Here Comes The Combat Healer

Here Comes The Combat Healer
Chapter 9 - Dungeon Run Pertama Lily Aeonia



21 Desember 2044


Seperti yang dijanjikan Maria, hari ini kami akan menyelesaikan Dungeon bersama. Tujuannya adalah mengumpulkan Enhancement Shard sebagai material untuk proses enhance set equipment kami. Material ini sebenarnya bisa didapatkan dengan melawan monster biasa namun drop ratenya sangatlah kecil. Drop rate item ini cukup tinggi jika menyelesaikan dungeon, karena monster di sana memiliki chance drop lebih tinggi dan setiap menyelesaikan satu lantai, akan ada reward Shard yang bisa didapatkan. Di game ini umumnya setiap dungeon terdiri dari 3 lantai di mana Dungeon Boss akan menunggu para pemain di lantai ketiga.


Setelah pulang dari kantor aku langsung login ke dalam game, dan ternyata Maria akan terlambat sekitar 1 jam karena dia masih ada urusan, sepertinya dia orang yang cukup sibuk ya? Karena masih menunggu Maria, aku memanfaatkan waktu 1 jam ini untuk menyiapkan lebih banyak potion menggunakan Side Job ku sebagai Alchemist. Tidak hanya Health Potion dan Mana Potion saja yang kusiapkan, aku juga menyiapkan Energy Potion untuk meningkatkan serangan fisik, serta Armorskin Potion untuk meningkatkan pertahanan fisik. Kedua potion ini aku buat untuk meningkatkan serangan serta pertahanan Maria. Selain itu aku juga membuat beberapa Toxic Spray, item ramuan untuk memberikan efek Poison yang mengurangi HP musuh setiap detik selama 10 detik.


Dalam waktu 1 jam ini aku berkeliling mengumpulkan material untuk membuat semua potion tersebut dari monster liar yang ada di area luar kota Adelaine. Bagaikan sambil menyelam minum air, selagi mengumpulkan material dari monster aku juga mendapatkan banyak EXP yang meningkatkan level karakterku menjadi level 23. Dari semua material yang berhasil aku kumpulkan aku berhasil membuat 2 full stack Health Potion dan Mana Potion, lalu masing-masing 1 full stack untuk Energy Potion, Armorskin, dan Toxic Spray. Dalam game ini 1 stack item berjumlah 99 buah, di mana jika sudah melebihi jumlah tersebut maka item ke-100 dan seterusnya akan disimpan di stack berikutnya dalam slot inventory. Sepertinya aku agak overkill membuat semua ini, tapi yah anggap saja untuk persediaan ke depannya deh.


“Hai Lily, maaf ya menunggu lama, urusanku baru saja selesai, apa kamu mau langsung berangkat saja?” Tidak lama setelah aku selesai menyiapkan semua potion tadi, karakter Maria langsung muncul di hadapanku. Tak lupa pula setelah menanyakan pertanyaan tadi ia langsung memberiku undangan untuk bergabung dengan Party bersamanya. “Tak apa, aku sudah siap kok, ayo kamu pimpin jalannya ya!” jawabku seraya menerima undangan party dari Maria.


Lokasi dungeon yang akan kita hadapi hari ini berada di sebelah timur kota Adelaine. Dari gerbang timur kota Adelaine, kami berjalan menuju ke arah Shrieking Forest, area hutan yang dipenuhi dengan pepohonan tinggi dan tanaman berduri besar yang sangat lebat. Beberapa monster di sini cukup agresif menyerang petualang yang lewat sehingga kami sempat harus beberapa kali melawan beberapa monster terlebih dahulu.


“Yap sampai juga, inilah dia pintu masuk dari dungeon Harrowing Tomb of Zanscare!” ucap Maria penuh semangat saat kami tiba di depan pintu gua yang ada di tengah hutan Shrieking Forest. Harrowing Tomb of Zanscare, nama dungeon ini sepertinya mengerikan juga, apakah monster di dalamnya kuat-kuat ya? Duh, jadi agak khawatir nih.


“Jadi Lily, karena ini adalah dungeon run pertama kamu, aku akan sedikit menjelaskan tentang fitur dungeon di game ini ya~” Kali ini giliran Navi memberikanku penjelasan. “Untuk melakukan dungeon run, pemain harus terlebih dahulu mendatangi pintu masuk dungeon yang ingin dituju. Sesampainya di sana pemain bisa menekan tombol yang ada di depan pintu masuk dungeon untuk melakukan pendaftaran party. Jika dungeon sudah berhasil diselesaikan, pemain bisa mengakses dungeon tersebut dari menu tanpa harus mendatangi lokasinya lagi. Saat dungeon run berlangsung, hanya pemain yang terdaftar dalam party saja yang bisa masuk, dan pemain yang sudah masuk tidak akan bisa keluar sebelum menyelesaikan dungeon tersebut atau mengalami Game Over. Pemain lain, bahkan assistance AI seperti ku tidak akan bisa ikut masuk ke dalam dungeon. Karena itu dungeon run menjadi salah satu kegiatan dengan tingkat kesulitan tinggi namun memiliki reward yang sangat tinggi juga~ Sampai di sini apakah kamu mengerti?”


Wah tidak kusangka kali ini Navi memberikan penjelasan cukup panjang juga. Namun karena sebelumnya Maria juga sudah memberikan penjelasan kepadaku melalui VR Mail, aku sudah cukup paham sedikit mengenai dungeon di game ini. Sebelumnya Maria sudah pernah menyelesaikan dungeon ini satu kali, namun karena aku baru mengerjakannya untuk pertama kali maka aku harus menjalani dungeon ini dengan mendatangi tempatnya secara langsung.


“Baik! Aku sudah siap Maria, kamu gimana?”


“Let’s go!!” ucapanku tersebut mengantarkan jari Maria untuk melakukan pendaftaran party dan membuka pintu akses menuju dungeon ini.


Memasuki mulut gua suasana gelap menyambut kami, penerangan yang ada di dalam gua ini hanyalah sekumpulan kunang-kunang serta jamur bersinar yang ada di sudut tembok gua. Saat memasuki dungeon ini, Maria langsung mengaktifkan Tank Stance miliknya. Dengan Tank Stance tersebut Maria meningkatkan Enmity dari karakternya yang nantinya membuat semua monster yang ada akan menyerang Maria terlebih dahulu. Memang itulah tugas seorang Tank, memimpin jalan dan menerima damage agar party member lain bisa berfokus mengalahkan musuh yang ada. Jika karakter Maria mengalami Game Over, monster yang ada akan menyerang pemain lain di party, yaitu aku. Namun sebagai Healer aku tidak akan membiarkan hal itu terjadi! Aku akan membantu Maria menyembuhkan HP sambil memberikan serangan dari belakang!


Benar saja, tidak lama kami memasuki gua kami langsung disambut oleh segerombolan monster kelelawar dengan sayapnya yang sangat lebar dan nampak tajam di ujungnya. Ada 5 ekor monster kelelawar bernama Razorwing Familiar yang muncul di hadapan kami. Maria langsung memberikan serangan pertama dengan menghentakkan tamengnya ke tanah untuk memancing semua Razorwing Familiar menyerangnya. “Lily, segera bersiap di posisi, kita akan melakukan strategi ‘itu’!” ucap Maria.


“Baik! Ini dia, Attack Up!” aku langsung berdiri di belakang Maria dan mengaktifkan Attack Up untuk meningkatkan serangan Maria. Selanjutnya aku juga langsung mengambil botol Armorskin Spray serta Energy Drink dan kugunakan kedua item itu kepada Maria. Inilah strategi yang sudah kami siapkan, di mana Maria akan menarik perhatian monster, lalu aku memberikan buff kepada Maria, dan setelahnya kami melakukan serangan sambil aku memperhatikan HP Maria dan bersiap memberikan Heal.


Dengan bersenjatakan palu, Maria memberikan serangan fisik dari jarak dekat kepada para Razorwing Familiar di hadapannya. Sedangkan aku dari belakang mengawali serangan dengan melemparkan Toxic Spray ke arah sekumpulan Razorwing Familiar, mengeluarkan kepulan asap beracun yang memberikan Poison DPS damage kepada kelima kelelawar tersebut.


Selanjutnya dengan perlahan aku melancarkan Light Shot ke arah kelelawar tersebut. Dalam strategi ini aku tidak mengeluarkan skill Slow karena jika menghadapi musuh lebih dari 1, skill Slow ku yang hanya mengincar single target dirasa kurang efektif. Sebenarnya skill Light Shot juga merupakan skill single target yang kurang efektif dalam situasi ini, namun Maria mengizinkanku memakai skill ini untuk setidaknya memberikan tambahan damage dari serangan jarak dekat yang ia lakukan.


Sekitar 50 detik berlalu dan akhirnya kelima Razorwing Familiar tersebut berhasil kami kalahkan. Dari 5 monster tersebut, hanya 2 yang memberikan drop Enhancement Shard kepadaku. Sebelum beranjak pergi aku menyembuhkan HP Maria terlebih dahulu menggunakan skill Heal.


Perjalanan kami lanjutkan menuju bagian dalam gua, kali ini kami berhadapan dengan 3 Razorwing Familiar lagi dan 2 monster baru berbentuk Jamur besar setinggi 70cm dengan duri di atas kelopaknya dan warna ungu pucat di seluruh tubuhnya lengkap dengan wajah penuh amarah, tidak salah lagi, ini adalah Poisonous Spore Warrior yang diceritakan oleh Maria.


“Lily, kali ini kita gunakan strategi kedua!” Maria memberikan instruksi seraya memulai pertarungan. Strategi kedua ini agak mirip dengan sebelumnya hanya saja karena Poisonous Spore Warrior adalah monster bertipe racun, mereka memiliki ketahanan terhadap serangan racun. Karena itu aku berfokus melemparkan Toxic Spray ke arah 3 Razorwing Familiar dan memberikan skill Slow sebanyak dua kali masing-masing kepada Poisonous Spore Warrior. Sisanya masih cukup sama dan dalam waktu 1 menit lebih kami bisa mengalahkan mereka semua. Kali ini aku mendapat tambahan 3 Enhancement Shard!