
Setelah menunggu beberapa saat akhirnya aku bisa melakukan respawn. Untung saja karena kami sedang berada di ruang latihan, maka ketika respawn kami akan kembali bangun di tempat kami berada. Aku mencoba berdiri sambil menghela nafas panjang. Meskipun berlangsung tidak terlalu lama namun perlu kuakui bertarung melawan Kuro tadi cukup melelahkan. Sepertinya aku butuh istirahat sejenak…
“Aku mau coba lawan Maria, dong!” Awalnya aku berpikir untuk istirahat sejenak tetapi entah kenapa kata-kata barusan keluar begitu saja dari mulutku. Kuro dan Maria sempat menatapku dengan pandangan heran sebelum akhirnya saling tertawa kecil.
“Eh, yakin mau coba sekarang? Gak mau istirahat dulu?” Maria bertanya kepadaku.
“Nggak deh, karena di hari ini aku sudah niat ingin melakukan latihan secara full, aku ga boleh menyia-nyiakan waktu yang ada!” Benar juga, sebelum login ke dalam game Chronicle of Horizon Online hari ini aku memang sudah bertekad ingin menjalani latihan semaksimal mungkin di hari ini. Bagaimanapun juga aku harus bisa untuk mendapatkan hadiah mengikuti meet and greet dengan Magical Kirari!
“Hmm oke deh kalau memang kamu mau, Kuro, sini gantian tempat dulu.” Maria beranjak kembali naik ke atas arena dan Kuro gantian untuk duduk di kursi kayu panjang yang berada di sebelah pinggir kanan dari arena ini.
Kini di hadapanku berdiri seorang pemain Knight yang menjadi rekan seperjuanganku di game ini. Sejak awal ia selalu membantuku untuk melawan monster yang kuat dan membuatkan berbagai perlengkapan yang aku butuhkan untuk bertualang. Namun kali ini ia berdiri bukan untuk melawan musuh bersama denganku, melainkan untuk bertarung melawanku. Meskipun ini hanya pertarungan latihan namun aku merasakan semangat bertarung dari Maria berkobar dengan sangat membara. Tidak salah lagi memang ada alasan kenapa ia bisa tetap berdiri dengan kokoh dan menang melawan Kuro di pertarungan sebelumnya.
Selagi melihat Maria mulai mengambil pose untuk menyiapkan dirinya menghadapi pertarungan yang akan segera berlangsung, aku juga mulai mengatur pose serta memberikan notifikasi tantangan pertarungan kepada Maria. Setelah notifikasi dikirimkan Maria menatap ke arahku, memberikan senyumnya yang khas dan menganggukan kepala seraya jarinya menekan tombol layar notifikasi yang ada di hadapannya. Hitungan mundur pun muncul dan akhirnya pertarungan dimulai.
“Fortify!” Perisai Maria mulai mengeluarkan cahaya yang dalam sekejap langsung memenuhi seluruh tubuhnya. Skill ini adalah skill dasar dari karakter Knight sebagai Tank untuk memberikan efek peningkatan tambahan status pertahanan. Dalam perburuan melawan monster biasanya aku menambahkan pertahanan Maria untuk menjadi semakin kokoh dengan memberinya skill Barrier, Regen, serta item Armorskin Spray. Namun kali ini Maria menjadi lawan latihanku, alih-alih memberinya support aku harus berusaha mengalahkannya kali ini.
Hampir bersamaan dengan skill Fortify milik Maria diaktifkan, aku mulai mengaktifkan skill Slow kepada Maria. Entah kenapa aku sudah cukup terbiasa dari berbagai pertarungan melawan monster di mana langkah awal yang harus kulakukan adalah memberi efek skill Slow sebisa mungkin untuk mengurangi kecepatan gerakan musuh yang kuhadapi. Meskipun status pertahanannya meningkat namun kini kecepatan gerak Maria mulai berkurang selama beberapa saat.
Tetapi berbeda dengan pertarungan melawan Kuro di mana ia langsung menyerang secara beruntun, kali ini Maria hanya berdiam diri saja. ‘Apakah memang ia tidak bisa melancarkan skill lainnya karena efek Slow?’ pikirku. Namun untuk membuktikannya, aku akan memulai membuka serangan dengan skill Light Shot. Tanpa berusaha menghindar Maria menerima begitu saja serangan Light Shot dariku. Tetapi peningkatan pertahanannya memang tidak main-main, serangan yang baru saja kulancarkan ke arahnya hanya mengurangi HP Maria sebesar 6% saja!
“Hehehe, kena juga kau.” Terdengar jelas suara Maria di telingaku ketika tubuhku mulai mendekati Maria. Aku tidak menyadarinya ternyata sedari tadi Maria tidak berdiam diri saja! Akibat efek Slow, gerakan dan kecepatannya untuk mengaktifkan skill menjadi melambat. Namun jika dilihat dari jarak sedekat ini, ternyata ia sudah menggerakan palu di tangan kanannya untuk mulai menyerang. Aku bisa melihat dengan jelas nama skill yang ternyata sedang ia coba aktifkan dan akan segera diluncurkan sesaat lagi.
“Fatal Strike!!” Lintasan garis lurus muncul di hadapan Maria ke arahku, tubuhku yang sudah mulai mendekati Maria tidak bisa menghindari garis penanda datangnya serangan ini. Palu besar dihantamkan secara perlahan oleh Maria ke tanah dan efek serangannya berhasil mengenaiku dengan telak! HP ku berkurang menjadi 90% dan kini tubuhku tidak bisa bergerak karena efek Stun. Dalam posisi tidak bisa bergerak ini, aku melihat Maria mulai maju menghantamkan perisai besarnya ke arahku. Sial, ia menyerangku dengan skill yang sama seperti yang ia aktifkan kepada Kuro di pertarungan sebelumnya. Kombinasi Fatal Strike dengan Shield Charge!
Hantaman keras perisai besar dari Maria berhasil mengenaiku dengan telak. Seharusnya jika aku berada di jarak yang aman aku bisa menghindari skill ini dengan mudah karena gerakan Maria yang melambat akibat efek Slow. Namun kini aku berada tepat di hadapannya, dengan efek Stun yang membuatku tidak bisa bergerak. Menjadikan diriku sebagai target mudah yang bisa diserang olehnya meskipun gerakannya sudah melambat.
Setelah menghantam dengan Shield Charge, Maria mulai memukulku dengan palu di tangan kanannya. Sekitar dua pukulan palu darinya berhasil mengenaiku dengan telak sebelum akhirnya efek Stun yang kuterima sudah hilang. Melihat HP ku yang terkikis hingga 55%, aku segera melangkah mundur sambil mengaktifkan skill Heal. Tetapi di saat itulah aku menyadari aku melakukan sebuah kesalahan fatal. Efek Stun yang kuterima hilang bersamaan dengan efek Slow yang diterima oleh Maria! ‘Sial harusnya aku menggunakan Slow terlebih dahulu sebelum melakukan Heal!’ Pikirku penuh penyesalan.
Benar saja, penyesalan ku langsung dibuktikan dengan Maria yang memberikan serangan balasan. Kali ini tidak perlu maju ia melemparkan perisai besarnya ke arahku. Skill ini biasa digunakan oleh Maria ketika kami menelusuri dungeon dan melihat musuh di kejauhan. Meskipun secara garis besar karakter Knight adalah karakter dengan peran Tank yang memiliki serangan berjarak dekat, namun ada satu skill yang bisa digunakan sebagai serangan jarak jauh yaitu..
“Terimalah ‘Shield Throw’ milikku ini, Lily!” ucap Maria setelah melemparkan perisainya yang terbang melesat tepat ke arahku dan kembali mengurangi HP ku. Setelah perisainya mengenaiku dengan telak, Maria langsung berlari ke arahku dan kembali mengeluarkan serangan palunya yang kini dengan kecepatan normal diarahkan kepadaku secara bertubi-tubi. Tidak sampai disitu saja, ternyata palu yang digunakan oleh Maria hampir mirip dengan senjata yang aku gunakan di mana ia bisa memberikan efek Stun dalam serangan biasanya. Beberapa pukulan yang aku terima berhasil mengurangi HP ku dan memberiku efek Stun.
Di saat aku tidak bisa bergerak Maria terus menerus menggempurku dengan serangan demi serangannya. Setelah efek Stun terlepas aku mulai menghindar untuk memberinya efek skill Slow, tetapi meski gerakannya melambat ia berhasil kembali menyerangku sebelum HP ku sepenuhnya pulih dengan Shield Throw. Beberapa kali aku sempat mencoba menghindar dan memberinya serangan balasan namun damage yang kuberikan sangatlah kecil di hadapan pertahanan Maria yang luar biasa kuat. Dengan berbagai serangan yang dilancarkannya, akhirnya Maria mengalahkanku dengan telak! Di saat HP ku sudah mencapai 0%, HP Maria masih tersisa 75%!
Apakah aku seharusnya tidak usah gegabah mengikuti event minggu depan ya?