Hug Me, Please

Hug Me, Please
#34 Sekaligus



Selamat membaca semoga suka ya sayy...


Jangan lupa like,komen dan subscribe..


 


---


*Author POV


Eva memutuskan kembali ke ruang rawat.Langkahnya pelan menyusuri koridor yang mulai sepi.


"Di..to?" Eva segera memeluk Dito dengan erat saat melihat Dito keluar dari ruang rawat kelas satu


"Lepasin Eva" Dito mendorong Eva pelan


Eva memandang tak mengerti pada perubahan sikap Dito padanya.Secara tak sengaja melihat cincin yang melingkar dijari manis Dito


"Apa ini?" tanya Eva sembari memegang jari Dito


"Aku sudah menikah Eva"


Air matanya lolos begitu saja.Sedih.Marah.Kecewa.Semua perasaan tak karuan tumpah ruah menjadi satu.


"Kapan?"


"Setahun yang lalu"


"Tega kamu"


"Kamu kemana saat aku hampir mati waktu ngelahirin?saat itu kamu cuma telfon sebentar tanpa pernah dateng sekalipun"


"Aku sendirian Dit.Bener bener sendirian berjuang buat lahirin anak kamu"


"Cukup Va!" bentak Dito pada Eva.Tak menyangka jika lelaki yang dulu begitu memujanya akan berlaku kasar seperti ini.


"Kasih aku alasan yang masuk akal" suara Eva sedikit meninggi


"Kamu mau alasan?" Dito terlihat marah


"Aku menikahi Sherly agar bisa membantu perusahaanku yang pailit" Eva tak pernah terfikir jika itu alasan yang akan keluar dari mulut mantannya itu.


"Jadi ini semua karna uang Dit?" suara Eva terdengar parau dan putus asa


"Apa karena aku miskin kamu merasa tidak perlu bertanggung jawab,begitu?"


Tak ada kata kata yang hendak diucapkan Dito.


"Apa menjadi yang meninggalkan semenyenangkan itu Dit?" ia masih setia bertanya ditengah sikap acuh Dito.Berharap lelaki itu mau melihat dirinya barang sejenak.Hatinya sesak tak tertahankan.Jadi alasan itu yang membuat Dito tega meninggalkannya.Karena ia hanyalah wanita miskin.Apa ia tidak merasa bersalah telah menghancurkan hidup dua orang sekaligus.


"Lupain aku Va" pinta Dito ditengah kekacuan hati Eva


"Lupain?mana mungkin Dit.Kamu udah hancurin hidup kami begitu aja.Tapi yang keluar dari mulut kamu malah meminta aku melupakan" suaranya semakin melemah


"Istri aku sedang hamil Eva" lanjut Dito


"Bahkan aku sudah melahirkan anak kamu Dit.Kamu pernah mikir gak gimana Matthew terus aja nanyain kamu.Aku selalu bilang kamu lagi kerja dan berusaha bahagiain dia.Gimana perasaan anak kecil itu kalo dia tahu ayahnya gak pernah menginginkan dia"


"Matthew" Dito menyebut nama itu dengan lirih.


Eva muak rasanya dengan sikap Dito.


Eva memutuskan untuk meninggalkan Dito yang masih mematung.Alam sadarnya baru menyadari mengapa ia bisa bertemu dengan Eva dirumah sakit.Dito bertanya tanya apa anak itu sedang sakit.Ia segera bergegas menyusul Eva.


Benar saja.


Hatinya seperti tercubit kala melihat seorang balita tengah menangis digendongan Eva.Mungkin anak itu bisa mengerti batin ibunya yang sedang patah sepatah patahnya.


Langkah Dito mundur perlahan.Ia tidak bisa memilih diantara Eva dan istrinya Sherly.Mau tak mau ia harus memilih Sherly yang tengah hamil tua.Mungkin Eva lebih kuat menghadapinya sendiri setelah sekian lama batin Dito.


Drttt...


Ponsel Dito berdering..


"Ya aku segera kesana" ucap Dito pada seseorang diseberang sana yang mengatakan istrinya akan melahirkan.


Dito berlari menuju ruang persalinan.


Disana sudah ada kedua mertua dan kakak ipar serta mamanya didepan ruang bersalin.


Dito diijinkan masuk atas permintaan Sherly sendiri.Jantungnya berdebar kencang tatkala memasuki ruangan itu.Istrinya tengah berjuang mati matian untuk bisa melahirkan anaknya.Mulai dari cakaran,makian sampai jambakan Dito terima.Ia menangis saat menemani proses persalinan.Bukan karna melihat keadaan istrinya yang sedang berjuang.Tapi pikirannya melayang membayangkan Eva melahirkan seorang diri.


"Oeeekkkk" tangis bayi yang sudah terlahir kedunia itu


"Selamat pak bayi anda perempuan" ucap suster yang membantu persalinan


"Makasih Sher.Kamu udah berjuang buat anak kita" kata itu.Ya kata itu yang ingin sekali didengar Eva saat ia hampir lima jam berada diruang bersalin.Tapi bukannya Dito melainkan Melani yang setia menemaninya sejak


hamil tua.


 


 


 


---


Halo kesayangan Author..


Author mau kasih tahu nih kalo Author ada novel baru judulnya LOVE AT FRIEND


Jadi jangan sampe kelewatan ya buat baca..


Satu lagi Like,Komen dan Subcribe tiga karya Author ya..


Salam sayang dari Author..