
Malam hari dorm ..
"Hemm dia belum menghubungiku. Sepertinya dia lupa tissue itu." Kata namhyun sebelum tidur. "Oh ya.. Jika aku ingat ingat.. Tadi sepertinya, taehyun sangat akrab dengan perempuan itu. Dia juga menangis depan Jimmy, kata jimmy ia hanya menanyakan pertanyaan konyol saja." Namhyun mengingat kejadian siang ini sambil memeluk bantalnya. "Jimmy dan Taehyun pun setelah photo shoot tidak banyak bicara.. Aku akan tanya jimmy besok".
●●●
Pagi hari, apartemen Miskha.
"Oh.. Kau staff big huge? Orang kepercayaan manager DTS.. Maaf aku hanya terkejut melihatmu tidur disini. Terima kasih sudah mengantar Taehyun dan menjaganya samapi sini. Maaf merepotkan" kata miskha, suaranya begitu pelan dan terdengar tulus. Dean tersenyum dan membenarkan kacamatanya dan berkata, "kau tidak perlu khawatir..".
Miskha tersenyum, ia lalu berjalan menuju dapur dan memanaskan air. "Kau biasa minum kopi di pagi hari ? Maksud ku dengan cream atau susu?" Tanya miskha ramah. Dean membetulkan kemejanya dan memberi isyarat untuk izin ke toilet, "terima kasih, aku suka kopi dengan susu di pagi hari.". Miskha melihat isyarat dean langsung mengizinkannya masuk ke kamarnya, karena toilet miskha ada di dalam kamar. "Ya.. Silahkan. Aku akn buatkan satu untukmu."
Taehyun mulai menghela nafas dan membuka matanya, di rabanya kasur tak ada sosok miskha. Ia langsung bangun dan mendengar suara air di toilet, lalu ia mulai bergegas keluar menemui dean hyung.
Saat keluar dari kamar miskha, dilihatnya wanita berkulit putih dan rambut blonde tidak terlaku tinggi, mengenakn piyama sedang membetulkan rambutnya. "Kopi?" Sapa taehyun menggoda. Miskha tersenyum, "kau sudah bangun ?" . Taehyun menghampiri miskha ke dapur lalu duduk dan langsung minta segelas air putih, miskha paham dan memberikannya. "Hem" angguk taehyun sambil menelan segelas air dari tangan miskha.
"Ini untuk dean hyung, dan dengan full cream milikku." Miskha meniup cangkir kopinya, dan meminumnya. Taehyun tersenyum. Dean sudah berdiri depan kamar miskha dan menggoda pasangan kekasih itu, "yaaahh apa aku terlihat menyedihkan disini.". Mereka terkekeh miskha lalu menunjuk kopi untuk dean, dean langsung mengambilnya dan menyeruputnya. "Hyung.. Apa jadwalku hari ini ? " tany taehyun pada dean. Dean mulai mengambil roti sambil menoleh ke arah miskha, miskha mengangguk sambil menyeruput kopinya. "Shooting.. Latihan. Seperti biasanya." Kata dean sambil mengunyah. Taehyun menundukkan kepalanya, "apapun yang terjadi semalam.. Itu tidak boleh terjadi lagi. Kau membuatku sangat cemas. Kau tidak boleh terguyur air tanpa diriku. Apa lagi selama itu.. Kau mengerti?" Kata taehyun sedikit cemas dan tegas. Miskha membals perkataan taehyun lembut, "maafkan aku. Aku hanya saja tak tahu harus berkata apa. Tapi yang jelas maafkan aku". "Kau tidak perlu khawatir. Aku akn menjaga privacy kita terutama kau, DTS dan big huge. Aku janji." Jelas taehyun .
Miskha hanya menatapnya dan sesekali melirik kearah dean yang masih mengunyah roti, "bukan itu yang ku maksud... Sungguh aku pasti tidak akan menghancurkanmu.. Apa lagi merusak reputasimu.. Aku hanya takut... Dengan kita bersembunyi saja akan ad yang menentang.. Apa lagi... Aku hanya orang biasa." Kata miskha dalam hati.
Miskha tersenyum dan mengangguk. Dean langsung mengambil jaket dan mengajak taehyun pulang, "ya baiklah ini sudah pukul 6, sebelum matahari terlihat lebih baik kita segera kembali. Aku akan mengantarmu ke dorm dan kembali pulang.". Taehyun mengangguk, dipeluknya miskha erat dan diciumnya kening miskha. "Aku mencintaimu sayang." Bisik taehyun. Miskha mengangguk lalu meletakkan satu tangannya di bahu taehyun dan sedikit menjinjit, diciumnya taehyun mesra. Taehyun membalas ciuman miskha , dan memperdalam ciumannya.
Dean yang melihatnya hanya diam seribu bahasa, "ehem" dean berdehem menghentikan aktivitas mereka. "Aku juga. Kau berhati hati lah. Semangat dan jangan cemaskan aku. Aku akan sibuk bekerja juga. Jadi jangan terlalu terbebani untuk menghubungiku. Kau harus menikmati waktu mu. Setelah itu baru kau kembali padaku." Jelas miskha seraya meminta kepercayaan taehyun. "Baiklah, aku akan menuruti perkataanmu." Kata taehyun. Miskha tersenyum , "percayalah, aku tak akan selingkuh." "Iya aku percaya padamu" gerutu taehyun. Miskha tertawa, "ya... Sampai kapanpun dimataku. Kau ini KIM, jadi yaa aku akan mengerti dan berpura pura tak tahu kau ini bekerja dimana." Taehyun kesal karena miskha membahas hal itu, "ya! Kau mulai?" . Miskha tertawa dan membenarkan rmabut taehyun, "sudahlah.. Lekas pulang" . Taehyun dan Dean pamit. Miskha kembali merasa khawatir akan hubungannya dengn tarhyun lalu ia mengehela nafas panjang, "heuuh.. Sudahlah tak apa. Dia kim kim dan kim. Anggap saja seperti itu." Kata miskha berjalan memasuki toilet untuk bergegas mandi.
●●●
"Kau tak apa ?" Tanya namhyun cemas. Jimmy mengangguk dan mulai bicara, "oh hyung.. Bukan kah itu wanita non amy fans kita yang datang kemarin ?" . "Iya .. Kau mengenalnya ? Apa taehyun juga ?" Tanya namhyun mengintrogasi. "Tidak .. Aku tidak begitu mengenalnya." Jimmy membuka matanya lebar dan menggerakaan kepalanya seraya tak mau mendengar perkataan namhyun lagi. "Ohh baiklah. Aku akan tanya taehyun.. Tapi perasaan.. Kalian cukup mengenalnya. Dan oh ya.. Apa masalah kalian sudah selesai ? Kalian tidak banyak bicara semalam.". Junki melihat kearah jimin yang diam dan menunduk matanya tertuju pada serealnya, sambil memainkan sendoknya mengaduk ngaduk serealnya, "sudahlah, taehyun hyung dan jimmy hyung bukan tipe orang yang suka diam berlarut larut. Ya kan hyung ? Pasti sudah selesai ya ?" Junki menyenggol sikut jimmy. "Oh hyung.. Aku akan jawab nanti. Tenang saja diantara kami tak ada masalah yang sangat sulit." Sambil terkekeh meyakinkan namhyun. Lalu namhyun mengambil segelas air dan meminumnya.
●●●
"Miskha , kau melamun ?" Loui menghampiri miskha yang begong di laboratorium.
"Ahh tidak aku hanya saja.." . "Sudahlah jangan dipikirkan.. Kartu kredit mu pasti sudah sampi limitkan" canda loui memoto g oembicaraan. Miskha terbahak bahak mendengar perkataan loui, loui pun ikut tertawa. "Nah gitu dong.. Kau terlihat bodoh tadi" goda loui. "Ah kau ini.. Oh iya. Kapan acara talk show itu ? Apa direktur atau manager sudah memberitahumu?" Kata miskha mengalihkan pembicaraan.
"Ohhh belum tuh. Mungkin setelag rapat minggu depan." Jawba loui datar. "Ah aku ingin tahu rasanya masuk televisi dan di tonton ribuan orang, setidak nya aku tahu rasanya menjaga image sekeras itu." Gumam miskha, loui mencubit pipi miskha pelan "ah kau ini. What do you want to do in front of people? Don't you nervous? Or something like mental breakdown? " kata loui. "Uh sakit.. Hehehe yeah mungkin akan nervous. Tapi aku hanya penasaran. " pungkas miskha.
●●●
"Taehyun" sapa Jimmy sebelum masuk ke ruang latihan vokal, taehyun menghentikan langkahnya, "iya.." Katanya datar.
"Maaf" singkat jimmy. "Ah kau ini, kenapa harus meminta maaf .. Ayo kita latihan. Tour is coming yeay" kata tarhyun seru sambil merangkul jimmy. Jimmy paham sahabatnya itu memang seperti itu tidak mau menyalahkan siapapun bahkan tak mau menjadikan sesuatu untuk mengembalikan suasana dengan saling meminta maaf. Lebih baik berusaha menjadi lebih baik dan saling menjaga.
"Yeaaahhh oh kau semangat sekali" goda jimmy. Taehyun tertawa.
●●●
author povv: Namhyun auto bete gara gara ga di kenalin sama miskha :(.
hehehehe Terimakasih sudah membaca, jangan lupa like dan commentnya. author akan lebih semangat lagi nulisnya guys. love ❣️❣️❣️