
Lalu sampai suatu siang saat Ken hampir menelfon Eva untuk percobaan ribuan kali yang gagal.Ia mendapat pesan dari Jimin jika nanti Eva akan datang ke pesta yang diadakan keluarga Simon.Tapi dengan syarat Ken hanya boleh melihat Eva dari jarak jauh serindu apapun dirinya.Hal itu harus ia lakukan sampai Eva bisa mengenali perasaan dirinya sendiri.
Saat dipesta Ken sibuk kesana kemari untuk mencari Eva.Tak lama matanya menangkap satu sosok wanita tengah sendirian disudut ruangan seorang diri.
Ia tak menyangka Eva akan mengenakan gaun yang begitu ketat untuk memghadiri pesta.Rasa rasanya ini ulah Jimin yang menyuruh Eva memakai gaun seperti itu.Tentu itu bukan gayanya.
Banyak mata nakal melihat kearah Eva yang tengah sendirian.Ken mempercepat langkahnya.Tujuannya adalah membawa Eva pergi dari ruang itu,menjauhkannya dari para pria yang memandangnya kelaparan.
Tanpa aba aba Ken langsung menarik lengan Eva keluar menyusuri koridor yang lengang.Ia membawanya ke sebuah ruangan yang paling ujung.
Brakkk..
Ken melepas pegangannya pada Eva.Ia mengusap kasar wajahnya menahan emosinya.Bagaimana bisa Jimin mendandani Eva dengan gaun yang begitu ketat seperti ini.Ia saja selalu memberikan pakaian longgar untuk menutupi lekuk tubuh Eva.
Beraninya manusia kapas itu.
Dan lagi Jimin hanya memperbolehkan dirinya melihat Eva dari jarak jauh.Astaga.Bahkan mata para kucing liar disana seperti menempel pada Eva.Hal itu membuat Ken kesal sekali.Ia menarik dasinya dengan satu tarikan kasar.Melonggarkannya agar Ken bisa bernafas lebih leluasa.
Ditengah kekesalannya pada Jimin itu tiba tiba Eva memeluknya erat.Erat sekali seolah takut dilepaskan.Kemarahan yang sedari tadi Ken tahan agar tidak meledak langsung lenyap seketika.Ia bisa merasakan kerinduan yang amat besar dari pelukan Eva.Ken tersenyum.
Apakah ia harus berterima kasih atas ide Jimin.Kecuali mengenai gaun yang Eva kenakan malam ini.Untuk hal itu ia harus membuat perhitungan.Ken tidak rela melihat Eva berpakaian seksi didepan banyak orang.
Flashback off..
"Oh jadi kalian berdua sengaja ngelakuin ini sama aku.Sengaja bikin aku kayak orang bego nunggu kabar dari kamu" Ken menelan salivanya mendengar ocehan Eva.
"Gak gitu" jawab Ken yang bingung mau mengangkal pengakuan yang sudah ia buat sendiri
"Lagian kenapa kamu gak nelfon duluan sih?" tanya Ken penasaran
"Emm..gak ada pulsa" jawab Eva asal
"Gak ada alesan yang lebih masuk akal?" selidik Ken
"Tuan mau kopi?" sontak keduanya langsung tertawa mendengar ucapan yang tiba tiba keluar dari mulut Eva.Suasananya jadi lebih cair.
Ponsel Ken bergetar.Isi pesannya dari Jimin.
Kapas Korea
Dibawa kemana Eva?
Ken
Lu utang penjelasan tentang gaun yang dipake Eva
Jimin
Eva nya aja gak masalah
Ken
Awas aja lain kali!
Ken lalu memasukkan ponsel kedalam saku jasnya.Ia memandang lekat lekat wajah Eva yang masih berada dalam pelukannya.
Cupp..
Ken mencium lembut bibir Eva.Lalu berlanjut jadi lumatan kecil.Baru saja keduanya hanyut dalam ciuman itu.
"Cut!" ucap seorang lelaki.
Eva lantas melepas ciuman mereka saat menyadari mereka tidak hanya berdua.
Ken dan Eva langsung menoleh.
Ternyata ada beberapa pasang mata yang mengamati kegiatan mereka barusan.
Hanya Tuhan yang tahu betapa merahnya wajah Eva akibat menahan malu.
Ditempat itu ada sekitar sepeuluh orang yang sedang sibuk menata ruangan untuk pesta pernikahan.Ampe gak sadar kalo mereka salah memilih tempat.
Eva merasa dirinya dan Ken tengah syuting film.Dimana saat mereka take adegan ciuman sang sutradara menghentikan artisnya yang sedang berakting.Malunya gak ketulungan.
Eva langsung keluar disusul Ken yang mengikutinya dari belakang.
"Mau kemana?" Ken menarik lengan Eva yang setengah berlari
"Kamu tu bikin malu.Kenapa nyium aku didepan banyak orang!" tutur Eva yang wajahnya masih merah merona
"Ya mana aku tahu disana banyak orang.Kamu aja gak sadar kan?" keduanya memang tidak sadar menjadi bahan tontonan
"Tadi kamu ngebales ciuman aku" goda Ken sambil menarik pinggang Eva posesif
"Gausah dibahas!" tangan Eva langsung membungkam mulut Ken.Masih malu karena tak sadar berciuman didepan banyak orang.
---
Jangan lupa like komen dan subscribe yaaa..
Udah ada yang baca RUANG HATI sama LOVE AT FRIEND belum??
Kalo belum jangan lupa mampir ya..
Kalau kalian suka vote dan kasih 5☆ ya..
Makasihhhh...