Here Comes The Combat Healer

Here Comes The Combat Healer
Chapter 19 - Mengalahkan Boss Monster Seorang Diri



Sudah sekitar 15 menit berlalu dan pertarunganku melawan Swarm Queen seorang diri masih terus berlanjut. Saat ini HP bar Swarm Queen sudah tersisa 20% untuk HP bar kedua, tinggal sedikit lagi sebelum aku bisa menghabisi HP bar terakhirnya. Sisa 20% ini bisa kuhabisi dengan mudah menggunakan Light Shot, namun saat ini aku kehabisan mana dan sedang minum Mana Potion untuk memulihkan manaku.


Kalalu diingat lagi, pertarungan di HP bar kedua ini cukup sengit juga. Selain serangan kepakan sayap dengan nama “Powerful Gust”, di HP bar kedua ia mengeluarkan skill baru bernama “Impact Thrust” di mana sebuah garis lurus akan muncul di tanah, pertanda ke arah mana Swarm Queen akan melesatkan tubuhnya untuk melancarkan sengatan dengan kecepatan tinggi. Harus kuakui meski beberapa serangannya bisa dihindari namun HPku cukup terkuras juga. Aku masih agak bisa bertahan berkat skill berbagai skill penyembuh, cooldown speed yang agak sedikit lebih cepat, serta efek Zanscarean Warclub yang meningkatkan efek skill White Wizard milikku, yang mampu memulihkan HP ku kembali dengan agak cepat.


Meski begitu, mengeluarkan berbagai skill dengan cepat dan bertubi-tubi cukup menguras deras Mana milikku. Beberapa kali aku harus menghentikan serangan dan menjaga jarak agak jauh untuk memulihkan Mana dengan meminum Mana Potion. Termasuk saat ini juga aku sedang melakukan hal tersebut. Sepertinya jika aku ingin upgrade kekuatan, berikutnya aku harus memastikan pemulihan Mana ku menjadi lebih cepat lagi.


Sip, sekarang seluruh Mana ku sudah pulih dan aku langsung kembali maju mendekat untuk mengaktifkan skill Light Shot, yang berhasil menghabisi seluruh HP bar kedua dari Swarm Queen. Baiklah kini hanya tersisa satu bar HP terakhir saja, aku tidak boleh lengah!


Sambil menunggu cooldown Light Shot, aku bersiap mengaktifkan kembali Slow ke arah Swarm Queen, namun tiba-tiba begitu HP bar keduanya menghilang, aku melihat kedua bola mata Swarm Queen yang semula berwarna putih tiba-tiba menyala menjadi merah. Tidak lama kemudian ia langsung mengeluarkan suara lolongan yang sangat keras. Saking kerasnya suara lolongan ini membuat karakterku tidak bisa bergerak, dan skill Slow yang hendak aku aktifkan langsung terhenti! Apa yang terjadi?!


“Hati-hati Lily! Swarm Queen baru saja mengeluarkan Roar yang bisa menghentikan gerakkan pemain untuk beberapa waktu. Beberapa Boss Monster memiliki skill ini ketika HP bar mereka mencapai titik tertentu.” Navi sedikit memberi penjelasan, dalam kondisi genting seperti ini sekecil apapun informasi yang bisa kudapatkan bisa cukup berguna setidaknya untuk aku mengatur strategi selanjutnya.


Tak lama setelah efek Roar selesai, aku melihat para Hive Soldier kembali lagi. Tidak hanya satu, tetapi 10 Hive Soldier muncul lagi! Sepertinya skill Roar tadi merupakan tanda untuk Swarm Queen memanggil kembali anak buahnya.


Setelah tubuhku bisa digerakkan kembali dengan normal, aku langsung beranjak mengaktifkan skill Slow dan menggunakan Toxic Spray ke arah Swarm Queen. Kali ini aku kembali menggunakan strategi serangan seperti yang aku lancarkan di awal tadi; Melambatkan gerakkan Swarm Queen dan anak buahnya, sambil memberikan mereka Poison Damage dan nanti menghabisi Hive Soldier satu per satu dengan kombinasi Light Shot dan serangan biasa yang dilancarkan bergantian.


Dengan posisi yang cukup aman, strategi yang sempat kugunakan di awal ternyata kembali bisa dijalankan dengan baik. Seluruh Hive Soldier yang baru saja dipanggil sudah musnah, dan Swarm Queen masih terkena efek Poison Damage dan Slow meski durasi kedua efek ini sudah akan berakhir. Aku kembali mengambil posisi untuk mengaktifkan Slow dan Toxic Spray, namun kali ini sebuah garis lurus muncul di hadapanku. Sial, aku harus bergegas, Swarm Queen akan mengaktifkan “Impact Thrust”!


Benar saja, Swarm Queen langsung menghujamkan seluruh tubuhnya sesuai dengan arah garis lurus yang ada di tanah. Aku agak berhasil menghindar, perlu digaris bawahi bagian “agak” karena sepertinya tadi ada sepersekian detik bagian kakiku masih terkena jarak serang Impact Thrust. HP ku berkurang menjadi tersisa 60%, aku bisa saja memulihkan HP terlebih dahulu tetapi aku harus berfokus untuk mengaktifkan Slow dan Toxic Spray ke arah Swarm Queen. Dalam kondisi kecepatan normal, meskipun HP-ku bisa pulih namun kecepatan serangannya bisa kembali memotong HP-ku menuju posisi kritis. Kalau begitu terus aku tidak akan bisa bertahan dan melakukan serangan balik.


Setelah efek Slow dan Poison Damage dari Toxic Spray kembali aktif, waktunya aku mengaktifkan skill Heal. Dengan cepat HP-ku kembali lagi ke titik 100% sebelum Swarm Queen akhirnya bersiap mengeluarkan serangan Powerful Gust. Aku langsung mengambil jarak aman agar tidak terkena serangan tersebut dan bersiap mengaktifkan Light Shot. Tepat setelah Powerful Gust diaktifkan, aku yang berada di luar jarak serangannya langsung mendekat untuk melancarkan Light Shot ke arah Swarm Queen, membuat HP barnya tersisa 70%. Swarm Queen terdiam sejenak setelah mengaktifkan Impact Thrust dan Powerful Gust secara bergantian, kali ini saatnya maju mendekat!


Berbekal Energy Drink dan skill Attack Up, aku kembali melancarkan serangan pukulan biasa yang disambung dengan Light Shot secara bergantian. Namun di saat aku melancarkan serangan tersebut, tiba-tiba Swarm Queen melesat terbang. “Loh, ke mana dia?” Ucapku sambil melihat ke sekeliling dengan agak bingung. Monster lebah raksasa yang ada di hadapanku tiba-tiba menghilang. Dari kejauhan aku melihat beberapa pemain lain mulai berdatangan ke arah ku. Sepertinya mereka sudah tahu kalau Area Boss Monster di tempat ini sudah muncul.


“Lily, awas! Menjauhlah dari sana!” Di tengah kebingunganku, suara Navi barusan menyadarkanku bahwa tiba-tiba sebuah lingkaran target serangan Area of Effect muncul di bawah kakiku. Aku langsung beranjak bergerak keluar dari area tersebut agar tidak terkena damage, sambil secara perlahan aku arahkan pandanganku ke atas, dan aku tidak percaya akan apa yang aku lihat. Ternyata Swarm Queen terbang ke atas langit dan di atas sana ia terlihat sedang diselimuti oleh hembusan angin kencang yang terlihat seperti angin topan. ‘Apakah ia akan menjatuhkan dirinya ke tanah dengan topan di tubuhnya itu?’ pikirku.


Ternyata benar dugaanku, begitu aku berhasil lolos dari lingkaran penanda target damage serangan, Swarm Queen langsung menghunuskan tubuhnya ke tanah tepat di titik tengah dari lingkaran tersebut! Setelah itu seluruh angin yang menyelimuti tubuhnya terhempas ke berbagai penjuru dan berhasil mengenaiku, mengurangi HP ku sebanyak 25%! Gawat, meskipun berhasil mengindar dari area serangannya namun aku masih tetap menerima damage. Kalau saja tidak menghindar bisa jadi aku langsung Game Over.


Dari kejauhan para pemain masih berusaha mendekat, apakah aku harus mengulur waktu sampai mereka datang untuk membantuku? Atau… Aku bisa menghadapinya seorang diri? Keraguan kembali muncul di benakku untuk sesaat, namun kali ini aku bisa membuat keputusan dengan cepat dan pasti!


Tidak, aku tidak akan biarkan monster ini masih bertahan sampai mereka datang! Dari tadi aku sudah berhasil mengurangi kedua HP bar Swarm Queen, dan kini HP bar terakhirnya juga tersisa hanya 40%, seharusnya aku bisa mengalahkannya!


Pertempuran terus berlanjut, serangan demi serangan dilancarkan oleh Swarm Queen menguras HP-ku. Namun berkat kecepatan cooldown dan casting time yang sedikit meningkat, aku berhasil mengimbangi serangan tersebut untuk kembali memulihkan HP-ku dan bersiap melakukan serangan balasan.


“Hey, White Wizard itu menghadapi Swarm Queen seorang diri, ayo kita bantu dia!” dari kejauhan aku mendengar suara pemain lain mulai terdengar jelas, sepertinya mereka sudah berada dekat sini.


Tidak, aku tidak bisa biarkan monster ini terus bertahan. Aku harus mengalahkannya sebelum para pemain tersebut datang. Aku bisa mengalahkannya seorang diri!


“Light Shot!!” Skill tersebut ku arahkan tepat ke arah Swarm Queen yang hendak melancarkan serangan Impact Thrust. Sebelum ia selesai mengaktifkan skill tersebut, HP bar-nya yang tersisa 20% langsung habis terkuras oleh skill Light Shot yang aku lancarkan. Perlahan, tubuh Swarm Queen mulai terkikis menjadi partikel kecil dan menghilang. Aku berhasil mengalahkannya seorang diri!


Musnahnya Swarm Queen bertepatan dengan datangnya para pemain lain mengelilingiku. Aku melihat setidaknya ada 4 pemain Knight, 8 pemain Archer, 5 pemain Assassin, 5 pemain Black Wizard dan 3 pemain White Wizard berdiri di dekatku, melihatku dengan tatapan penuh rasa heran.


“A… apa… White Wizard itu mengalahkan Swarm Queen sendirian?”


“Padahal baru Level segitu…”


“Gi.. gimana bisa???”


Kalimat-kalimat itu, dan berbagai ucapan penuh rasa tidak percaya lainnya dilontarkan oleh para pemain tersebut. Aku langsung mengangkat senjata yang ada di tanganku menuju ke langit yang ada di atas. Tiba-tiba semua pemain tersebut terdiam.


“Eh.. Lily, kamu mau ngapain?” Kali ini Navi yang nampak heran.


Dengan penuh percaya diri, aku tersenyum seraya berkata dengan lantangnya, “Perhatian semua! Aku adalah seorang White Wizard…. Yang berhasil mengalahkan Boss seorang diri…. Namaku adalah Li……..”


Sebelum aku bisa menyelesaikan kalimat tersebut, tiba-tiba sebuah notifikasi muncul di hadapanku. Eh? Tapi bentuk notifikasi ini agak berbeda dari notifikasi yang ada di game ini. Tung-tunggu dulu, aku ingat simbol aplikasi ini. Ini adalah notifikasi dari aplikasi chat yang digunakan di kantorku?!


Pandangan mataku langsung kuarahkan ke arah teks di notifikasi tersebut yang bertuliskan… “Pemberitahuan Mengenai Deadline Penyelesaian Laporan Akhir Tahun.”??!


Oh gawat, perasaanku tidak enak, sebaiknya aku langsung logout sekarang juga.


Dan begitulah akhirnya, sejak saat itu tersebar rumor di antara para pemain Chronicle of Horizon Online tentang seorang White Wizard yang berhasil mengalahkan Swarm Queen seorang diri, yang tiba-tiba logout secara misterius sebelum selesai mengucapkan namanya dengan suara yang sangat lantang.