He is not my Idol. He is my Boyfriend.

He is not my Idol. He is my Boyfriend.
Tiga puluh empat



Selamat membaca ❣️.


●●●


Miskha merasa sesak didadanya setelah membaca pesan chat dari kekasihnya Kim Taehyun, dia bingung harus senang atau menangis. Setelah dia memandangi kota gangnam cukup lama, dia langsung menelfon kekasihnya.


*ring tone*


"Halo" sapa miskha dengan suara bergetar.


DTS akan melakukan konsernya, dia meminta izin menghubungi miskha sesaat sebelum konser. Saat mendunggu balasan miskha, iphone berdering panggilan masuk.


Segera dia terima dengan wajah bahagia, menahan rindunya. "Hai.. Halo... Sweat heart" sapa taehyun dengan senyum sumringah. Sang penata rias mencoba mengatur rambut taehyun dan mengelap keringatnya.


"Bagaimana kabarmu? Apakah kamu baik - baik saja ? Member ? Apa kalian bersenang - senang ? Ah.. Aku juga kangen sama kamu" kata miskha berbicara dengan intonasi sangat cepat.


"Wah hebat.. Kekasihku sudah sangat lancar sekarang bicara hangguk.. Hehe, kau menangis ? Suaramu bergetar.." Taehyun mencoba menenangkan miskha dengan sedikit godaannya.


"Ehemmm.. Maaf ya. Iya aku sudah bisa bahasa korea dengan cukup baik. Sekarang aku sudah bisa memesan kaki ayam pedas manis di kedai sendirian", Jawab miskha berusaha tenang dan membuat lelucon kecil.


"Hehehe.. Hebat ! Pacarku sangat hebat ! Aku baik, member juga baik.. Ahh kita semua bersenang - senang. Paris sangat lah indah. Kami sudah di paris sejak beberapa hari yang lalu. Ini hari terakhir konser." Cerita taehyun semangat.


"Begitu ya.. Baguslah.. Aku senang mendengarnya. Kau dan member barus bersenang - senang.. Jangan berusaha terlalu keras." Tambah miskha drngan santai.


"Kau ?" Tanya taehyun sedikit menekan.


"Aku baik -baik saja.. Banyak hal yang aku kerjakan di perusahaan, kami juga bekerja sama dengan perusahaan asal new york. Aku akan berusaha lebih keras" kata miskha semangat.


"Syukurlah .. Sebentar lagi kami akan kembali ke seoul konser terakhir sebelum acara awards akhir tahun. Tunggu aku ya ? Aku sudah siapkan hadiah untukmu" kata taehyun dengan lembut meminta pada kekasihnya.


"Iya tentu saja aku menunggumu.." Kata miskha suaranya lembut sambil tersenyum miskha memandangi kota gangnam.


"Taehyunaaahhh ayo kita berdoa bersama" ajak namhyun. Member DTS sudah bersiap siap karena konser akan segera di mulai.


"Sayang.. Aku harus menghentikan telfon ini.. Aku cinta kamu" kata taehyun sebelum menutup telfonnya.


"Ah iya kalau begitu aku juga harus kembali membaca materi besok" balas miskha.


"I love you.. Sarangheyo.. " kata taehyun gembira.


"Yeaa.. I do.. Most love you! " jawab miskha lembut. Merekapun menutup telfon.


Miskha menghembuskan nafasnya perlahan mencoba fokus dan kembali ke meja kerja mininya.


"My kim" resiaunya melipat tangan dimeja dan menjatuhkan kepalanya di pundak lengannya.


●●●


Gangnam, seoul.


"Perhatian kepada seluruh penumpang, terimakasih telah menggunakan layanan pesawat terbang kami. Semoga hari kalian menyenangkan" suara pada sound di airport saat williem dan beberapa staffnya tiba, tak lupa dengan phillip serta beberapa cs nya yang ikut juga menjaga boss besarnya itu.


Williem dengan kemeja ringan dan celana bahan ditambah sepatu cassual kulit keluaran gucci itu berjalan dengan kacamata di selipan kancingnya.


"Seoul" katanya bicara perlahan.


Semua penumpang pesawat melihat kearah williem, staff dan body guardnya berbisik, "apa dia artis china ?" "Siapa dia ? Apakah dia orang penting ?" Semua orang tertuju pada williem.


Setelah keluar dari airport mobil yang akan dipakai williem sudah siap, phillip mengambil alih kemudinya sambil menunjukkan sim internasional yang sudah ia selipkan di kantong dalam jasnya.


"Silahkan tuan" kata seorang body guard bawahan phillip sambil membuka pintunya.


Beberapa staff dan body guard lain menaiki mobil lain, sekitar 5 mobil yang williem bawa karena beberapa staff yang ikut dengannya, serta manager dylan.


Williem memandangi kota seoul, dilihatnya gedung - gedung dan trotoar jalan.


"Not bad" gumamnya.


"Ada apa tuan?" Tanya phillip yang sedang fokus menyetir mendengar suara willidm yang berbicara kecil.


"Tidak ada apapun" jawab williem dengan senyumnya.


Williem bermaksud menilai kenyamanan dan keamanan negara tersebut, karena di tinggali miskha mantan kekasihnya.


Phillip hanya tersenyum karena bossnya sedang memilki mood yang baik saat itu.


●●●


"Apakah boss itu akan langsung menuju kemari?" Tanya miskha pada louis yang sedang fokus berjalan menuju lift.


"Ah entahlah. Yang jelas Mrs Lily sudah siapkan semua nya untuk meeting hari ini jika itu terjadi." Jawab louis sedikit cemas.


"Okay.." Kata miskha santai.


"Kau tidak khawatir ?" Tanya louis dengan melotot.


"Engga." Kata miskha ketus.


"Hey.. Kenapa?" Louis gemas dengan wajah kesal miskha, ia pun mencubit pipi miskha gemas.


"Aku ga khawatir sama sekali. Lagipula nih lou ngapain juga kita mesti worried to much sama boss asal new york itu. Dia kenapa bisa menyangkut pautkan kita ? Harusnya kan meeting itu diperuntukkan tim business development.. Bukan RnD" jawab miskha spontan dengan wajahnya yang jutek.


"Heeyy sudahlah.. " kata loui sambil memijat bahu miskha.


Clara berjalan menuju lift, mereka tidaj berangkat ke kantor bersama ya clara dan williem. Karena clara takut hubungannya di jadikan gosip panas setiap hari oleh pegawai lain.


"Good morning clara!" Sapa miskha sambil menyingkirkan tangan loui dari bahunya.


Clara berwajah datar namun tak lama miskha menyapanya, ia pun menjawab "hi.. Morning too!" Dengan senyum kecil ramah yang dimiliki clara, loui pun membalasnya.


"Ayo kita naik bersama ." Ajak loui ketika pintu lift terbuka. Clara hanya tersenyum tanpa bicara.


Miskh mengerti dan paham dengan tingkah mereka, miskhapun membuat suasana yang nyaman. "Hey clara.. Kau tidak bareng loui ?" Tanya miskha sambil sesekali melirik loui.


Louis hanya diam mematung salah tingkah, dengan santai clara menjawab pertanyaan miskha, "ah tidak.. Lagi pula apartemenku kan berbeda arah dengan loui.. Mungkin saat pulang lebih baik."


Miskha terkejut dengan jawaban clara dia pun tertawa kecil, "hey.. Hahahaha aku sangat senang kalian bersama" godanya.


Clara juga terkejut dengan tanggapan miskha, lalu mereka saling melihat satu sama lain dan tertawa di lift.


●●●


Flash back


Miskha bercerita mengenai Kim kekasihnya,


"Entah perasaan apa ini.. Tapi aku sangat mencintainya.. Ini berbeda dari sebelumnya beth" kata miskha di telfon dengan abeth sahabatnya.


"Aku tidak tahu siapakah kim sebenarnya tapi dia sungguh merubahmu" kata abeth ikut terhanyut dalam perasaan miskha.


"Aku merasakan kebahagiaan walau hubungan kami harus di sembunyikan" tambah miskha dengan suara lemah.


"Siapapun dia aku harap kau tidak terluka." Gumam abeth perlahan. Miskha tahu sahabatnya dan miskha juga tahu akan dirinya.


"Apapun yang terjadi kau harus baik baik saja" tambah abeth.


"Aku janji tidak akan terluka" imbuh miskha dengan suara lembut tapi sangat kuat.


"Maybe your kim is a perfect person.. Famous, has big pride.. Tapi i just want you ti know my besties.. I will always help you. Your my sister." Kata abeth dengan nada suara sedikit gusar. Miskha merasakan perasaan abeth, abeth memang sahabat terbaik bahkan sudah seperti saudara kandung bagi miskha.


"I'll promise beth.. I will never hurt again." Kata miskha meyakinkan.


Taehyun mengupload kalimat di twitter milik DTS, "i love you more than yesterday, and less than tomorrow".


●●●


Author povv : Terima kasih sudah membaca ❣️, keep stay tune dan jangan lupa Like and comment ! Love readers ❣️


Adriana miskha dan Williem