
Selamat membaca ♥
●●●
Louis tahu miskha tidak membawa jaket jadi dia tutupi bahu miskha dengan jasnya, karena dress miskha cukup mengekspos bahunya.
"Loui? " keluh miskha menerima perlakuan loui. "Its okay. Aku antar kau pulang ke apartement, setelah itu aku harus ke apartemen clara .. Aku sudah janji dengannya. " kata loui santai sambil memberikan senyum hangatnya.
"Ah aku merepotkan. Biarkan aku naik taksi saja. Kau kan harus menemui clara." Kata miskha sedikit khwatir.
"No.. No.. Kamu harus aku antar." Tegas loui.
●●●
"Heyoung! Cepat ! Palli palli!" Teriak junki dari dalam mobil dengan kaca mobil alphard perusahaan itu terbuka setengah.
Seokyin dan dean hyung berlari kecil, terburu - buru karena khawatir dispaz atau paparazi mempotret mereka. Body guard dari big huge entertainment pun sigap menjaga mereka.
Kebetulan kah ? Mobil louis berhenti di depan mobil DTS itu, saat miskha hendak memasuki mobil, louis membukakan pintunya dengan menjaga dan memastikan kepala miskha tidk terbentur.
"Masuk lah" senyum louis.
Miskha mendengar teriakkan junki dan menoleh ke arah sumber suara, taehyun melihat ke arah depan mobil dan menyadari kehadiran miskha.
Mata miskha sedikit bengkak, walaupun tidak terlihat jelas tapi taehyun tahu itu kekasihnya. Karena mereka sudah membuat janji sebelumnya. Taehyun pun menyuruh supir untuk memberikan klakson.
Lantas louis terkejut dan melihat kearah mobil itu, miskha tersenyum mengetahui jika itu memang benar perusahan big huge dan dia benar melihat bang pdnim saat presentasi, serta miskha yakin klakson itu adalah tanda dari taehyun .
"Ahjussi !!! Tolong bunyikan klakson!" Teriak taehyun.
Ahjussi supir pun membunyikannya. Dan saat miskha menoleh ke arah mobil taehyun tersenyum.
"Ada apa tae ?" Tanya jimmy
"Ho oh ?? Apa apa ?" Kata yorri.
"Disana miskha" kata taehyun menunjuk dengan senyumnya.
"Kau mau menemuinya ?" Tanya dean.
"Apakah bisa ?" Tanya taehyun.
"Aku izinkan" angguk dean. Seokyin menepuk bahu taehyun "kesana lah.. Cepat temui dia" .
Taehyun lari saat mobil loui sudah hampir berjalan.
"Hey hey.. Lihat pria itu? Apa dia mengejar kita?" Tanya loui melihat spion.
"Itu pacarku. Apa dia sudah gi----" kalimat miskha terputus.
Louis hanya diam membeku tak mengerti apa perkataan miskha.
*tok tok*
Taehyun mengetuk kaca mobil louis.
"Hey... Apa yang kau lakukan?" Tanya miskha membuka pintu mobil loui.
Taehyun langsung memeluk tubuh miskha. Dan mencium pipinya, "aku tahu ini kamu.. Ini pasti kamu" katanya di telinga miskha.
Loui hanya melihat miskha dan pria yang dia ketahui namanya Kim itu berpelukkan, bibirnya terasa kaku. Louis tahu dia sempat menyukai miskha, bahkan hampir saja jatuh cinta padanya. Tapi louis pun mencoba bersikap tenang dan menahan canggung, membiarkan mereka melakukan apapun.
"Kau kenapa melakukan hal ini ? Cepat kembali ke mobil.. Nanti pasti kita ketahuan dispaz lagi.." Keluh miskha berbisik sambil melirik sekitar.
Saat itu sangat sepi hanya ada beberapa satpam saja dan mobil DTS dan louis yang terparkir di depan pintu utama.
"Aku besok akan menemui" kata taehyun sedikit canggung. Miskha hanya tersenyum dan mengangguk. Di sentuhnya dagu miskha, tanpa bisa menahan rasa rindunya taehyun pun mencium miskha perlahan. Miskha hanya diam membeku menerima perlakuan kekasihnya itu.
"Excuse me..ehem" kata louis tiba - tiba. Mereka berduapun menghentikannya. "Hai ! Aku louis ! Sahabat miskha .. Apa kau Kim pacar miskha ?" Louis keluar dari pintu mobil sisi yang lain dan menunjukkan telapak tangannya pada taehyun.
Taehyun hanya diam lalu dia melihat mata miskha dan membalas sapaan louis, "hai louis .. Aku Kim Taehyun .. Kekasih miskha. Aku minta tolong antarkan pacarku ke apartemennya ya.. Aku tidak bisa mengantarkannya.." Jawab taehyun ramah sambil menggoda miskha dengan senyumnya.
"Ya! Kau!" Kata miskha menggubrisnya. "SIP ! Gwaenchana !" Kata louis mengedipkan satu matanya.
Taehyun yakin louis memang sahabat baik miskha. Miskha sering menceritakan hal - hal yang louis lakukan. Seperti pertanyaanya mengenai asal muasal Nutella dan hal konyol lainnya. Taehyun pun memeluk miskha sebentar dan mencium keningnya, lalu kembali ke alphard untuk segera kembali ke dorm.
Louis tanpa bertanya langsung mengerti dan mulai bicara, "Sepertinya aku familiar dengan dia" ledek louis.
Miskha tersenyum atas perkataan louis dan seketika mereka diam tapi sambil melirik untuk menggoda satu sama lain. Walaupun miskha belum mengatakan hal sebenarnya, tapi loui mengerti.
●●●
Flash back
Malta
"Louis .. Van Louis Arthur adalah sahabatku.. Dia satu - satunya sahabatku di seoul. Dia lah orang yang paling aku percaya. Dia pun sama sangat mempercayai aku. Jadi sayang.. Jika kau suatu saat melihatku dengannya tak sengaja.. Kau harus percaya kata kataku." Kata miskha sambil memandangi laut.
Taehyun meraih tangan miskha, digenggamnya telapak tangan miskha, "Iya aku percaya. Dan kau juga harus berjanji harus mempercayai aku. Walaupun aku semakin sibuk dan sulit terlihat. Aku pasti akan menemuimu" kata taehyun memandangi lautan. Miskha menoleh kearah taehyun dan mengangguk kecil, "I trust you" taehyun pun membalasnya dengan menoleh ke arah miskha, "I trust you too!". Dirangkulnya bahu miskha, merekapun menikmati melodi ombak dan suara angin dari laut.
●●●
Mansion williem
Dengan kesal williem memasuki mansionnya sangat cepat dan mendobrak pintu kmarnya kencang. Semua staff dan body guardpun terkejut menyaksikan amarah bossnya itu. Anastasia yang sedari tadi di bentak oleh williem hanya bisa diam dan mencoba untuk menenangkan dirinya.
"Aku takut.. " keluh ana pada salah satu staff williem.
"Tenang nona ana.. Semuanya akan kembali baik. Tuan williem memang seperti itu..." Staff menenangkan. Phillip paham akan perubahan emosional pada williem, dia yakin pasti bossnya itu belum minum obatnya sejak sore hari dengan berani phillip menyusul bossnya itu dan mengetuk pintu kamarnya perlahan.
*tokk tokk tokk*
"SIAPA?" tanya williem dari dalam dengan dasi dan kemeja yang sudah sangat berantakan karena dilepas paksa oleh tangannya.
"Ini saya tuan... Phillip" tambah phillip perlahan.
"Whats wrong phillip?" Tanya williem dari dalam sangat penasaran.
"Tuan saya hanya ingin mengingatkan.. Jangan lupa untuk meminum obat anda" kata phillip oercaya diri.
"Oke!" Jawab williem singkat.
"Baik tuan saya permisi" kata phillip sambil kembali ke bawah bersama staff lain.
"Miskha harus kembali padaku!" Gerutu williem sebelum meminum obat pribadinya.
●●●
"Ah sial. Aku tidak bisa mendapatkan fotonya" keluh wartawan dispaz, kamera yang ia bawa kehabisan batre.
●●●
Clara menunggu louis di partementnya, mengecek isi kulkasnya sesekali. "Ini semua sudah terisi dengan baik." Katanya sambil kembali menutup kulkas.
Clara sering belanja pajamas untuk louis, karena louis terkadang sering menginap di apartemennya. Dibelikannya pajamas beraneka ragam untuk louis, sambil membayangkan louis mengenakannya "kau harus pakai yang ini hehe" tambahnya.
●●●
Selama mengantar miskha louis hanya diam fokus pada kemudinya, "Loui..." Sapa miskha memulai pembicaran sambil sesekali melihat jendela dan meliriknya. "Yea.." Jawab louis santai.
"Do you know him?" Tanya miskha, maksud dari pembicaraan miskha adalah Taehyun kekasihnya.
"Who's?" Tanya louis menekannya. "I mean.. my boy friend" jawab miskha sedikit gugup.
"He is DTS member, his name is Kim Taehyun. I knew him not at all actually.. But I knew him from Clara. She talked about him everytime." Kata louis sedikit bergurau.
Tapi miskha semakin merasa tercekit, merasa sesak padanya. Louis yang mengetahui perubahan wajah dan sikap miskha langsung menjelaskan perkataannya, "your boy friend is Kim .. KIM TAEHYUN. Aku tahu. Itu pasti menjadi hal yang sulit untuk kalian. Trust me miskha.. Aku sahabatmu" jelas louis lembut.
"Promise me ? Pada pacarmu sekalipun. Kau tidak boleh membicarakan atau sampai cerita pada siapapun." Tegas miskha suaranya masih lembut dan sedikit menekan menatap louis yang sedang mengemudi dengan satu tangan, sikunya menempel pada pintu mobil.
"I do miskha. Percaya padaku." Jawab louis tegas melirik miskha. "How about williem ? Bagaimana kau pernah menjalin hubungan dengannya ?" Tambah louis menyelidik.
"Its complicated lou.. He was old story. " jawab miskha lemah.
"Apa dia sering menyakitimu ? Maksudku.. Seriously.. I'm curious right now. He is really bad" Tanya Louis serious.
"Aku ga mau membicarakan hal itu. Sepertinya aku lebih memikirkan masa mendatang. Aku tidak mau mengingat hal buruk itu. Dia pria baik , Dan aku mengakui itu. " jawab miskha dengan tatapan mata yang kosong seakan merasa perih jika mengingatnya.
"He is danger miskha.. Kau harus menjauhinya" pungkas louis tegas.
"Aku tahu...." Jawab miskha lemah. "Lagi pula... Dia sudah menikah.. Aku sungguh tak tahu tujuannya kesini. Apalagi kebetulan memenangkan tendernya. Aku sungguh tak mengerti rencana tuhan" jelas miskha, nada suaranya pelan menahan luka lama yang williem berikan.
"Dont cry please... I understand miskha.. Hey wait ! Apa kata mu ? He got married? No miskha.. He is single. Don't you remember? " pungkas louis tiba - tiba.
Miskha sontak terkejut, "apa ?" Tanya miskha bingung. Louis juga memasang wajah bingung karena miskha mantan kekasihnya williem tidak mengetahui hal itu. "Apa kau lupa ? Gosip itu sudah menyebar ke seluruh divisi, bahkan banyak yang menyukai boss asal new york itu.. Mrs lily yang mengatakannya." Jelas louis. Mrs lily pernah membuat pernyataan seperti itu, pada saat miskha di malta saat mengumumkan kerja sama nya bersama perusahaan asal new york, bahkan membicarakan mengenai status williem.
"Dia ke amerika untuk menikah dan memimpin perusahan orang tuanya. Aku akan tanyakan sahabatku abeth, jika abeth membohongiku juga..... Aku akan kecewa." Keluh miskha. Dalam batin miskha berkata, "williem apa yang kau inginkan?!" .
"Maaf miskha.." Jawab louis merasa tak enak dengan reaksi miskha.
Miskha diam setelah pembicaraannya dengn louis, sampai di depan apartemen miskha.
"Thanks lou.." Kata miskha sambil buru - buru keluar. Louis dengan sigap membuka pintu mobilnya dan berteriak, "MISKHA!"
Miskha hampir mengeluarkan air matanya tapi dia menahannya dan menghentikan langkah kakinya, "Whe ? " tanya miskha dengan bahasa korea. "Gwaenchana." Kata louis dengan wajah cemas.
Miskha hanya mengangguk dan tersenyum lalu berbalik.
#Henry - It's you . 'Sound track di part ini'
Miskha menghembuskan nafasnyanya dalam sebelum kembali melangkah dan meneteskan airmatanya tanpa loui ketahui.
Loui hanya memandang badan miskha yang sudah berbalik berkata pada dirinya, "Louis.. Kau harus menjaganya. Walaupun dia hanya sahabatmu". Louis kembali mengendarai mobilnya menuju apartemen clara.
●●●
Dorm
Taehyun memandang layar iphonenya, dipandanginya foto - foto miskha. "Aku membelikan kau beberapa barang saat di paris. Besok aku akan menemuimu. Aku janji" katanya perlahan sambil mengamati foto - foto miskha.
Taehyun ingat aroma tubuh miskha, parfumnya yang sangat feminim. Bahkan miskha selalu mengguanakan hand cream untuk sekedar meninggalkan kesan saat berpegangan tangan. Miskha selalu bertanya pada taehyun mengenai style dan warna rambutnya. Taehyun tersenyum mengingat semua hal yang ia lakukan dengan miskha.
"Saranghe.. " gumamnya sebelum dengan sigap mematikan lampu table, dan bersiap untuk tidur.
●●●
Apartemen miskha.
Miskha merendam seluruh tubuhnya pada bath tube dan sesekali menenggelamkan kepalanya. Dia mengingat semua kejadian buruk yang pernah williem lakukan.
"Williem.. Aku mencintaimu.. Tapi aku harus kehilanganmu.. Karena aku harus keluar dari rasa sakit ini... Aku harus mencintai taehyun. Aku tak ingin kehilangannya. Aku mencintainya. Williem maafkan aku" keluh miskha pada dirinya yang masih merendam, menyenderkan bahunya di bath tube dan menangis.
Soud track di part ini BTS - The truth untold.
●●●
Flash back
Williem dengan nekat memukul teman miskha, Jody. Jody teman sekelas miskha satu kelompok miskha saat kuliah, Jody sempat mengantarkan miskha pulang karena sudah larut malam belajar bersama mahasiswa lainnya di cafe. Tapi williem salah mengira, dan memukul Jody tepat didepan miskha. Miskha pun berteriak dan meminta williem menghentikannya, menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi. Sampai williem terbengong sudah salah paham, lalu meminta maaf. Tapi setelah jody pergi, miskha sangat marah atas perlakuan williem itu. Sampai saat itu miskha tahu sifat asli williem yang-- Posesif terhadapnya.
"AKU MELAKUKANNYA. KARENA AKU MENCINTAIMU. ADRIANA MISKHA." Teriak williem tepat di wajah miskha. Miskha hanya diam, tubuhnya kaku matanya menangis tak berhenti karena takut akan perlakuan williem padanya.
Di telinga miskha seakan ada yang berbisik, Dia hanya posesif. "Aku tahu itu.." Keluh miskha dalam hatinya. "Aku juga mencintaimu" kata miskha pada williem dengan tangisnya. Williem menempelkan dahinya, meminta maaf atas perlakuannya lalu memeluk miskha.
●●●
Author povv : Halo readers , untuk episode kali ini maaf bagian taehyun hanya sedikit. ❤️ Terima kasih sudah membaca, dan jangan lupa Likenya. Kim Taehyun akan hadir di banyak part pada waktu yang tepat. Jadi tetap stay tune ya ❣️ .
Adriana Miskha, Louis, Kim taehyun.