He is not my Idol. He is my Boyfriend.

He is not my Idol. He is my Boyfriend.
Lima Belas



Selamat membaca πŸ’œ.


●●●


Take terakhir..


Miskha gugup karena saat break terakhir ia mengecek iphonenya, ia membaca inbox dari bighuge entertainment.


"Apa aku harus memberi taehyun... Tapi dia pasti masih sibuk.. Lagi pula aku tidak enak jika menelfonnya sekarang" batin miskha keluh.


"Are you okay?" Tanya loui yang duduk disamping miskha. Miskha lalu mulai bicara pada loui, "loui.. Apa aku boleh meminjam mobilmu ?" Dengan berat hati miskha memohon bantuan pada luoi, padahal ia tahu betul loui pasti akan menolongnya.


"Tentu saja. Kau mau aku antar atau mau menyetir sendiri?" Tanya loui santai. "Biarkan aku menyetir sendiri. Hemm.. Tapi kau pulang naik taksi dari sini.. Aku harus kesuatu tempat setelah ini" jelas miskha perlahan. Loui paham dengan perkataan miskha ia lalu menggenggam tangan miskha, "its okay.. All be fine. Kita selesaikan talk show ini ya.. Aku izinkan kau membawa mobilku. Tapi berhati hati lah. Nanti surat - surat kendaraannya aku berikan, berjaga jaga takut kau di tilang. Hahhahah" ledek loui dengan menenangkan miskha. Miskha tersenyum, "thank you so much loui.. You're my best friend.". Loui membalas senyum miskha.


"Ayo semuanya kembali. Mari kita mulai. Take terakhir. One two three. Action". Kata director.


Merekapun melanjutkan wawancara terakhir.


●●●


"Pertanyaan terakhir, apakah pihak agensi mengizinkan kalian berpacaran dan mengeksposnya ?" Tanya dispaz antusias.


Member DTS terkejut dengan pertanyaan itu seokyin langsung mengambil microfonenya dan menjawab dengan santai, "owhh.. Tentu pihak kami tidak pernah melarang kami seperti berkomunikasi dengn keluarga, teman atau kerabat lainnya. Ap lagi pacaran.. Mungkin sejauh ini baru taehyun saja yang mengalami hal ini. Namun aku pribadi belum menemukannya hhahhhhha tenanglah amy , kami tidak akan menutupi dari kalian. Ini kan suatu kabar bahagia.. Lagi pula kami tidak membuat skandal dan bersikap wajar. Jadi pihak kami selalu mendukung kami." Seokyin tersenyum.


Namhyun menanggapi, "yaa aku juga secara pribadi setuju .. Dan membenarkan perkataan jin hyung. Jadi kami mohon tetaplah mendukung kami apapun itu. Karena tidak akan merubah apapun kami tetap semangat, menari bahkan membuat lagu."


Yorri dan jey menggangguk seraya setuju. Jimmy pun dan junki menepuk tangan kecil.


"Tenanglah amy.. Kalian tetaplah terbesar dan paling berarti dalam hidup kami." Tutup jimmy dengan senyum manisnya.


Semua wartawan bertepuk tangan seraya puas akan semua jawaban member. Lalu taehyun memberikan statement terakhirnya, "aku berterima kasih pada dispaz karena sudah membantuku mengeksposnya hal itu.. Maaf jika kejujuranku mungkin menyakiti kalian tapi pacarku pernah berkata padaku... Bahwa dia bukanlah satu satunya, bahkan pacarku berkata jika aku harus tetap menjaga amy dan mencintai amy lebih banyak dari dirinya.. Dan mendukungku menjadi diriku sendiri jadi jangan khawatir aku tak akan merubah diriku.. Sarangheyoo.." Senyum taehyun.


Semua member menepuk tangan dan semua wartawanpun tersenyum seraya bangga. Pres konfrespun ditutup secara resmi.


Manager park menunggu konfirmasi kedatangan miskha karena bang pdnim akan menunggunya malam ini. Ia harus segera datang ke kantor bighuge.


●●●


Amy berkomentar di semua media sosialnya


"Aku bangga...."


"Taehyunaaahh srangheyooo"


"Lagipula wanitanya sepertinya sangat mendukungnya maka dari itu amy juga harus mendukung taehyun juga.."


"Aku tidak akan berkomentar jahat lagi mulai hari ini .. Mianne taehyunaaah"


"Mungkin sudah waktunya kita harus berbagi hahahahh lol"


"We purple you taehyunaahh"


●●●


"Ohh.. Pertanyaan terakhir ini requesan dari penonton, apakah kalian sudah punya pacar? Hahahah" kata host dengan tawa candanya, dan para penonton serta crew mengikuti suasana candanya.


Lalu miskha mengeluarkan blushingnya di daerah kedua pipinya. Loui tertawa dan menjawabnya, "hahahh oh god.. No seriously, I'm still single. Aku masih sendiri saja.. Tapi terkadang aku kesepian juga, apa kebetulan disini ada yang ingin menjadi pacarku ? Hhhahha". Semua penonton histeris, pasalnya loui warga asing yang sangat tampan, bahkan semua penonton wanita tersipu malu malu sambil tertawa.


"Kalau miskha bagaimana?" Tanya host kembali. Miskha tersenyum dan menjawabnya hati hati, "ohh hehe.. Aku sudah punya pacar, boyfriend.. Yeah..". Semua penonton pria menunjukan ekspresi sedih dengan tawa kecil. Lalu hostpun berkata, "ah sayang sekali.. Hahahaha wah". Miskha bersyukur hostnya tidak menanyakan keberadaan pacarnya itu.


Miskha pikirannya masih terbawa dengan inbox mailnya itu.


Setelah acara selesai miskha segera mengambil tasnya, lalu meminta loui untuk segera pulang.


"Terima kasih untuk kerjasama nya" sapa semua crew. Miskha menunduk dan mengucapkan terimakasih kembali.


"Ini kunci mobilnya, dan di pouch ini ada surat kendaraan, aku ingin kau tunjukan lisensimu. Aku khawatir kau tak membawanya." Kata loui sambil memberikan kuncil mobilnya.


"Aku bawa" jawab miskha sambil membuka pouch cardnya.


Loui memluk miskha pasalnya ia adalah sahabatnya , hanya sebuah pelukan hangat. "Miskha berhati hati lah, jaga dirimu. Jangan lupa untuk mengabariku juga. Aku ini sahabatmu." Kata loui dengan nada lembut.


Miskha menerima pelukan hangat loui dan melihat kearah wajahnya dengan mendongakkan kepalanya, "sure.., lou... Thank you " kata miskha.


Loui tersenyum, dia membantu miskha masuk ke mobilnya dan memasangkan sit beltnya. Miskha meluajukan mobil loui, loui mrlambaikan tangannya.


"Miskha.. Kau. ...." Keluh loui pada dirinya sendiri.


Miskha memasang kekuatan penuh, dia sesekali melihat gmaps sebagai petunjuk arah ke gedung bighugr entertainment.


"Taehyun maafkan aku.. Aku tidak memberi tahumu. Aku fikir aku bisa membuatmu bangga hari ini ternyata aku salah. " kata miskha sambil mengemudi.


Miskha cemas, jantungnya berdegup serta pikirannya tak tentu arah. Membayangkan wajah produser DTS itu, bahkan ia tak tahu apa maksud pertemuan ini. Tapi disisi lain miskha ingat dengan video yang ia lihat dari iphone clara. Namun ia tak ada eaktu untuk mencari tahunya, lagipula pada saat itu ia sangat sibuk dengan persiapan talk shownya ia sesekali menepuk dahinya menghakimi dirinya, "ah aku bodoh sekali. Pasti mereka sudah mengetahuinya kenapa aku tidak menelfon taehyun. Aku bodoh." Miskha memukul stir kemudinya.


Nyiiiirrrtttt ---


Ia sampai didepan gedung big huge dan memarkir mobilnya. Ia hanya membawa iphone dan kunci mobil loui. Sungguh kaki nya sangat sakit karena saat memasuki gedung ia hampit saja mematahkan kakinya, ia tak sengaja mempercepatlangkahnya dan tak sadar tangga kecil di depan lobby sehingga kakinya tergelincir.


Miskha menahan sakit dikakinya lalu memberi salam pada satpam dan memasuki lobby, ia berjalan menuji resepsionis.


"Maaf permisi... Aku ada janji dengan Mr. Dean.. Sebenarnya aku harus menemui produser Mr. Bang Pdnim." Kata miskha gugup, namun dia mengatur nafasnya.


Wanita resepsionis itu pun tidak langsung percaya dengan miskha, di tanyanya identitas card miskha, miskha lupa membawa dompetnya yang ia tinggal di mobil. "Ah shit.. I'm so sorry.. Dompetku di mobil. But aku punya ini email dari big huge.. Tunggu sebentar." Miskha sangat gugup ia mencampurkan bahasa inggris kedalam bahasa hanggul, dan segera membuka inbox dari iphonenya dan menunjukannya pada resepsionis.


Resepsionispun sempat terkejut namun, ia tetap profesional dan menyuruh miskha menunggu.


"Sore tuan dean. Ada tamu di ruang tunggu utama. Wanita bernama Adriana Miskha. Ia tidak membawa identitasnya, katanya ia sudah ada janji dengan pdnim." Kata wanita itu menelfon ruangan dean.


"Aku kebawah segera. Surub wanita itu menunggu." Kata dean cepat dan menutup telfonnya.


"Nona miskha," panggil resepsionis itu. Miskha yang terlihat berantakan rambutnya terurai hanya tersisa jepit rambut dan kepangannya namun ia masih cantik dan anggun.


"Iya.. " jawab miskha berjalan kearah resepsionis itu. "Tuan dean segera turun, mohon anda menunggy sebentar" kata resepsionis itu dengan senyum .


Miskha mengangguk, "khansamnida." Ucap nya.


Dean menjemput miskha yang sudah menunggu di lobby utama, "nona miskha" panggilnya. Miskha mengarahkan kepala ke arah suara. Dean tersenyum, "mari aku antar" miskha mengikuti langkah dean kearah lift menuju lantai yang entah miskha juga tak peduli.


DTS masih berada di kantor setelah hadir dari pers konfres, karena bang pdnim menyuruhnya.


"Hyung.. Aku khawatir bang pdnim tidak setuju dengan statement kita tadi.." Cemas junki.


"Tidak kita harus berfikir jernih.. Tenanglah" kata jimmy merangkul junki.


"Ya benar kita tetap harus tenang" tambah yorri.


"Aku lelah sekali.." Pungkas seokyin.


Miskha berjalan melewati DTS, dilibtnya mereka di sofa duduk seraya menunggu.


"Oh.." Miskha menghentikan langkahnya.


"Honey ?" Kata taehyun.


Taehyun segera bangun dari sofa berjalan cepat dan memeluk miskha. Miskha diam membeku dan menerima pelukan hangat taehyun, tangan taehyun melingkar dipinggang wanitanya. Menjatuhkan kepalanya di pundak miskha, membungkuk dan berbisik "aku merindukanmu.." Kata taehyun lemas. Miskha memejamkan matanya dan memeluk taehyun dengan satu tangan mengelus pundaknya. "Maaf aku tak memberi kau kabar." Kata miskha lembut.


Miskha melepasman pelukan taehyun, "kau tahu aku harus menemui produsermu.. Apa aku akan di rekrut menjadi stylist mu ?" Candanya. Dean yang mendengarnya tersenyum dan sedikit tertawa. Miskha tersenyum , taehyun lalu tertawa kecil dan membalas lelucon miskha "baiklah.. Hwaiting! .. Kau harus baik baik di depan ceo supaya kau diterima." Miskha tersenyum tertawa menunjukan gigil kelinci depannya. Member tersenyum melihat tingkah mereka, dengan sedikit menjaga image mereka juga karena taehyun belum mengenalkan pacarnya itu secara pribadi.


Miskha membungkuk kearah member DTS, "maaf.. Aku permisi dulu." Ia lalu meninggalkan taehyun melepaskan genggaman tangn taehyun dan berjalan mengikuti dean menuju ruang bang pdnim .


●●●


Tok tok tok


"Masuk." Kata bang pdnim datar.


...


"Adriana miskha."


"Anyeinghaseo.. Excuse me.. I'm sorry , I was late to introduced myself. I'm Adriana Miskha." Kata miskha gugup. Jika guguo miskha berbicara dengan bahasa inggris.


"Hello.. Sit down there please" kata pdnim ramah.


"Staff dean dan manager park tetap disini." Pdnim meminta.


Merekapun duduk di sofa ruang kerja ceo big huge itu, produser DTS itu mulai bicara serius.


"Jadi apa kau sudah melihat pers konfres taehyun dan member hari ini? " Tanya pdnim.


Miskha bingung, lalu ia menggenggam tangannya karena sangat cemas. "Aku tidak melihatnya.. Sebenarnya hari ini aku menghadiri broadcast talk show disalah satu stasion tv karena industri kami launching produk ciptaanku." Kata miskha perlaha dengn suara khasnya yang lembut.


Dean lalu menjelaskan, "tuan, nona miskha baru saja selesai talk show livenya. Perusahan internasional itu mengisi acara di talk show skin healt channel sbc tuan".


"Oh.. Baiklah aku akan menunjukkannya." Kata pdnim


Lalu diputarnya video durasi 30 menit itu. Mereka pun melihat nya kembali dan bersama sama menunjukkannya pada miskha. Dean paham dengan raut wajah bubgung dan cemas miskha ia pun menangkannya, "tak apa.. Tenang lah" katanya. Manager park pun menenagkan miskha juga, "iya tak apa.. Lihat lah dan tenanglah.." Katanya.


Miskha mengangguk dan melihat infokus dan sesekali melihat ke arah pdnim yang beraut wajah santai itu.


Miskha bangga dengan jawaban taehyun, ia pun terharu dan membendung air matanya menahannya agar tidak jatuh. Sungguh ia mencintai taehyun dan sadar akan posisinya.


"Aku sungguh bangga padanya, mereka semua. Kau adalah pertama kali bagi kami. Entah berita seperti apa lagi yang akan beredar. Tapi aku hanya ingin memberi tahumu.. Jika nama baikmu dan taehyun serta dts adalah prioritas kami. Jadi kami mohon kau untuk menjaga nama baik kami. Apa kau mengerti maksud ku?" Jelas pd nim.


Mata nya sudah tak tahan ingin menangis lalu ia mulai bicara dengan suara lembut dan bergetar, "aku sungguh menganggapnya sebagai KIM , saat kami berkenalan 5 atau 6 bulan yang lalu. Aku hanya mengenalnya sebagai KIM, walaupun kami sudah menjalin hubungn hampir 3 bulan aku masih menganggapnya KIM... Tuan, apakah tuan tahu .. Aku sangat takut saat mengetahui yang sebenarnya.. Aku takut akan menyakiti taehyun, aku takut informasi pribadiku akan terungkap, aku sangat takut. Namun taehyun menggenggam tanganku dan mengatakan semuanya akan baik baik saja." Miskha mulai menangis.


"Aku bukanlah artis, idol atau anak konglomerat. Almarhum ayah dan ibuku memiliki usaha di inggris dan indonesia. Mungkin anda sudah mengetahui semua informasi pribadiku, aku tak heran anda dengan mudah mengirimiku email. Aku sungguh tak marah.. Aku hanya wanita biasa, background pendidikan lah yang aku punya. Aku tidak berniat memanfaatkan apa lagi menyakiti taehyun. Aku jatuh cinta padanya jauh sebelum aku bertemu dirinya. Walau hanya sekedar mengobrol jarak jauh di media sosial aku merasakan kebahagiannya. Aku hanya lah sebagian kecil dari kebahagiaannya. Jadi... Apakah kau akan menyuruh kami untuk berpisah ?" Miskha menangis namun suaranya masih jelas dan lembut.


Pdnim tersenyum, "aku menyetujui hubungan kalian.. Jadi kenapa kau bertanya hal yang tidak mungkin ? Hahaha aku hanya ingin mengenlmu secara pribadi." Bicaranya dengan santai. Manager kang dan dean tersenyum.


"Jadi .. Tuan mengizinkan kami ?" Tanya miskha. "Of course.. I proud if you adriana miskha. I learned much things from you.. Your life. Aku mencari informasimu . Kau wanita hebat. Taehyun beruntung menemukan mu diantara banyak wanita." Kata pd nim bangga.


Miskha menghapus air matanya dan tersenyum, "anda terlalu memuji.".


Lalu mereka beranjak dari tempat duduknya, dan berbincang santai.


Miskha sudah tenang dari ke khawatirannya.


●●●


"Mereka lama sekali..." Cemas taehyun.


"Tunggulah sebentar lagi.." Kata namhyun.


"Aku hampir mengantuk" kata yorri.


Jey tertawa, "yah hyunggg kau masih memikirkan kasurmu disaat seperti ini."


"Ahh hyouunngg... " gerutu junki.


●●●


Miskha dan Bang pdnim berjalan bersama diikutin dean dan manager kang di belakang.


Terlihat raut wajah santai dan ramah pada mereka.


Taehyun tersenyum seraya bangga pada keberanian miskha.


"Ahh kalian masih disini. Aku akan kembali ke mansion jadi jngan pulang larut." Kata bang pdnim . Lalu mereka membungkuk dan memberi salam. Manager kang mengantar pdnim pergi.


"Kau ?" Kata taehyun bingung.


"Aku menyetir mobil loui hehehe" kata miskha polos dnegan menunjukkan kunci mobil yang ia genggam. Dean terkekeh melihat tingkah lucu miskha.


"Aku menyetirnya dengan kecepatan 120, aku hampir menyentuh 180 km perjam." Kata miskha bangga.


Member tertawa dan terkejut dengn oernyataan miskha, "ohhh aku saja tak pernah menyentyh 120" kata jey.


Miskha tersenyum, "hallo.. I am Adriana Miskha" sapanya.


"Hyung.. Maaf aku belum mengenalkan pacarku secara pribadi.." Kata taehyun.


"Kenalkan cepaaaatt!!! Yah ! AKU NGANTUK!" Teriak yorri.


Semu member tertawa, "heheheh" miskha terkekeh imut.


Seokyin membatin "kiyowo (lucunya)".


Lalu mereka saling berkenalan.


Miskha jauh di dalam hatinya merasa tak pantas untuk menunjukan dirinya hari ini, ia sungguh berantakan.


"Maaf aku terlihat berantakan.." Kata miskha lembut dengan wajahnya yang lugu.


Namhyun tertawa, "ya kau ! Bagaimana bisa kau tidak datang kemari tanpa mebersihkan dirimu terlebih dahulu. Taehyun kau harus memperbaiki pacarmu itu" ledek leader dts itu. Miskha tertawa kecil.


Semua member pun tertawa dna bicara santai seolah miskha adalah teman lama mereka.


"Maafkan aku" kata miskha.


Mereka pun memesan makan dan makan dan makan bersama.


●●●


Loui berada di balkon apartemennya, dan melihat kota serta menghirup udara malam.


"Miskha.. Kau tak apa ?" Keluh loui smbil memandangi jalan kota.


●●●


Author povv : terima kasih sudah membaca novel ini. Jangan lupa tinggalkan jejak kalian ya, trkan tomboh like πŸ‘ dan klik ❀️ .