
selamat membaca :)
●●●
"Hyung, apa aku bisa menghubungi miskha sekarang ? Aku hanya ingin memberikan kabar, sebelum kesibukan esok hari." Tanya taehyun berbisik pada Dean saat makan di restoran hotel bintang lima tempat mereka menginap di new york. Saat itu sudah malam, mereka sedang menikmati makan malam di restorean hotel tersebut.
"Aku akan beritahumu kapan kamu bisa menggunakan iphone yang satunya. Tapi tidak saat ini, member yang lain pun sama" jawab dean.
Taehyun hanya menghela nafasnya, lalu melanjutkan perbincangannya pada dean kebetulan jarak duduk mereka cukup berdekatan dari pada member lain. Dan member yang satu table dengan nya hanya yorri dan seokyin mereka sibuk menghabiskan makanan mereka tanpa mempedulikan pembicaraan taehyun dengan dean.
"Hyung bagaimana ? Apa kau sudah mengetahui hubungan kedua nya ?" Tanya taehyun kembali. "Aku hanya punya 2 informasi penting mengenai hal ini, yang mengetahui sebenarnya yang terjadi pada masa lalu miskha hanya Louis sahabatnya di seoul, atau Elizabeth sahabatnya di Indonesia. Orang suruhanku mendapatkan informasi jika Abeth sahabat miskha akan mengunjunginya, entah kapan. Mungkin dia bisa menjadi sumber informasi kau. Jadi sabarlah" jelas dean berbisik serius.
"Entah apa yang terjadi pada mereka dimasa lalu, aku hanya tidak akan membiarkan dia melukai Miskha untuk kesekian kalinya, aku hanya berfirasat buruk mengenai pria itu karena miskha pernah mengatakan jika dia sangat takut jatuh cinta jika berakhir menyakiti salah satunya atau keduanya." Pungkas Taehyun. Yorri dan seokyin sempat mendengar pembicaraan taehyun dengan dean samar - samar, mata seokyin dan dean bertemu saling menatap satu sama lain. Taehyun kembali fokus pada makan malamnya tanpa memperhatikan sekitar.
●●●
"Crazy . Dia sudah gila" miskha menggerutu saat tiba di apartemen dalam mansionnya. Dia mengambil gelas kaca dan meminum air mineral dari dispenser, menyenderkan tubuhnya tepat di meja makan.
"Williem memang benar - benar sudah membuatku gila. Dia ingin pergi, sudah aku izinkan pergi. Mengapa dia kembali ?? Williem aku hanya ingin lepas dan bahagia darimu. Tolong menjauhlah" katanya pada diri sendiri.
Miskha bergegegas menghangatkan air dengan mesin penghangat di bath roomnya. Segera ia menyiapkan air hangat di bathtube dengan beberapa aromaterapi yang sudah siap ia nyalakan, lalu segera melepas pakaiannya dan siap menenggelamkan tubuhnya.
"Ah.. Aku harus tenang" gumamnya menenggelamkan seluruh badannya, melepaskan ikatan rambutnya membiarkan rambutnya tergurai, rambut miskha menjadi bergelombang setelah di kuncir ala fishtail itu.
"Oh iya.. Louis.. Aku belum menghubungi clara.. Aku harus menelfonnya nanti." Katanya sebelum benar - benar menenggelamkan kepalanya.
●●●
Seokyin membaca detail setiap file yang dikirimkan dean padanya mengenai mantan kekasih miskha, ya Williem.
Meski ia masih tak mengerti apa perasaannya terhadapa miskha tapi jika miskha menganggapnya kakak dia sudah sangat bersyukur. Apalagi Seokyin satu satunya member yang melihat miskha bertengkar hebat dengan pria itu, hingga miskha menangis.
"Siapapun dirimu.. Kita harus bertemu." Kata seokyin sambil menatap tajam layar macbooknya.
Namhyun memandangi hyung tertua DTS itu dengan penuh arti, "yaa hyungg kau serius sekali ada berita apa ? Kau membaca apa di macbookmu itu ?" Kata namhyun berdiri sambil meminum kopi instant yang di belikan staff dengan satu tangannya dimasukkan kedalam saku. Seokyin yang menyadari itu segera mematikan macbooknya dan membalas pertanyaan namhyun tanpa melihatnya, "aaah annii (engga), aku hanya mengecek beberapa game. Apa yang kau minum ?" Gubris seokyin melihat kearah cup medium kopi ditangan namhyun. "Coffee ... Ambil disana" jawab namhyun santai sambil sesekali meniup - niup cup kopi hangat itu. "Okaaayy!" Seru seokyin memberikan ibu jarinya pada namhyun dan pergi sambil membawa macbooknya. Namhyun tak terlalu memusingkan tingkah laku seokyin yang santai itu dan duduk disofa tempat seokyin duduk sebelumnya sambil melihat ke arah jendela hotel bintang lima itu memandangi lampu - lampu nyala gedung New York.
●●●
"Hey handphonemu berdering! " teriak Clara pada Loui. Loui sudah diperbolehkan pulang sore itu juga clara mengajak pulang loui, dia juga sudah bisa berjalan walaupun dokter sudah memperingatkan jika loui masih sedikit lemah. Clara menginap di mansion louo sore itu karena dia tak ingin terjadi sesuatu pada kekasihnya yang baru saja dirawat beberapa hari di rumah sakit.
Loui yang sedang menyikat gigi mendengr teriakan clara dan menjawabnya dengan suara gusar, "aongkaaot saaoojaa" dengan busa yang menutupi seluruh bibirnya.
"Oh ini Adriana Miskha..." Seru clara, loui langsung membersihkan busa busa di mulutnya dan keluar dengan handuk baju yang ia kenakan.
"Halo miskha..." Jawab clara.
"Clara ? Apa kalian tinggal bersama ?" Tanya miskha heran sambil mengeringkan rambutnya yang masih setengah basah.
"Ahh iya aku menginap di mansion lou... Because yeahh you know.. Aku tidak bisa meninggalkan dia sendirian sebelum benar benar dia menghabiskan obatnya hehe" jawab clara hangat.
Louis hanya berdiri memandangi jendela balconnya sambil mendengar mereka berbincang. "Ahh betull.. Itu yang terbaim untuk loui. Apa aku bisa bicara dengannya ? Hanya memastikan otaknya masih gila atau sudah waras?!" Canda miskha.
Clara terkekeh, "hahaha okay.. Aku akan memberikan handphonenya pada loui.. Dia keluar dari kamar mandi terburu buru krena tahu kau yang menelfonnya" goda clara. Miskha hanya tertawa kecil.
"Yeah.. Sorry .. Clara sudah menceritakan semuanya padaku. Aku juga sudah membaca semua email dan grup. Si boss brengsek itu sangat menyebalkan!" Kata loui kesal. Loui melindungi miskha saat williem dan miskha bertengkar saat acara makan malam perusahaan. Itulah sebabnya louis berjanji pada dirinya tidak akan membiatkan miskha disakit oleh siapapun selama kekasihnya tak ada disisi miskha.
"Hemm.. Baiklah .. Kalau gitu istirahatlah , makan yang banyak kita akan terkenal mulai besok" kata miskha dengan nada kesal. "Aku tak sabar menjadi model" tambah louis. "YA!" gubris miskha kesal. "Hahahahaha" louis tertawa, clara melihat kedakatan louis dan miskha memang sangat intens hubungan keduanya. Tapi tak ada rasa cemburu sedikitpun, karena bagi clara hubungannya dengan williem lebih berarti dari siapapun.
●●●
"Apa ini ? Miskha ?" Guman seokyin.
"Siapa hyung?" Tanya junki sambil melihat iphone seokyin, highlight advers trending 1 di dunia.
"Williem" batin seokyin.
"Taehyunaahhh pacarmu seorang model sekarang ?" Tambah jimmy melihat iphone miliknya.
"Hah ? Apa maksud kalian ?" Taehyun heran matanya terbelalak melihat advers highlight diiphonenya.
"Miskha ?" Imbuhnya. "Hyung aku butuh iphoneku aku harus menghubunginya" kata taehyun pada dean yang membeku melihat foto miskha di advers highlight. "Taehyun... Sabar dulu... Pd nim pasti akan marah jika tahu kau bersikap sepeti ini" kata dean menenangkan taehyun.
Taehyun merasa sesak didadanya, semakin sulit untuk nya dan miskha bertemu jika miskha memiliki aktivitas publik dan popularity.
●●●
"Miskha... Kau memang tidak pernah berubah" williem membatin diatas bed besarnya memandang hasil kerja kerasnya. Tiba - tiba notification email berbunyi, phillip memberikan kabar besar. Kini williem sudab tahu siapa pacar miskha.
"DTS ? KIM?" katanya pelan.
●●●
Terima kasih sudah mendukung novel ini, terus baca kelanjutan ceritanya ❤️. Jangan lupa like dan komennya !
Miskha dan Taehyun
Clara dan Louis
Williem dan Anastasia
Abeth dan Miskha