Love Live Online: A Bard Grudge

Love Live Online: A Bard Grudge
Desa Willsden



Sebuah sambutan hangat dan menggempita baru saja diberikan oleh penduduk desa kepada ketiga orang yang tengah berada di kereta kuda itu. Nathan tak terlalu mengerti tetapi Renne mengetahui hal ini, berkat profesi Legendary Bard beserta tingkat fame yang tinggi adalah penyebab dari hal ini.


Tetapi, setelah beberapa saat, pikiran Renne malah terpatahkan. Tak seorang pun yang menyambut dengan alasan itu melainkan dengan alasan karena desa ini tengah mengalami krisis bahan makanan dan bersedia membayar demi bertahan hidup.


Mereka kini tengah membicarakan sesuatu dengan kepala desa yang merupakan orang penting di Desa Willsden, tempat mereka berada saat ini. Bahkan semua orang terlihat tengah menginding.


“Hmm, aku bisa memberikan beberapa bahan makanan, tetapi harganya akan sedikit lebih mahal...”


Renne mencoba untuk mengambil keuntungan, tentu saja hal itu dikarenakan ia adalah orang yang berpikir jauh ke depan. Dengan mengumpulkan banyak uang beserta pengetahuan dan informasi, dapat dipastikan ia menjadi orang yang paling kuat di antara orang lainnya. Dan jika kembali diungkit, informasi dalam permainan ini memang sangatlah penting.


Renne baru saja memberikan secercah harapan kepada penduduk desa. Harga bukanlah sebuah hal yang harus dipermasalahkan, setidaknya itulah yang mereka pikirkan saat ini. Krisis persediaan makanan ini sebenarnya juga disebabkan oleh penjahat yang terus menyerang pedagang belakangan hari ini.


“Itu tidak masalah, kami akan membayar berapa pun seperti yang kau inginkan.”


Mata Renne berkilat dan penuh dengan tatapan uang, sebuah kesempatan emas yang tidak boleh dilewatkan sama sekali.


“Baiklah, tetapi aku juga menginginkan informasi.” Renne menambahkan.


“Kami akan memberitahu selama mengetahui hal itu,” Kepala desa dengan segera menjawab.


Renne menundukkan wajah dan tersenyum licik di balik rambut yang menutupi, kejadian itu hanya berlangsung beberapa detik sehingga tak seorang pun mengetahui hal yang baru saja dilakukan olehnya.


Ia membuka inventory dan mengeluarkan banyak sekali bahan makanan yang akan segera ia jual kepada penduduk desa itu. Sebenarnya ini adalah stok makanan yang akan ia gunakan untuk melakukan perjalanan.


****


Waktu telah berlalu, ketiga orang itu kini tengah beristirahat di atas kereta kuda yang di atasnya dilapisi dengan terpal yang besar, cukup untuk melindungi mereka dari teriknya sinar matahari.


“Kau benar-benar melakukannya...” Nathan terlihat tak percaya.


Selama ini, Renne terus cengar-cengir ketika memperhatikan jumlah uang yang ia miliki saat ini. Tak pernah disangka jika penduduk desa ini sangatlah kaya raja, bahkan mampu membeli makanan dengan harga yang berkali-kali lipat.


“Selama itu menguntungkan, kenapa tidak? Lagi pula mereka terlihat tak mempermasalahkan hal ini, bukan?” Renne sedikit tersenyum.


“Ya ... aku tak menyangka jika kau juga memiliki banyak stok makanan, tetapi apa kau yakin akan hal itu?”


Love Live Online yang mengangkat tema dunia asli, tentu pemain akan mati kelaparan jika tidak memakan makanan apa pun selama lebih dari beberapa hari. Ditambah Renne juga memiliki seorang NPC yang menjadi tanggung jawabnya.


“Aku sudah menghitung seluruh keperluanku dan jika sedang berada di kondisi kritis, aku bisa mendapatkan bahan makanan dari hutan.”


Beberapa saat kemudian seseorang wanita dagang menghampiri kereta kuda mereka dengan nafas kembang kempis.


“Apa kau mempunyai obat? Anakku sedang jatuh sakit dan membutuhkan pengobatan dengan segera.” wanita itu terlihat begitu cemas.


Sebuah notifikasi juga muncul kedua orang itu.


「NPC Quest.


Level kesulitan: C


Deskripsi: Anak dari Chun Hua saat ini sedang sakit karena tidak makan dalam beberapa waktu lamanya.


Tujuan: Berikan obat dan lakukan pengobatan.


Hadiah: - 1 koin emas.


- 500 poin pengalaman.


- Kepercayaan Chun Hua meningkat.


- Surgery Tool Kit.


Renne terkejut, uang yang bisa ia dapatkan cukup banyak hanya dengan mengobati dan memberikan obat-obatan. Orang-orang di desa ini tidak mempermasalahkan uang dan menganggap enteng akan hal itu.


“Ini, misi yang cocok untukmu. Lebih baik kau ambil saja.” Nathan tersenyum. Sebenarnya ia juga bisa menerima misi itu, tetapi ia tak memiliki pengalaman dan tak tertarik akan hal itu.


“Siapa juga yang ingin memberikan misi berharga ini kepada orang sepertimu?!”


Mendengar tanggapan Renne lantas membuat Nathan tertawa, sedangkan mata wanita itu terlihat berbinar dalam beberapa saat karena menganggap gadis itu menyanggupi permintaannya.


「Terima.」


Dengan segera Renne turun dari kereta diikuti oleh Zerra yang membuntut di belakang, sedangkan Nathan sendiri memutuskan untuk beristirahat dan menyibukkan diri dengan mengawasi kuda yang sedang memakan rumput.


Setelah beberapa lama, mereka sampai di sebuah tempat yang mewah, sebenarnya bukan hanya rumah ini. Semua tempat di desa benar-benar mewah, bahkan untuk mengatakan bahwa ini adalah sebuah desa saja perlu memikirkannya berkali-kali. Semua rumah yang terlihat begitu mahal dan mewah untuk seukuran desa kecil yang berada di tempat terpencil seperti ini.


Mereka memasuki rumah dua tingkat itu, berbeda dengan penampilan luar, kondisi dalam ruangan terlihat lebih memukau lagi dengan beberapa ornamen dan hiasan yang ditata dengan begitu rapi dan indah.


“Silakan masuk, anakku sedang berada di dalam.” wanita itu membukakan pintu, ia mempersilakan Renne untuk segera masuk ke dalam ruangan.


Renne sempat melirik ke arah anaknya itu, seorang anak laki-laki yang tengah demam tinggi dan terbaring lemah di atas kasur. Karena dulunya merupakan seorang Healer, tentu gadis itu mengerti tentang berbagai macam pengobatan dan memang benar dulunya pernah mempelajari keterampilan Herbalism hingga ke tingkat maksimal.


“Apa di desa ini memang tidak ada seorang perawat?” Renne bertanya, cukup aneh karena wanita itu memintanya secara langsung dan mustahil dalam sebuah desa tidak memiliki seorang tabib ataupun perawat, apa lagi desa ini dihuni oleh orang-orang kaya.


“Ti-tidak ... para perawat sedang tidak berada di desa.”


Renne sedikit menghela nafas, ia merasa curiga tetapi untuk saat ini akan lebih baik jika ia segera menyelesaikan hal ini dan kembali untuk bergabung dengan Nathan.


****


Renne sudah merawat dan memberi racikan obat yang dibuat dari tanaman herbal yang ia dapatkan saat tengah berada di perjalanan sebelumnya. Hanya memakan waktu beberapa puluh menit baginya untuk dapat menyelesaikan hal ini.


Sebuah notifikasi muncul.


「Berhasil menyelesaikan misi.


Hadiah: - 1 koin emas.


- 500 poin pengalaman.


- Kepercayaan Chun Hua meningkat.


- Surgery Tool Kit.


Renne sendiri sudah mengecek secara langsung beberapa hadiah yang ia dapatkan dari dalam inventory dan mendapatkan beberapa barang yang belum pernah ia temui sebelumnya. Ia berniat untuk membuka dan mencari lebih dalam setelah kembali.


Saat ini, Renne sudah berada di luar rumah dengan Chun Hua yang sudah menemaninya sampai keluar. Wanita juga mengungkapkan rasa terimakasihnya secara tulus dari lubuk hati terdalam.


“Kalau begitu aku pergi dulu,” Renne melambaikan tangan, pendapatan hari ini sudah sangatlah menguntungkan. Kondisi hatinya juga sangat baik hingga ia ingin menari-nari dengan bebas.