Here Comes The Combat Healer

Here Comes The Combat Healer
Chapter 5 - Membentuk Party dengan Knight



Kami pun mengikuti arahan dari pemain Tank tersebut, di mana ia bertahan menerima semua serangan dari Angry Treant, dan pemain lain memberikan serangan. Sedangkan aku, berfokus untuk menunggu cooldown skill Heal ku penuh kembali dan langsgung memberikannya kepada si pemain Tank agar HP dia terisi kembali, agar pemain lain bisa menyerang tanpa khawatir terkena serangan.


Dalam waktu singkat akhirnya Angry Treant berhasil dikalahkan, dan semua pemain yang ikut serta mendapatkan bonus uang, item, serta EXP yang cukup besar, yang membuatku langsung naik ke level 11! Para pemain lain langsung pergi melanjutkan perjalanan mereka, namun sang pemain Tank tetap berada di sini dan malah sepertinya ia berjalan mendekatiku.


“Hai, kamu tidak apa? Perkenalkan namaku Juggernaut Maria, bolehkah aku menjadi temanmu?” ucap pemain tersebut sambil menjulurkan kedua tangannya sambil menunjukkan layar informasi karakternya dan memberikan request pertemanan kepadaku. Tanganku langsung menekan tombol “Ya” dan ia kini menjadi teman pertamaku di game ini.


“Hai.. Juggernaut Maria.. Namaku..”


“Lily Aeonia ya, nama yang lucu hehe.”


“Ah, panggil saja aku Lily”


“Kalau gitu kamu juga bisa panggil aku Maria saja ya” senyum lebar merekah di wajah dari pemain Tank dengan rambut merah terkuncir ponytail. Baju zirah yang ia kenakan terlihat sangat tebal dengan warna silver metalik yang sangat berkilauan. Dari informasi karakter yang sebelumnya ia tunjukkan kepadaku, Maria adalah seorang Tank dengan level 16. Di sebelah pundaknya terlihat sosok kupu-kupu berwarna kuning kehijauan. Sepertinya itu adalah “Navi” miliknya.


“Jadi, aku penasaran kenapa tadi Healmu bisa memberiku HP sebesar itu? Bukankah kamu masih level 10?”


“Ah itu… karena…”


Akhirnya aku menjelaskan tentang status poinku, Navi juga ikut menambahkan tentang build karakterku ini.


“Ahahaha unik sekali! Ini baru hari pertama aku bermain dan aku sudah bertemu pemain sepertimu. Tidak disangka sekali ya Ageha!” ucap Maria penuh tawa.


“Iya, aku tidak bisa membayangkan bagaimana kau bisa sabar menghadapi petualangmu seperti ini Navi.” ucap Ageha, kupu-kupu yang menjadi ‘Navi’ milik Maria.


“Tapi sebenarnya build ini tidak buruk kok, yang perlu kau lakukan hanyalah menutupi kekuranganmu di status lain dengan mengenakan Equipment yang sesuai. Ah iya, bagaimana kalau kita membuat party bersama? Aku bisa membantumu membuat Equipment dan Weapon yang kamu butuhkan!”


Kata-kata Maria barusan membuka lembar baru perjalananku sebagai petualang di game ini. Dia adalah teman pertamaku di game ini, dan dia menawarkan bantuan untuk aku bisa meningkatkan kekuatanku? Aku makin tidak sabar untuk menghadapi petualangan baru apa yang menantiku di dunia game ini!


“Oke kalau gitu, ayo ikut aku ke Adventurers Hall, kamu juga pasti harus memberikan laporan Quest barusan kan?” ajak Maria seraya ia berjalan kembali ke arah kota Adelaine. Aku mengikutinya berjalan dari belakang sambil mendengarkan Navi berbisik ke arahku.


“Untung saja ada Maria, jika tidak pasti kamu sudah merasakan Game Over pertama di game ini.”


“Iya, tidak kusangka ternyata aku bisa selamat”


“Tapi pertarungan tadi memang sedikit berat sih sebelum Maria datang, karena umumnya jika menghadapi Boss monster harus ada satu pemain Knight sebagai role Tank untuk menahan serangan.”


“Kukira Skill Heal ku saja sudah cukup membantu.”


“Harusnya, tapi dengan status mu sekarang, Heal mu memang bisa memberi HP yang banyak, Light Shot mu juga bisa memberi damage besar, namun Mana regen dan cooldownmu masih sangat lamban. Umumnya White Wizard itu setidaknya berfokus kepada 2 status yaitu MND dan INT. Status INT bisa membantumu meningkatan cooldown skill bertipe sihir serta Mana cooldown.” ucap Navi memberikan ceramahnya kepadaku.


“Tapi White Wizard secara umum gabisa kan memberikan Heal dan damage Light Shot dengan besar saat level kecil??” Kali ini aku menjawab dengan nada agak meledek.


“I… iya sih.. Tapi jadinya kamu butuh waktu lama kan untuk mengalahkan monsternya.”


“Hehehe ga usah khawatir, seperti yang kubilang kamu hanya perlu Equipment dan senjata yang cocok saja kok.” Ucap Maria dari depan sambil menengok ke arahku, sepertinya ia sedari tadi mendengarkan pembicaraanku dengan Navi.


“E.. Ehh baik Maria”


Kami pun tiba kembali di kota Adelaine, dan kini kami beranjak menuju Adventurers Hall. Di sana aku menemui Eris untuk memberikan laporan quest dan menerima reward dari quest yang telah aku selesaikan. Aku kembali mendapatkan EXP dan kini aku naik ke level 12!


Setelah itu, Eris mengarahkanku untuk pergi menemui NPC lain di lantai dua. Tanpa waktu lama aku langsung naik ke lantai dua bersama Maria untuk menemui NPC wanita berambut hitam panjang mengenakan kacamata frame warna merah dengan simbol tanda tanya besar di atas kepalanya.


“Hai petualang, perkenalkan namaku Aria! Jika kamu membutuhkan bantuan untuk membuat party kamu bisa menemuiku ya~”


“Party?? Apakah maksudnya aku bisa bikin pesta di dalam game ini?” Ucapku dengan sangat  polos.


“Bukan Party yang itu…  Party di sini maksudnya adalah tim! Jadi di game ini kamu bisa membentuk tim mulai dari Small Party berisi hingga 4 orang, Full Party berisi 8 orang, hingga Union yang berisi maksimal 3 Full Party.” Aria memberikan penjelasan kepadaku. Maria juga ikut tertawa ringan mendengar kata-kataku barusan.


“Wah baiklah! Apakah jika aku membentuk party maka selamanya aku harus bermain bersama rekan-rekan party ku terus?” Kali ini aku bertanya dengan penuh antusias.


“Oh tentu tidak, Party hanya terbentuk untuk sementara waktu saja. Saat pemain sudah melakukan logout, maka ia akan keluar dari Party tersebut. Dan jika ingin kembali membentuk party maka harus melakukannya dari awal lagi.” Aria melanjutkan penjelasannya.


Setelah mendengarkan penjelasan dari Aria mengenai fitur party, aku dan Maria kembali ke lantai bawah untuk melapor kepada Eris. Ternyata quest ini hanya sampai sini saja dan lagi-lagi aku mendapatkan reward EXP dan juga uang, kali ini aku sudah berada di 50% menuju level 13.


“Baik jadi karena tadi kau sudah mengetahui soal Party, gimana kalau kita coba ini?” ucap Maria sambil mengirimkan Party request kepadaku. Kini ada pop up window baru muncul di hadapanku, bertuliskan ‘Juggernaut Maria mengundangmu ke dalam party, apakah kamu mau menerimanya?’


Aku langsung menekan tombol ‘Iya’, dan kini di UI ku muncul tambahan HP dan Mana bar baru milik Maria. Ternyata jika mendaftar menjadi party aku bisa melihat kondisi dan situasi dari rekan satu party ku.


“Selain melihat kondisi party member lain, fungsi dari fitur party ini juga kamu bisa mendapatkan bonus EXP, lho!” ucap Maria.


“Kalau gitu aku bisa naik level lebih cepat?”


“Benar sekali!”


Wah tidak disangka ternyata fitur ini cukup berguna juga! Memang dasarnya game ini adalah game online pasti para developernya mengajak pemainnya untuk bermain bersama orang lain sih.


“Oke karena kita sudah party, sekarang gimana kalau kamu ikut aku untuk hunting material?” ajak Maria.


“Eh hunting material?”


“Iya, aku bilang kan kalau kamu butuh Weapon dan Equipment yang cocok?  Aku bisa membantumu mencari material yang cukup untuk membuat semua itu tetapi aku tidak bisa melakukannya sendiri, aku butuh bantuanmu untuk memberikanku Heal agar hunting material ini bisa dilakukan dengan lebih lancar, hehe.”


Tidak disangka, aku benar-benar mendapat teman baru di game ini.


“Kalau kamu sudah siap, ayo ikuti aku saja ya” ajak Maria seraya ia mulai berjalan. Meskipun memiliki efek Heal yang tinggi tapi kini aku sadar bahwa kecerobohanku membuat status terfokus pada MND ternyata sedikit beresiko. Tapi dengan bantuan Maria ini, aku akan membuat Equipment dan senjata yang cocok untuk menutupi segala kekuranganku!