Look At Me, Uncle

Look At Me, Uncle
LMU



Perasaan tak pernah salah, hanya saja terkadang kita di pertemukan pada yang salah agar kita dapat mengambil pelajaran dari semuanya.


Visual Vian



Bonus sama Baby😅



Visual Clara




...----------------...


Beberapa hari kemudian Clara masih dengan wajah kesalnya menatap ponselnya yang masih hening tak ada chat ataupun telpon dari Vian.


Kejadian beberapa hari yang lalu membuat Vian seakan hilang tanpa jejak, semua karna sang Papi yang sama sekali tak menginginkan Vian bersama dengannya membuat Clara lagi-lagi mengurung diri di dalam kamar.


Tinggg...


Notice ponsel milik Clara pun terdengar senyuman di bibirnya pun merekah hingga di detik selanjutnya senyuman itu pun kembali hilang dengan cepat.


"Hanya notice pemberitahuan kegiatan di kampus" gumamnya yang kini meletakkan kembali ponselnya di meja.


Clara merebahkan tubuhnya di kasur miliknya menatap atap kamarnya yang di penuhi dengan hiasan bunga-bunga yang di buat oleh sang kakak, Rafa.


"Om kemana si?" ucap Clara yang kini telah melangkah ke arah balkon kamarnya.


Langit mulai gelap Clara pun masih menatap jalanan yang mulai terang karna lampu jalan yang telah di hidupkan dan juga lampu kendaraan yang berlalu lalang.


"Clara" panggil Eka yang saat ini ada di depan pintu menatap Clara yang terdiam melihat jalanan.


"Iya Mi, ada apa?"jawab Clara yang kini menatap sang Mami yang saat ini melihat ke arahnya.


"Masuk nak, hari mulai gelap tidak baik berada di luar saat magrib" ucap sang Mami yang kini meminta sang putri untuk masuk ke dalam kembali.


"Iya Mi"jawab Clara lalu melangkahkan kakinya mendekat ke arah Eka, sang Mami.


sedangkan Clara yang mendengarkan ucapan sang Mami pun menganggukkan kepalanya dan melangkahkan kakinya menuju kamar mandi mengambil wudhu dan memakai mukenah. Ia pun melangkahkan kakinya menuju kamar sebelah di mana kedua orang tuanya dan juga Rafa, sang kakak yang saat ini menunggu dirinya.


"Assalammualaikum" ucap Clara yang kini sudah masuk ke dalam ruangan melihat ke arah prang yang sudah berkumpul.


"Wa'alaikumsalam warohmatullahi wabarokatu " jawab mereka serentak.


Setelah melihat semua berkumpul, Rafa pun iqoma' dan tak lama kemudian Albert pun memimpin sholat berjamaah.


Keluarga Albert memang terbilang taat saat melakukan ibadah apa lagi saat-saat seperti ini lama tidak di rasakan oleh Clara membuat hatinya kembali berdesir selama ini ia selalu sholat sendiri saat jauh dari kedua orang tuanya dan sekarang kembali ia rasakan setelah lama.


Setelah melakukan sholat berjama'ah mereka pun ada yang membaca Al-Qur'an ataupun berdzikir. seperti biasanya mereka membaca Al-Qur'an hingga sholat Isya' tiba.


"Ara" panggil Albert yang kini menatap sang putri yang akan pergi setelah mencium tangan kedua orang tuanya dan juga Rafa.


"Iya Pi?" jawab Clara yang kini menoleh menatap sang Papi.


"Setelah ini turun kita makan bersama ya, ada yang ingin Papi katakan" ucap Albert yang kini melepaskan kopiah dari kepalanya.


"Iya Pi" jawab Clara lalu melangkahkan kakinya menuju kamarnya.


Beberapa menit kemudian mereka pun kumpul di ruang makan, dan menunggu Clara yang saat ini sedang melangkahkan kakinya menuju ruang makan.


"Malam Mi, Pi kak Rafa" ucap Clara yang kini tersenyum menatap kedua orang tuanya dan juga Rafa.


"Malam sayang" ucap mereka yang kini tersenyum menatap Clara.


"Ayo makan" ucap Clara yang kini mengambil piring dan ingin mengambil nasi dan juga lauk yang tertata rapi di meja makan.


"Tunggu Ara, kita masih menunggu seseorang datang dahulu" ucap Albert yang kini menatap sang putri.


"Siapa Pi?" tanya Clara yang bingung.


"Seseorang yang akan di jodohkan dengan kamu" ucap Rafa yang kini menyantap buah yang telah di kupas olehnya.


"Apa?" ucap Clara yang kini menatap sang kakak dengan tatapan kaget.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Visual Albert ada di novel yang judulnya Because Of You. Boleh di kepo-kepo juga ya 🥰