
Renne berhasil menghindari terkaman monster yang tiba-tiba berada di belakangnya itu dengan selamat berkat Zerra. Meski harus menghantam tanah, setidaknya kedua orang itu berhasil selamat tanpa mendapatkan luka sedikit pun.
「Giant Wild Bear
Level: 10
HP: 2000/2000」
Renne benar-benar dibuat terkejut oleh beruang raksasa itu. Ukurannya sangat besar, bahkan melebihi ukuran beruang pada umumnya. Ia juga kesal karena sebelumnya tidak menyadari dari mana jejak kaki itu berasal.
Sebelum membiarkan beruang itu menyerang, Zerra sudah terlebih dahulu berdiri dan mengambil sebuah gerakan untuk mengegoskan serangan dari beruang itu.
Beruang itu benar-benar berlari ke arah mereka berdua, berniat untuk menerkam dan memakan hidup-hidup. Tetapi, karena anak itu sudah lebih dahulu bersiap, ia berhasil menghindari serangan tersebut.
Sedangkan Renne kembali mengaktifkan Dance of Death agar dapat kembali mengendalikan White Wolf dan membantu Zerra dengan segera.
Zerra terus mengelak setiap serangan yang diberikan oleh Giant Wild Bear itu dan mencoba untuk membalikkan serangan. Ia juga mencoba untuk dapat menaiki punggung dari binatang buas itu sehingga bisa dengan leluasa memberikan serangan walaupun itu sangatlah berisiko.
Beruang itu berhenti dan menggeretang. Air liur yang kental dan berbau juga mulai keluar dari sudut bibir dengan perlahan-lahan. Sepertinya, binatang buas itu benar-benar sudah kelaparan.
Kemudian Giant Wild Bear itu berlari dengan sekuat tenaga untuk menerkam seorang anak bersenjata yang berada beberapa meter darinya. Tak ingin berakhir mengenaskan, Zerra lantas melonjak dan berhasil berdiri tepat di atas beruang itu.
Zerra dengan segera menghunjamkan pedang yang ia miliki tepat di tubuh Giant Wild Bear dan dengan segera melompat ke tanah ketika beruang itu mencoba untuk membolak-balikkan tubuh karena rasa sakit yang ia terima.
Di satu sisi, Renne akhirnya bergerak dengan mengendalikan White Wolf, ia juga dengan cepat memerintahkan pasukan serigala itu untuk menyerang Giant Wild Bear setelah memastikan keberadaan Zerra.
“Apa kau baik-baik saja?” Renne terlihat sedikit khawatir, tetapi ia tak pernah sekali pun mengalihkan pandangan dari beruang yang sedang dihadapi itu.
“Ya,” balas Zerra singkat.
Saat ini Zerra tak dapat menyerang beruang itu karena Furious Sword yang ia miliki tengah tertancap di punggung dari binatang buas tersebut.
Setelah beberapa saat, Giant Wild Bear itu kembali berdiri dan melakukan pertahanan sekaligus serangan balik dalam waktu bersamaan. Ia juga mengunyah-ngunyah serigala yang mencoba untuk menyerangnya.
“Ah, gawat!” Renne semakin cemas.
Saat ia mencoba untuk melihat keberadaan Werewolf itu, orang itu sudah benar-benar menghilang dari pandangan tanpa di sadari. Padahal Renne berniat untuk meminta untuk mengalahkannya secara bersama-sama.
Satu demi satu serigala habis diterkam oleh Giant Wild Bear itu hanya dalam satu kali telan saja. Kini, ia mengalihkan perhatian dan mengincar Renne yang sedang memegang senjata.
“Melody Arrow!”
Beberapa anak panah berhasil mengenai beberapa bagian tubuh dari binatang buas itu. Tetapi hal itu tak membuatnya untuk mengurungkan niat. Karena merasa keadaannya saat ini sangatlah terancam, Renne lantas berlari dengan menggendong Zerra.
Tubuh anak itu kurus dan kecil, sehingga beban yang harus ia tampung tak terlalu berdampak pada kecepatan larinya.
“Rapier,” Zerra mengucapkannya dengan lirih.
Hanya dalam beberapa detik saja Renne sudah mengerti apa yang dimaksud oleh anak itu. Zerra berniat untuk menyerang menggunakan rapier yang saat ini tersimpan di dalam inventory. Tetapi, keadaan sangat tidak memungkinkan.
Karena merasa tak dapat bertindak selain berlari, Renne menjadi tak dapat berpikir dengan jernih. Tiba-tiba saja binatang buas itu tergerung kesakitan dan berhenti mengejar.
Renne membalikkan badan tanpa menurunkan kewaspadaan sedikit pun. Saat ia sadari, Giant Wild Bear itu terjebak salah satu jebakan yang pernah Renne pasang beberapa hari yang lalu.
Dengan segera ia membuka penyimpanan dan mengeluarkan pedang yang akan digunakan oleh Zerra. Ia juga dengan segera mengeluarkan keterampilan Melody Arrow untuk menyerang secara terus-menerus dan menipiskan kesehatan dari beruang tersebut.
Setelah beberapa saat, mereka berhasil membunuh beruang tersebut dan memunculkan sebuah notifikasi.
Hadiah: - 10 koin perunggu.
- Poin pengalaman bertambah 200
- Bear Meat.」
「Kalahkan 2 Giant Wild Bear lagi untuk menyelesaikan misi.」
Renne merasa sedikit lebih lega karena berhasil mengalahkan beruang itu tanpa harus membuat Zerra terluka. Dan untungnya anak itu berkembang dengan sangat pesat sejak hubungan mereka memburuk beberapa waktu lalu.
“Zerra, apa kau berlatih menggunakan pedang seorang diri?”
Renne sendiri tahu jika saat pertama kali bertemu, gerakan dan postur tubuh Zerra sangatlah buruk untuk dikatakan sebagai seorang Swordman, bahkan lebih buruk dari Renne.
Gadis itu juga sempat berpikir jika selama ini Zerra bercikun-cikun ketika berlatih seorang diri.
“Ya,” Zerra melingar.
“Oh, benarkah? Kalau begitu aku akan mencarikan pelatih untuk mengajarimu langsung.” Renne menjadi bersemangat.
Kini, ia memiliki tiga tujuan untuk tetap bermain Love Live Online. Pertama-tama adalah membalaskan dendam terhadap seluruh anggota serikat White Pearl, menemukan tanaman obat untuk Zerra, dan menemukan pelatih yang layak.
****
Matahari sudah hampir terbenam di bagian sebelah barat. Langit terlihat dihiasi dengan cahaya berwarna jingga dengan awan mendung yang tak lama lagi akan bocor. Hewan-hewan juga kembali ke rumah masing-masing untuk beristirahat dan melindungi diri dari dinginnya angin malam.
Tetapi, hal itu tak berpengaruh terhadap dua orang yang tengah bertarung melawan seekor beruang yang ukuran tubuhnya saja sudah hampir berkali-kali lipat dari ukuran tubuh mereka sendiri. Karena sudah ada persiapan yang sangat matang, mereka berhasil mengalahkan beruang tersebut dengan sangat mudah.
「Berhasil menyelesaikan misi, segera temui Lao Hin untuk mendapatkan hadiah.」
Mereka berhasil mengalahkan binatang buas itu sebelum matahari benar-benar tenggelam dan hujan mulai turun. Karena beberapa peristiwa alam yang tak dapat sangkal itu, mereka harus segera kembali agar terhindar dari bahaya.
“Zerra, aku pikir jika besok kita akan segera pergi dari desa ini untuk mencari tanaman obat itu. Jadi kau harus segera beristirahat setelah sampai di rumah.” Renne berlari-lari kecil dan kemudian membalikkan badan untuk melihat Zerra yang berada di belakang, ia juga kemudian tersenyum hingga membuat anak itu melengos dengan malu.
Setelah beberapa waktu, mereka telah sampai di rumah kepala desa bernama Lao Hin, orang yang memberikan misi ini. Belumlah Renne menekek pintu, pintu rumah itu telah dibuka oleh pemiliknya sendiri.
“Ah, Nak Renne. Apa kau sudah menyelesaikan misi yang aku berikan?” Lao Hin sedikit tersenyum.
“Begitulah...”
「Berhasil menyelesaikan misi.
Hadiah: - Kepercayaan Lao Hin meningkat.
- Informasi tentang tanaman obat.」
“Kalau begitu mari masuk, aku akan memberitahukan informasi yang aku miliki.” Lao Hin mempersilakan masuk.
Namun, karena kondisi yang sudah tak memungkinkan lagi untuk bertamu, Renne menolak hal itu dengan cara yang lembut. Ia juga tak ingin menghabiskan banyak waktu lagi.
“Maaf Kepala Desa, karena kondisi yang tidak memungkinkan lagi, bisakah kau langsung memberitahukannya saja di sini?”
Lao Hin mencoba untuk mengerti. Tak mengherankan jika seorang petualang dikejar waktu, jadi ia akan berusaha sebaik mungkin untuk menyampaikan informasi yang ia miliki.