Hug Me, Please

Hug Me, Please
#37 Rindu



"Jimin" panggil mamanya saat baru masuk kedalam toko


"Apaan sih ma?" Jimin melepas celemeknya


"Kamu masih telfonan sama Eva?"


"Belakangan sibuk ma" sahut Jimin


Kebanyakan perempuan yang datang kesana.Selain makan mereka juga meminta foto dengan dirinya.


"Kamu ya mentang mentang toko rame Eva terus gak diurusin" tuding mamanya


"Udah gede kali ma.Dia juga perlu main sendiri" tutur Jimin yang merasa mamanya selalu berlebihan ketika menyangkut Eva


"Cepet telfon sekarang.Mau mau ngobrol" ia duduk di kursi yang paling dekat dengannya.


Sohee yang mendengar kabar buruk dari Eva langsung menarik paksa Jimin untuk menyusul Eva secepatnya.


 


 


---


 


 


Eva langsung menuju bandara ketika Sohee memintanya untuk menjemput mereka.


"Ya ampun sayang.Kenapa gak kabarin mama" Sohee masih dalam posisi memeluk Eva


"Iya Va kenapa diem aja sih?"


"Gak apa apa kok.Aku udah lebih baik"


"Ayo kita ke hotel yang mama pesan" panggilan Eva ke Sohee memang sudah lama berubah


"Bentar Eva kabarin Melani dulu ma" tangannya sibuk mengetikkan pesan untuk dikirim ke Melani.


Jimin menyetop taksi didepan bandara.Lajunya membawa mereka menuju hotel Royal.


Eva menelan salivanya saat mengetahui hotel itu yang dipesan oleh Sohee.


Bayangan bayangan Ken muncul memenuhi kepalanya.Kemana perginya?apa ia bohong jika akan menjemputnya ke Indonesia.


Eva tersenyum getir mendapati dirinya yang mulai bergantung pada Ken.


"Sayang kamu gak mandi?" pertanyaan Sohee menyadarkannya pada lamunan


"Eh..iya ma Eva baru mau mandi ini"


"Jangan ngelamun aja ntar kesambet" ujar Sohee


 


 


 


 


Keluarga Jimin memang selalu memperlalukan dirinya dengan begitu baik.


 


 


 


 


---


 


 


Aku mengehelas nafas berat saat melihat penampilan Eva.Seberusaha itu dia menutupi semuanya.Kupikir saat pertama melihatnya ia akan kusut dan tak terawat.Tapi sebaliknya ia malah dandan dan selalu tersenyum.Rasanya itu jauh lebih menyakitkan melihatnya yang pura pura tak sedih.Atau memang ia sudah berdamai dengan hatinya.Semoga saja seperti itu.


"Va kau mau jalan jalan?" tanya Jimin saat ikut duduk disofa kamar mamanya


"Emm..kemana ya enaknya?" ia tampak mulai berfikir


"Gimana kalo ke panti aja"


"Boleh tapi itu besok.Sekarang aku mau bawa kamu jalan jalan"


"Kemana kak?" ide untuk kemari memang mama yang putuskan.Tapi aku juga punya ide yang lebih baik.


 


 


Kuajak ia keliling kota Jakarta sampai tengah malam.Menyesal aku memilih ide itu karena jalanan yang padat merayap.


Kuputuskan untuk mengajak Eva kembali ke Singapur.Awalnya ia memang bersikeras ingin tinggal.Seolah sedang menunggu seseorang datang.Apa itu hanya perasaanku saja.


Yang kukhawatirkan disini ia tidak memiliki keluarga.Setidaknya jika ia ikut ada mama yang akan menemaninya.


Memang yang bernama Melani dan suaminya itu sangat baik padanya.Tapi tetap rasa ada rasa tidak tenang setelah ia kehilangan anaknya.


Keponakan.Bahkan aku belum sempat bertemu langsung dengan anak itu.


 


 


 


 


---


 


 


*Author POV


Eva sedikit ragu saat Jimin mengajaknya kembali ke Singapur.Bukan karna tidak mau.Tapi ia ingi melihat apakah Ken menepati janjinya.


"Mbak aku pamit ya" Eva memeluk Melani yang ikut mengantar mereka ke bandara


"Hati hati Va.Selalu kabarin ya" nasihat yang selalu ia ucapkan


"Ya mbak.Om Eva pamit dulu ya" Eva menyalami tangan suami Melani


"Sering sering pulang" ujarnya


Sohee lalu merangkul bahu Eva.Mengajaknya segera masuk karena pesawat sebentar lagi akan berangkat.


Eva menikmati pemandangan indah yang bisa ia lihat dari ketinggian pesawat.Hijau dan biru yang memanjakan matanya.


"Tunggu aja di depan.Biar aku yang bawa barangnya" kata Jimin


Sampai sekarang Eva tidak mendapat telefon dari Ken.Ada sedikit rasa rindu yang menggelayut dihatinya.Mungkin ia masih sibuk pikir Eva.Biasanya Ken akan marah marah jika tidak memberinya kabar.


 


 


 


---


Haloo..


Selama beberapa episode nanti Ken gada ya sayy..


Jadi terus pantengin HUG ME,PLEASE ya..


Oh ya jangan lupa baca juga LOVE AT FRIEND makasih...