
"Ahhh ya ampun Vionaaaa" ucap Clara yang kini berdiri dan menghampiri Viona yang saat ini tersenyum melihatnya.
"Kapan kamu kesini ?"tanya Clara yang terlihat bahagia menatap sahabatnya yang ada di dekatnya.
"Beberapa jam yang lalu Ra, sungguh aku merindukan mu" ucap Viona yang kini duduk di samping Clara.
sedangkan Nata atau Vian hanya bisa menatap Kedua wanita yang saat ini ada di depannya. Momen di mana lagi-lagi ia di abaikan dan sama sekali tak di perdulikan.
Viona belum menyadari akan adanya kakaknya karna ia pun tak mengenali sang kakak dengan pakaian yang terlihat aneh menurutnya.
"Siapa Ra?" tanya Viona yang kini memperhatikan Vian dari wajah dan juga tataan rambutnya.
"Siapa, apanya?" tanya balik Clara yang tak mengerti dengan ucapan Viona.
"Maksud ku itu dia siapa?" tanya Viona dengan tangan yang menunjuk ke arah Vian.
"Kamu tidak mengenalnya ?"tanya Clara yang memperhatikan Vian.
"Baru juga kesini dan baru juga melihat orang yang ginian" jawab Viona yang terlihat mengerutkan keningnya menatap laki-laki yang ada di depannya.
"Kenalin saya Nata, teman Clara" ucap Nata atau Vian yang kini terlihat dengan wajah yang terlihat serius.
"Uhukkk" Clara yang saat ini sedang minum pun seketika tersendak oleh air minum.
"Pelan-pelan Ra" ucap Viona dengan tangan yang mengelus punggung Clara.
"Tidak apa-apa Vi, hanya saja aku kaget" ucap Clara dengan mata yang menatap Nata atau Vian.
"Kaget kenapa Ra? emangnya ada yang membuat mu kaget?" tanya Viona yang menatap sahabatnya.
"Tadi ada suara yang membuat ku kaget Vi, udah gak papa." ucap Clara yang kini memperhatikan Vian yang kini terlihat tersenyum smirk.
"Ini mau pulang karna jam kosong juga" ucap Clara yang melihat jam di pergelangan tangannya.
"Kamu kesini bersama dengan Kanaya?" tanya Clara yang kini memperhatikan Viona.
"Kanaya bersama dengan baby sisternya di hotel Ra" jawab Viona yang kini tersenyum menatap Clara.
"Astaga Vi, kenapa harus di hotel si? kenapa gak langsung ke rumah saja" ucap Clara yang terlihat menepuk keningnya.
"Dan harusnya bilang jadi aku bisa menjemput kamu bersama dengan Kanaya" sambung Clara yang kini terlihat kesal dengan Viona.
"Ais kalau aku kasih tau bukan surprise Ra" jawab Viona yang terligat tersenyum melihat Clara.
"Haiss, ya udah ayo kita ke hotel. Sungguh aku merindukan Kanaya, pasti gadis kecil itu sangat gembul dan juga menggemaskan" ucap Clara yang kini terlihat merapikan semua yang ada di meja laku memasukkan ponselnya di dalam tasnya.
"Kanaya sedang tidur di hotel Ra, tak masalah toh ada yang menjaganya. Selama aku kuliah dan kak Vian kerja dia selalu di urus dan terjamin" ucapnya yang meyakinkan Clara.
"Terserah kau saja, tapi saat ini aku ingin melihat Kanaya" ucap Clara yang kini tersenyum melihat Viona.
"Ya udah ayo" ucap Viona yang pasrah akan Clara yang tak sabar ingin jumpa dengan keponakannya, Kanaya.
"Emm.. Nata kami pergi dulu ya" ucap Clara yang kini tersenyum melihat Nata yang menganggukkan kepalanya.
"Baiklah, hati-hati ya" jawab Nata atau Vian yang kini tersenyum ramah melihat kedua gadis yang berada di depannya.
...----------------...
...Jangan menunggu ia pergi lalu dirimu merasa kehilangan dan menyesal atas semua yang diri mu lakukan padanya dahulu......
^^^sny..^^^