
HARAP BIJAK DALAM MEMBACA, KONTEN 21+ .
Taehyun melihat Miskha, jantung Taehyun berdetak sangat cepat melihat bibir bawal tebal wanitanya itu. Di memperhatikan senyum dan mata Miskha yang coklat natural dan wajahnya tanpa make up. Miskha masih mengeringkan rambutnya, ia sesekali menyisir dan melihat ke arah Taehyun lalu tersenyum menampilkan gigi indahnya.
"You look so beautiful Baby.. " gumam Taehyun . Miskha memasang volume besar karena ia tidak menggunakan headset sangat jelas , ia mendengar pria bernama Kim itu memujinya. "oh ? emm.. You called me baby.." tanya miskha memastikan. "yeahh.. aku suka panggilan itu." senyum Taehyun malu.
Pipi miskha mulai memerah ia mulai jatuh cinta pada pria itu. Lalu miskha bertanya serius, "Kim, aku ingin lebih mengenalmu.. Apa kamu sudah punya pacar?" . Awalnya Taehyun kaget namun, ia mulai mengatakannya dengan jujur, "Aku pernah pacaran tapi sudah cukup lama, mungkin 13 atau 14 yo. Lalu sampai saat ini aku tidak memiliki hubungan seperti itu.", "oh.. jadi kau sudah lama menjoblo?" tanya miskha. "ya sepertinya begitu. aku sangat takut wanita manapun itu tidak bahagia denganku karena aku terlalu sibuk." jelas Taehyun.
Setelah mendengar penjelasan Taehyun, miskha paham. Ia memang belum tahu Taehyun ini bekerja apa atau dimana ia bekerja karena Miskha tidak akan menanyakan hal itu jika Taehyun tidak menceritakannya lebih dulu, apa lagi miskha sangat amat tak enak, takut ia di anggap wanita yang hanya mementingkan status pekerjaan atau background pendidikan sementra ia sendiri sangat low profile dan bijak dalam menyampaikan hal yang bersifat pribadi kepada orang tertentu.
"aku paham.." jawab miskha. "kau punya sudah punya pacar ?" tanya Taehyun. "aku tidak ada. sudah cukup lama. rumit.." miskha mengernyit sambil menaruh hair dryer nya. "Apa mungkin aku bisa menjadi kekasihmu?" tanya taehyun hati - hati.Miskha tertawa kecil dan menjawabnya, "ohh apa aku terlihat seperti orang yang pemilih ?". Mereka tertawa kecil, "okay.. sepertinya aku bisa", "kau harus membuatku jatuh cinta dahulu" pungkas miskha. "aku bisa. dan aku tidak akan menunda pertemuan kita. okay ?" taehyun melipat tangannya sambil merebahkan badannya ke punggung kursi. "pastinya!" jawab miskha.
●●●
"good morning!" sapa Loui, miskha tersenyum lebar "morning!" . Loui menggoda miskha dengan menyenggol punggungnya saat hendak memasuki laboratorium, "kau sangat bahagia, bukan?", "sepertinya mood kau baik karena besok weekend" jawab miskha. "oh ya kau akan bertemu pacarmu! hahahahh" goda Loui. Miskha tertawa dan memukul bahu Loui pelan.
Seokyin menggoda Taehyun yang sedari tadi terlihat senyum sendiri "segitu bahagianya kah kau saat akan manggung siang ini di music bank ?", "ah kau tahu hyung (abang), setelah music bank ini akan ada tour lokal kita.. harus kah kita bersedih ? taehyun hyung bersikap benar hyung" pungkas junki sambil menghabiskan serealnya. "Wah aku gak sabar ingin melihat amy" kata jey bersemangat. Taehyun hanya tersenyum sambil melihat sesekali kearah jimmy yang sedang mengunyah rotinya. jimmy menyadarinya lalu memanggil Taehyun, "Taehyunah.. kau bahagia. Apa kau habis menang lotre semalam?", Taehyun menggoda Jimmy dengan menjawab "iya hampir. besok mungkin aku akan memenangkannya" . "baiklah aku ingin tahu!" pungkas jimmy.
Para hyung yang mendengar pembicaraan tae dan jimmy sangat curiga tapi mereka masih berfikir positif mungkin mereka hanya bersenda gurau saja.
●●●
Anggota DTS sangat bersemangat hari ini di acara music bank sampai para ami teriak histeris dan bersemangat menonton pertunjukan musik mereka.
Miskha yang sedang mengunyah makan siangnya terkejut saat melihat teman satu divisinya streaming boyband ternama itu sambil tidk berhenti memuji mereka bahkan terlihat makan siangnya sudah hmpir dingin. "clara cepat makn nasimu, itu sudah hampir dingin." tegur Loui kepada Clara. Clara masih saja memuji dan matanya tidak melihat Loui lalu dengan nada senang menjawab Loui "wah Daebak ini sangat keren hhahaha , baiklah aku makan". Miskha tersenyum lalu bertanya pada Loui, "apa yang dia tonton?". Loui bingung dengan pertanyaan miskha lalu ia mulai paham, "oh.. itu DTS, kau tidak tahu?? Idol ? Love yourself yeahhhhhh" . "aku tahu lagunya .. mereka ? aku baru tahu kalo wanita korea sampai histeris seperti itu." miskha heran. "iya bahkan mereka membeli semua merchandise bias mereka itu bahkan membuang uang untuk sekedar datang ke konser dan fan meetingnya." jelas Loui. "benarkah ? segila itu?" mismha sangat takjub dengan penjelasan Loui sampai ia membelalakkan matanya. "ya tentu saja. mereka sangat tampan. lagipula kau juga bisa jatub cinta." miskha tertawa.
●●●
Weekend...
Bel apartemennya berbunyi segera ia membukanya. Kim menggunakan jaket hitam panjang, celana jeans dan kaus dengan merk gucci. Miskha sempat bingung apa ia benar Kim karena pria itu menutupi wajahnya dnegan masker putih dan lengkap menggunakn topi sambil terus melirik kearah lorong apartemen dan lift nya. "Kim?" tanya miskha hati hati. "hello.. apa aku hanya akn berdiri disini?" tanya taehyun perlahan agr miskh tidak curiga, dia sudah sangat takut kalau ada fans yang mengenal postur tubuhnya. "oh sorry. masuklah" ajak miskha.
Taehyun mulai menyimpan maskernya dan membuka topinya lalu ia melepas jaketnya dan melihat ke arah miskha yang sedang mengambil minum untuknya menuju mini dapur, "kau ingin minum apa? aku ada cola, jus, dan juga air mineral" tanya miskha ramah, "cola boleh, atau apa saja" jawab taehyun sedikit gerogi. miskha tersenyum ke arahnya, taehyun meresakan detak jantungnya mulai terdengar lalu ia duduk di sofa memperhatikan sekitar, "apartemennya tidak terlalu besar tapi cukup nyaman, kau betah tinggal disini?" tanya taehyun. "ya tentu saja, aku betah.apartemen ini juga dekat dari tempat kerjaku." jawab miskha sambil membawa cola dan snack untuk taehyun. "apa kau keluar rumah tanpa izin ? kau terlihat sangat tertutup. sampai aku takut kau orang jahat tadi." miskha keheranan dengan sikap taehyun tadi. "tidak juga. aku hanya tidak apa apa" alih taehyun, "kau cantik" . miskha tersenyum malu lalu duduk dekat taehyun, "kenapa ku memuji ku terus.","waahh bahasa korea mu sudah cukup bagus" puji taehyun lagi.
Taehyun memegang tangan miskha, miskha membiarkannya dan mulai berbincang serius. "jadi.. kau itu orang yang seperti apa.. aku tidak ingin bertanya sampai ku cerita padaku jika kau mau. tapi aku sangat penasaran dan ingin megenalmu.." . taehyun. Melihat mata indah miskha lalu mulai membelai rambut blonde miskha. "Baiklah.. aku akan jujur, ada beberapa hal yang tidak bisa aku ceritakan padamu dan beberapa yang bisa tapi tidak detail. Aku orang yang sangat sibuk, kau akan sering aku tinggal bahkan aku bisa berada di beberapa tempat berbeda dalam beberapa waktu itu akan menyiksa kita untuk tidak bertemu. Tapi aku akan datang menemuimu stelahnya. Aku tidak suka keramaian, jika liburan bersama untuk kita itu perlu mungkin aku akn mengajak mu ketempat yang sangat indah dan jauh dari kota aku janji. Lalu, kau akan selalu melihatku mengenakan barang bermerek bahkan aku mungkin menghadiahkan untukmu. Dan aku tidak ingin kau menunjukan foto kita terutama wajah,aku hanya mengizinkan memshare tangan ku atau kaki atau leher , atau apapun kecuali wajah. Apa kau bisa menerimaku? sungguh aku hanya ingin bahagia." mata taehyun hampir mengeluarkan air mata bahkan sudah berkaca kaca. Miskha merasakan ketulusan serta kejujuran pria yang ia kenal dnegan nama kim itu. Llu ia mengangguk dan mulai memeluknya taehyun dan bertanya "siapa nama lengkapmu. aku tidak akan mencari tahu dan akan mengerti. aku janji." "Kim Taehyun namaku" taehyun menjawabnya karena menurutnya wanitanya harus mengenalnya. "aku akan berusaha membahagiakanmu, jdi jangan sakit. kamu harus kembali setelah berpergian" jelas miskha. taehyun mengangguk.
Setelah mengenal satu sama lain, mereka meresmikan hari jadian mereka. Taehyun mulai memeluk miskha erat dan mengangkat dagunya perlahan mengecup dahi miskha, mata, pipi lalu bibirnya. Miskha hanya pasrah , ia begitu jatuh cinta pada prianya miskha membalas kecupan taehyun dalam dan mengalungi tangannya di pundak taehyun. Taehyun mulai memeluk miskha erat lalu mencium leher miskha, miskha tersenyum seraya menahan geli.
"kau.." miskha mulai bicara. "maaf, sungguh aku jatuh cinta padamu adriana miskha. kau berbeda" jelas taehyun. "jangan pernah membicarakan status sosial dan background kita , aku mencintaimu karena dirimu. hanya itu" tegas miskha. mereka melanjutkna ciuman dalam mereka sampai miskha tidak dapag menahan gairahnya dan mengajak taehyun masuk ke kamarnya.
Taehyun mulai melepas kaus nya dan meraba pelan dress sntai miskha, miskha hanya melihat mata taehyun dan menyadari jantungnya berdegup cepat. Taehyun mulai meniduri miskha dan meraba setiap bagin tubuh miskha sampai miskha tak tahan menahan, "taehyun. aku percaya padamu" miskha mulai membisikan telinga taehyun. Taehyun yang paham akan hal itu , dan menyadari itu pertama kali untuknya lalu mrminfa izin pada miskh untuk ke toilet seraya menyiapkan pengaman agar tidak terjadi hal yang diinginkan. Miskha membiarkan taehyun ke toilet dan mulai melepas pakaiannya.
Taehyun membuka jeans dan memasang kondo* pada juniornya yang sudah mengeras. Saat kembali ia melihat Miskha sudah tertutup hanya dnegan selimut tipis nya, lalu taehyun meniduri miskha dan mulai bertanya "ini pertama kali untuk ku, apa ku khawatir?", "I'm still virgin too Taehyun.. bisakah kau melakukannya perlahan?" miskha berkata pelan. taehyun mulai foteplay dengan mencium miskha dan saat mebgetahu miskha juga virgin lalu taehyun perlaman mulai memasukan jarinya terlebih dahulu untum merangsang ms. v miskha dan ******** payudara miskha, miskha mulai merasakn rangsangan dan mengeluarkan prlumas alaminya lalu mendesah pelan "ah.. kim.. ahhh sakit.. ah ah..." . taehyun mulai merasakan ms v miskha basah dan mulai memasukan junornnya yang sudah mengeras ,"aku mencintaimu" bisik taehyun sambil mendorong juniornya dan miskha merintih kesakitan. Darah virgin miskha pun keluar, taehyun melihatnya dan mereka tersenyum.
●●●
Miskha melihat ke arah jam dindingnya menunjukan pukul 7 malam. Lalu ia membangunkan Taehyun yang memeluknya erat, "babe.. sudah jam 7 malam." . Taehyun bergumam "hemmmmm.. 5 menit . 5 menit lagi tetap lah posisi seperti ini." mismha mengelus rambut taehyun sambil memujinya "kau tampan". taehyun tersenyum dan berkata "ya terima kasih sayangku." lalu mencium miskha.
"jadi, kau sudah akan sibuk?" miskha memastikan schedule taehyun dengannya. "jika aku sudah mulai sulit di context berarti aku kelur Negri mungkin 3-7 Hari. Tapi jika aku membalasnya hanya dalam waktu -+ 24 jam saja...berarti aku masih berada di dalam negri." jelas taehyun berharap wanitanya mengerti. "aku mengerti sayang.." jawab miskha sambik memeluk taehyun. "aku pulang kau jaga diri baik baik. bersihkan badanmu, makan daging lalu tidur. mulai besok aku akan bebas mengirimu barang jadi ku jangan terkejut." pungkas taehyun. Miskha mengangguk, lalu mereka berciuman dan miskha mengabtar taehyun smpai depan lift.
●●●
Author povv : maaf ya mungkin cerita episode kali ini 21+ jadi untuk yang masib di bawah umur harap bijak dan jangan baper ya hehe. maaf bnget autor masih belajar jadi momen romantisnya kurang yah :( .
terima kasih sudah membaca novel ini, jangan lupa love ya 😊 .