Hug Me, Please

Hug Me, Please
#27 Fail



Selamat membaca semoga suka ya sayy..


Jangan lupa like komen dan subscribe..


---


Ken menggendong Eva ala bridal menuju kamarnya.Ia tidak tenang jika Eva tidur sendirian dikamarnya lalu Ken menurunkan Eva di sofa.


"Jangan difikirkan lagi" Ken memegang kedua tangan Eva sambil berjongkok didepannya


"A..aku ta..kut" suara Eva bergetar


"Tenang ada aku" mengusap punggung tangan Eva


"Jangan pergi Ken" Ken teringat kejadian saat Eva mabuk dulu.Kala itu ia juga mengucapkan hal yang sama.


"Ayo aku akan membantumu mandi" Eva mendongak cepat


"Tidak.A..a..aku bisa mandi sendiri" Eva bergegas masuk ke kamar mandi dengan wajah panik


"Kau membuatku kacau Eva" Ken duduk di sofa sambil memandangi punggung Eva.


Satu jam lebih Eva mandi.Ken sempat kawatir Eva akan berbuat yang tidak tidak.


Beberapa kali Ken menggedor untuk memastikan keadaan Eva.Yang tidak diketahui Ken adalah Eva lupa membawa baju ganti.Tidak mungkin ia mengenakan lagi bajunya yang sudah sobek.Tak ada pilihan lain Eva mengambil kemeja Ken dari dalam lemarinya.


Kemeja itu kebesaran untuknya.Tangannya saja sampai tak telihat.Panjangnya sampai diatas lutut Eva.


Ceklekkk..


Eva membuka pintu kamar mandi.


Ken kikuk melihat penampilan Eva.Rambutnya yang masih setengah basah dan terurai berantakan.Ditambah Eva menggunakan kemejanya tanpa bawahan.Mengekspos kaki Eva yang putih dan mulus.


Glekk..


Ken menelan salivanya.Gugup.


"Maaf tuan saya pinjam dulu.Saya akan turun kebawah untuk berganti baju" ucap Eva


"Tidak perlu.Kau cocok mengenakan itu" mulut mesum Ken malah keceplosan


"Maksudku kau boleh meminjamnya malam ini" Ken membenarkan kalimatnya


"Terima kasih tuan.Saya akan tidur dikamar sebelah" berjalan menuju pintu


"Tidak bisa!" suara Ken yang meninggi membuat Eva kaget


"Aku tidak mengijinkanmu.Tidurlah disini jangan membantah ucapanku" ultimatum


Eva takut ketika Ken membentaknya.Ia memilih untuk menuruti kemauan Ken saja.Berbaring di ranjang seperti yang Ken minta meski pemilik kamarnya malah tidur di sofa.


Setelah itu barulah Ken pergi ke kamar mandi.


"Shittt" umpat Ken saat didalam kamar mandi.Ia berdiri dibawah shower.


Ia keluar setelah berhasil ia menenangkan diri.


Ken hanya mengenakan boxer saat keluar kamar mandi membawa handuk untuk mengeringkan rambutnya.


Ia melihat Eva tengah berdiri memandang keluar jendela.


Huhh..Ken menghela nafas berat.Ia meletakkan handuk lalu berlajan menghampiri Eva.


"Apa yang sedang kau pikirkan" ucap Ken sembari memeluk Eva dari belakang.Sadar jika Eva terkejut dengan perlakuannya.


"Tidak ada" jawab Eva singkat


"Kau selalu tidak mau jujur padaku" Ken menenggelamkan kelapanya dileher Eva.Ia bisa mencium aroma tubuh Eva yang wangi.


"Ayo tidur"


Eva membalik badannya menghadap Ken.Ken masih saja melingkarkan tangannya dipinggang Eva.


"Aku mau jujur" ucap Eva


"Tentang?" Ken asik mengamati wajah Eva dari jarak sedekat ini sambil mengobati bibirnya yang berdarah


"Masa lalu"


"Jangan katakan apapun.Malam ini aku hanya ingin kita berdua sedekat ini terus"


Ken mencium lembut bibir Eva.Otak Eva menolak untuk hal itu namun kenyataannya berbanding terbalik dengan perbuatannya yang malah membalas ciuman yang diberikan Ken.


"Aku ingin lebih Eva"


Karena Ken ingin memiliki Eva sepenuhnya.Mengikatnya agar Eva tidak meninggalkannya seperti yang ia takutkan selama Ini.


Ken mendorong pelan tubuh Eva ke atas ranjang.


Dan ditengah kegiatan mereka....


"Tunggu Ken" ucap Eva ditengah kegiatan mereka


"Kenapa?" tanya Ken gusar


"Sepertinya aku mau datang bulan" Eva segera bergegas ke kamar mandi


"Sial.Belum juga masuk udah diusir"


Malam itu Ken dua kali mandi hanya untuk menenangkan perasannya yang kacau balau.Gagal sudah.


---


Haloo sayy..


Satu part dlu ya semoga besok bisa up beberapa part..


Salam sayang dari Author