
Selamat membaca ♥
●●●
Sebelumnya --
Taehyun merasa gelisah karena miskha tidak pernah menceritakan masa lalunya secara detail, dia tidak tahu apa yang sebenarnya terjadi pada mereka sebelumnya. Tapi taehyun yakin miskha sangat mencintainya saat ini.
"Bagaimana pun juga.. Kau tidak boleh terluka.." Keluh taehyun sebelum benar - benar tertidur di atas kasurnya.
●●●
#Informasi WFG
Dean membaca semuanya, sangat komplit data dari Indonesia dan new york. Dean tidak menyangka, Mantan pacar miskha memiliki penyakut mental. Walaupun tidak sepenuhnya parah , tapi sumber mengatakan teman satu angkatan miskha bercerita secara detail saat mereka kuliah. Miskha sering menerima perilaku kasar dari pria itu.
Dean sangat terkejut akan semua data williem, tapi williem bukanlah orang yang mudah. Dia pemilik dan pemimpin perusahan besar di new york, bukan orang sebarang yang bisa diajak kompromi. Tapi taehyun dan seokyin meminta data, dean tak tahu apa reaksi mereka membacanya.
Di forward semua datanya ke email pribadi taehyun dan seokyin.
"Ini cukup rumit" kata dean dengan giginya yang bergetak.
●●●
"Bukan kah itu miskha" salah satu staff menggosipkan mereka. "Dengan pemimpin perusahaan itu.. Apa dia gila" salah satu staff lain. Semua staff membicarakan miskha yang berjalan bersamaan dengan williem memasuki pintu akses dan lift.
"Apa mereka menggosipkan kita ?" Tanya williem.
Miskha hanya diam memperhatikan angka pada lift.
●●●
Saat di laboratorium miskha mendapat kabar kalau Louis izin tidak bekerja, karena dia mengalami demam. Clara yang menyampaikannya kesekretaris pimpinan.
"Aku benar - benar merasa tidak baik (juga) hari ini" gumam miskha menyelesaikan jurnal di laboratorium.
"Adriana Miskha ?" Sapa salah seorang team mereka.
"Iya." Balas miskha ramah.
"Kita harus bekerja keras hari ini.. Louis tidak akan masuk sampai 3 hari kedepan" tambah pria itu.
"Sakit apa ? Apa kau tahu ?" Tanya miskha.
"Seertinya demamnya cukup tinggi.. Clara menjelaskannya pada sekretaris cukup panik dan dia dirawat." Jelas pria itu.
"Dirawat ? Aku akan tanya clara pada saat makan siang.. Terima kasih informasinya" balas miskha.
Sebelumnya ----
Malam hari setelah rapat makan malam perusahaan Louis menginap di rumah clara, dia mengguyurkan badannya cukup lama di bathroom. Setelah makan bersama clara sebelum tidur louis mengeluh badannya terasa nyeri, clara menyuruh louis tidur dan menyelimutinya.
Esok paginya louis sudah terbujur lemas, badannya sangat dingin, namun dahinya hangat dan kaki serta tangan bergetar hebat. Wajahnya sangat pucat Clara segera memakaikan louis hoddienya dan membawanya ke mobil untuk dilarikan kerumah sakit.
Menurut penjelasan dokter louis mengalami penyakit tifus, sontak clara terkejut dan harus berada di rumah sakit kurang lebih 3 hari.
Louis masih tidak sadarkan diri, namun dia mengigau memanggil nama miskha bergantian dengan nama clara.
"Miskha... Miskha... Miskh.." Kata loui dibawah kesadarannya. "Clara... Jangan tinggalkan aku." Tambahnya.
Clara mengerti kekasihnya pernah menyukai miskha, namun dia selalu berusaha memulai hubungan baik dengan clara. Clara hanya diam dan menggenggam tangan louis.
"I'm here loui..." Kata clara berbisik di telinga louis.
Louis dirawat dengan infus di tangan kirinya, wajahnya pucat walau dokter berkta dia sudah cukup baik saat dibawa ke rumah sakit. Tapi clara masih cemas karena louis belum bisa menyadarkan diri dari tidurnya.
●●●
"Tuan.. Maaf jika aku lancang. Apakah nona Adrian Miskh adalah wanita itu ?" Tanya phillip di ruang kerja williem.
Williem yang sedang sibuk memeriksa dokumennya, menghentikan aktivitasnya dan melihat kearah phillip berdiri.
"Ya." Jawab williem lantang.
"Baik tuan maaf" tambah phillip.
"Baik tuan saya permisi" pinta phillip. Williem hanya mengangguk dan memberi kode keluar pada tangannya.
Setelh phillip benar - benar menutup pintu. Williem menghela nafasnya, memijit batang hidungnya. "Apa yang sudah ---" gumamnya.
●●●
Big huge
"Taehyunah.. Ada apa ??" Tanya jimmy melihat kegelisahan pda wajah taehyun.
"Tidak aku hanya gugup saja.. Beberapa lagi kita akan datang ke acara award.." Senyum taehyun sambil membalas jimmy.
"Ah begitu.. Jngan terlalu terbeban.. Kita kembali ke stage lagi ! Itu akan sangat seru.." Ujar jimmy menyemangati taehyun.
"Iya.. Terima kasih kau ada disini heheeh..." Tawa taehyun membalas perkataan jimmy.
"Dasar kau.. Aahhh anjing kecilku..." Balas jimmy mengacak rambut taehyun.
Di pikiran taehyun adalah pria bernama Williem itu.
●●●
Beauty International corp.
Rapat marketing.
"Saya ingin tim RnD melakukan job marketing juga.. Jadi kita akan mempromosikan produk, dan mereka lah yang akan turun langsung menjadi ambasador dari brand tersebut." Jelas williem tepat di meja rapat.
Mrs Lily cukup terkejut namun dia memahami maksud dari pemimpin 65% saham perusahaannya, lagipula sebelumnya team RnD secara langsung sudah berpengalaman menghadiri acara talk show disalah satu stasiun tv.
"Saya setuju dengan maksud market dari mr. williem. Team RnD sudah memiliki pengalaman sekali di awal tahun ketika Louis dan Miskha berhasil menghadiri acara talk show mewakilkan kami di salah satu stasiun tv.. Sepertinya ini merupakan hal yang cukup baik, team RnD memiliki daya tarik untuk mempromosikan brand karya mereka. Menurut saya kita bisa melanjutkannya sesuai persetujuan mereka." Jelas mrs. Lily. Williem memberikan senyum terbaik nya atas penjelasan dan persetujuan mrs lily.
Entah apa yang dimaksud williem dengan mendorong miskha menjadi seorang model atas karya yang dibuatnya. Tapi satu hal yanng williem tidak tahu, siapa kekasih miskha yang sesungguhnya.
"Aku menunggu moment yang tepat untuk dia menunjukkan dirinya." Batin williem.
Saat jam makan siang miskha seperti biasa memilih meja yang dekat dengan kaca gedung, sehingga dia bisa dengn leluasa melihat pemandangan sekitar industri. Kantin team khusus memang dilengkapi dengan jendela kaca yang memang didesign dengan tembok kaca agar mereka bisa melihat bagian luar industri.
"Hey miskha.." Sapa clara, "aku duduk sini ya hehee" tambahnya.
Miskha mengunyah makan siangnya lalu tersenyum mengizinkan clara duduk di depannya.
"By the way.. Cla.. Aku baru tahu dari tim kalau Louis dirawat.. Dia sakit tifus ya ?" Tanya miskha perlahan menjaga perasaan clra. Clara yang sedang mengunyah suapan ertamanya itupun langsung menanggapi pertanyaan miskha santai, "ehem.. Ya.. Dia sakit, terlalu lama di kamar mandi hemm.. Aku juga baru tahu kalau dia terinfeksi bkteri typoid.." Keluh clara.
"Apa kondisinya sudah baik ? Aku pernah tifus, dan memang butuh bed rest.." Tambah miskha.
"Dia belum sadar sepenuhnya.. Tapi tadi perawat yang menjaga louis menelfonku, katanya dia masih diberi makan lewat infus." Jelas clara nadanya lemah dan raut wajahnya gusar seolah sedang bersedih.
"Aku akan menjenguknya hari ini.. Kita pulang bersama ya ?" Pinta miskha menyentuh punggung tangan clara. Clara mengangguk dan tersenyum.
"Terima kasih ..." Imbuh clara menatap mata miskha. Miskha tersenyum.
●●●
"Hyung.. ?" Tanya taehyun pada dean di ruang kerja dean.
"Aku sudah mendapatkan informasinya, dia mantan kekasih miskha sejak kuliah. Pemilik perusahaan besar, dan sangat kaya. Entah apa yang terjadi pada mereka di masa lalu .. Tapi sepertinya miskha mendapatkan tekanan. Namun miskha mencintainya dan williem juga sangat mencintai miskha." Kata dean sambil memberikan data di ipadnya untuk taehyun baca.
Taehyun yang mendengarkan penjelas dean sempat merasa down, dan tak peracaya. Namun setelah membaca dan melihat seluruh data informasi Williem Federik George, taehyun matanya memerah seolah menahan amarah dan darah nya mengalir deras, seakan sesak jantungnya memompa terlalu cepat.
"Bagaimana pun juga Miskha milikku." Gumam taehyun.
"Tenanglah.. Dia mempunya penyakit gangguan.. Maksudku... Psikologisnya. Aku belum tahu penyebab pastinya. Tapi dia menjalani pengobatan di psikiater selama memimpin perusahaan di new york. Tapi satu hal.. Dia pemenang tender dari perusahaan tempat miskha bekerja saat ini, dan merupakan pimpinan miskha juga. Aku yakin miskha bisa mengatasi hal ini. Tugasmu hanyalah percaya padanya. Taehyunah.. " jelas dean.
"Miskha belum menceritakan masa lalunya.. Tapi yang aku tahu dia mengakhiri hubungannya karena merasakan kekecewaan atas perbuatan pria itu. Tapi jika aku dengar sebagian ceritanya, dia sepertinya mendapatkan perlakuan kasar. Awas saja kalau sampai pria itu menyakiti miskha.!" Taehyun menaikan nada bicaranya. Dean memeluk dan menepuk pundak taehyun, "tenanglah.. Kita semua selalu di pihakmu dan miskha juga sehabat kami" .
●●●
Author povv: Merry Christmas, untuk semua readers yang merayakan ya. Btw Apa kalian sudah punya rencana liburan ? Hehe . Tetap stay tune novel ini ya. Jangan lupa like nya ♥♥♥♥
Kim Taehyun