
Selamat membaca semoga suka ya sayy..
Jangan lupa like komen dan subscribe..
---
*Kendrick Emery River
Sepanjang perjalanan Eva diam sembari mengalihkan pandangan keluar jendela.
"Kau kenapa?" aku menepikan mobil di pinggir jalan
"Ya tuan?" sudah kuduga ia melamun
"Jangan menutupi apapun dariku Eva" desakku
"Sejak kapan kita menjadi begitu dekat tuan?" Eva tersenyum kaku
Aku merasa tak pernah bisa memahami jalan pikiran Eva.Ia terlalu rumit tidak seperti kebanyakan wanita.
Aku sedikit kesal saat ia menutupi sesuatu dariku.Kupikir kami sudah lebih dari hubungan bos dan majikan.Tapi ternyata itu hanya asumsiku saja.Eva tetap berhati dingin meski ia selalu tersenyum dengan perlakuannya yang lembut padaku.
Kau berhasil membuat perasaan seorang Ken River berantakan Eva.Diluar sana banyak wanita yang tergila gila padaku.Tapi kenapa kau seolah tidak pernah melihat diriku.Kau selalu memberi sedikit jarak disaat kita semakin dekat.
Apa maksudmu Eva?
Atau ini semua ini hanya sebatas pikiran burukku atau memang kenyataannya.
**Author POV
Ken dan Caleb tengah berada di klub malam Ninety Seven.Ken sudah minum beberapa gelas sejak ia datang.Caleb yang melihat wajah kusut Ken hanya bisa pasrah.
Hari ini Ken enggan ditemani wanita penghibur.Ia lebih memilih untuk seorang diri.Pikiran dan hatinya kacau karena hampir dua tahun tak ada perkembangan dalam masalah cintanya dengan Eva
Drttt..
Ponsel Ken bergetar,nomor tidak dikenal.Ken beberapa kali mematikan namun tak hentinya panggilan itu masuk.
Merasa terganggu akhirnya Ken menjawab telefon itu juga
*Ken
Siapa ini?
*..
Halo adik ipar tercinta
*Ken
Ternyata Kau
*Stevan
Jangan ketus begitu.Biar bagaimanapun aku ini kakak iparmu
*Ken
Cepat katakan apa maumu
*Stevan
*Ken
Kau gila malam malam begini?
*Stevan
Justru itu karena sudah malam.
Sekarang aku dalam perjalanan menuju rumahmu
*Ken
Apa kau bilang?!
Ken sampai bangkit dari duduknya
*Stevan
Hahaha..Tenanglah aku hanya berniat mencicipinya sedikit
*Ken
Jangan sentuh dia atau aku akan membunuhmu
*Stevan
Kita lihat saja siapa yang lebih dulu sampai Ken River
Tutt..tuttt..
"Shit" ucap Ken seraya mengambil jas dan kunci mobil
"Kau mau kemana?" tanya Caleb
"Stevan sedang dalam perjalanan kerumahku" Ken segera bergegas keluar
"Tunggu aku ikut"
Ken memacu mobilnya dengan kecepatan tinggi.Disusul mibil Caleb yang mengikutinya belakang.
Perasaannya tak karuan.Cemas dan Marah.
Beraninya Stevan menguji kesabaran Ken River.
Apa ia sudah bosan hidup dan ingin alat vitalnya dikebiri sampai habis.
Ken merasa mobilnya bergerak bagai siput,ia menginjak pedal gas kuat kuat semakin memacu mobilnya dengan kecepatan diatas batas normal.
"Tunggu Eva.Aku akan segera sampai" batin Ken
---
Halooo kesayangan Author..
Makasih banyak ya buat semangatnya..
Author g masalah seberapa banyak like yang ada..
Cuma kalo sepi peminat sedih juga..
Udah..udah..
Ini kenapa isinya malah jadu curhatan Author..
Hehehe...
Sampe ketemu di episode selanjutnya...
Salam sayang dari Author ♡♡♡