduk dengan sangat santai, ia kemudian berbicara, “Aku ingin menguji bahwa kau benar-benar layak untuk menjadi penerus dari Kakek Zou.”
「Event telah dimulai.」
「Tunjukkan kepada Viscount Aguestel bahwa kau layak untuk meneruskan posisi Legendary Bard.」
「Kegagalan dalam melakukan event akan berdampak pada penghapusan akun dan larangan bermain selama 10 tahun.」
Renne benar-benar terkesiap ketika mendapatkan pemberitahuan dari jendela notifikasi itu. Pikirannya ke mana-mana dan di waktu bersamaan itu membuncah.