He is not my Idol. He is my Boyfriend.

He is not my Idol. He is my Boyfriend.
Sepuluh



Big Huge Entertainment



Taehyun menceritakan hal yang terjadi dengan Miskha pada Jimmy di ruang istirahat, beberapa member masih sibuk latihan vokal dan yang lain sibuk memainkan Iphone masing -masing. Jimmy paham dan mengerti keadaan sahabatnya itu, iya sesekali mengelus bahu Taehyun mengisyaratkan padanya jika ia sangt simpati. Dan sesekali menatap Taehyun sedu memahami sahabatnya itu.



"Aku sungguh tak tahu harus bagaimana.. Yang jelas aku ingin mengajak miskha liburan ke Resort pulau di daerah malta trmpat kita dulu broadcasting. Tapi aku tak yakin Manager akan mengizinkannya." Keluh Taehyun memelas. Jimmy memberikan support dan merangkul sahabatnya itu, "Jangan khawatir. Aku yakin manager tidak akan mempersulit hubunganmu dengan Miskha. Dia pasti akan membantumu. Dan Produser PDnim suatu saat pasti akan tahu jadi jalani saja yang ada dihadapanmu apapun itu kami ada di pihakmu.". Taehyun mengngguk, "aku masih butuh waktu untuk memberitahu hyung namhyun.. Aku khawatir dia akan kaget sama seperti manager."



"Namhyun pasti akan mendukungmu. Jangan khawatir." Hibur Jimmy sambil mengajak Taehyun latihan.



●●●



"Miskha , kau bawa jaket tebal dan payung? Sepertinya akan turun hujan salju." Tanya Loui. "Ya aku bawa jaket.. Oh payung aku rasa aku meninggalkannya di apartemen. Aku akan beli di persimpangan jalan, minimart." Kata miskha datar. "Aku baru saja di berikan inventaris kantor, mobil. Apa kau mau ikut dengan ku? Apartemen kita searah bukan? " ajak Loui. Miskha diam lalu ia melihat kearah kaca gedung tempat mereka bekerja, "tidak usah Loui.. Jakarta tidak ada salju.. Apa akn sedingin kutub utara? Hemm aku tak ingin lihat suhunya. Aku hanya ingin menikmati dinginnya. " "jadi kau tetap akan berjalan kki tanpa payung? " Tanya Loui hampir mengeluarkan bola matanya. "Hahahahaha iya seriously.. It's okay Lou.. Aku mau nikmatin aja." Kata miskha dengan tawa kecil. "Ahh.. Jakarta. Baiklah. Telfon aku jika terjadi apa apa." Tegas Loui sambil mencubit pipi Miskha.



Miskha masih memandangin kaca besar gedung kantornya itu, ia lalu melihat iphonenya. Taehyun mengirimkan foto makanan, menyuruhnya untuk segera makan dan mengirimkan foto selfi nya yang lucu dan tampan. "Ah.. Kekasihku sangat tampan." Gumam miskha sambil tertawa kecil.



Lalu ia mulai mengambil tas dan mengenakan jaketnya, bergegas untuk pulang.



"Terimakasih ms. Berhati hati lah, sampai jumpa besok" sapa staff resepsionist dan beberapa satpam, miskha hanya memberikan senyumandan mata yang berbinar.



"Uwahh.. Ternyata Loui benar. Saljunya cukup turun dengan lebat. Heufh.. Baiklah jaket ku lumayan." Gumam miskha saat berjalan kearah gerbang utama meninggalkan lobby sambil mengantongkn kedua tangannya pada jaket lengan panjang dengan panjang selutut. Miskha baru ingat kalau dia tidak menggunakan sepatu pantofel tertutup. Ia sesekali melihat kearah kakinya yang hampir beku.



"Ya tuhan ini dingin sekali." Katanya.



Saat ingin menyebrangi jalan, miskha melihat anak remaja mungkin remaja setra SMP berjalan tanpa payung dan kedinginan. Lalu miskha menegur nya.



"Hai.. Aku Miskha, bekerja di gedung itu. Kau tidak bawa payung?" Tanya miskha. Remaja itu tersenyum matanya yang simpit sangat lucu miskha merasakan kehangatan dwajhnya melihat remaja itu. "Ohh kaka, namaku Ran.. Aku baru pulang sekolah tidak tahu kn turun salju. Aku ingin ke halte itu, wuaahh aku salah tidak mendengarkan ibu mengenakan jaket yang lebih tebal." Kata remaja itu. Miskha mengecek semua kntung di jaketnya. Lalu ia melepas jaketnya, syukurlah lengan baju miskha panjang jadi ia masih bisa bertahan dari kebekuan ini.



"Kau pakailah jaket kaka" kata miskha lembut. "Ah ? Tidak usah aku hnya akan menyebrang dan naik bus lalu tak memerlukan jaket ini ka" kata remaja itu bingung. Miskha langsung memakaikannya jaket dan merapihkan kancingnya, menatuh kedua tangan remaja itu masuk kedalam kantong jaketnya. "Lebih baik?" Tanya miskha. "Oh.. Terima kasih kak.." Kata remaja itu heran. "Iya dengn senang hati. Menyebranglah. Ayo.." Ajak miskha sambil menyenggol sikut remaja itu. Ran langsung brrlari karena melihat bisnya akan berhenti di halte, "kakak terima kasih. Sungguh akan aku kembalikan. Sampai jumpa. Aku harus naik bus itu" sambil melambaikan tangannya dan terus berlari, miskha tertawa "yaaa tentu! Hati hati" kata miskha bersjlan santai dengan banyak salju di rambut dan sepatunya.



Disisi lain, alphard milik DTS berhenti karena lampu merah dan menunggu para pejalan kaki. Dean hyung yang duduk pling depan melihat miskha yanv sedang melambaikan tangan ke anak remaja dan tertawa kecil tanpa jaket.



"Taehyunaah" kata Dean spontan. "Iya hyung.. Kenapa?" Jawab taehyun masih fokus ke hapenya. Di mobil taehyun bersama dengan Jimmy, namhyun dan Junki sedangkn beberapa member lain menaiki alphard yang berbeda.



"Liht lah arah jam 12!!" Spontan dean histeris menunjuk.



Taehyun lalu melihat ke depan dan mengikuti taehyun.. Taehyun yang sadr akan itu miskha bergegas spintan ingin turun dan memberikan jketnya. Pasalnya taehyun ingat kejdian saat miskha hipotermia, namun member yang sadr akan perilaku taehyun langsung teriak, "hyouung kau mau kemana ?!" Kata junki terkejut. "Ada apa ? Klian lihat siapa?" Tanya namhyun terkejut. "Oh" jimmy menutup mulutnya dan matanya tak berhenti memandangi miskha yang tersenyum ke arah ran yang berlari cepat.



"Aku tak punya banyak waktu. Aku akan menjelaskannya." Kta taehyun kesal. Ia lalu membuka pintu alphardnya , tanpa masker ia keluar mobil dengan jaketnya yang ia bawa, berlari menuju miskha.



*Deg*




Miskha terkejut sat sadr tangannya di genggam seseorang, dan menarik dirinya untuk mempercepat langkahnya. Ternyata beberapa orang menyadari tingkah laku taehyun, hampir sesoarng akn menegurnya. Namun tehyun tanp menoleh menarik miskha dan mempercepat langkahnya, "sudah ku bilang !! Kau jangan sampai kedinginan! Apa kau tak mengerti?" Kata taehyun msih menarik mempercepat langkahnya.



Miskha yang sadar itu taehyun lalu berteriak, "yaaa... Sudah sampai aku tak butuh bantuan untuk menyebrang. Tngan ku sakit. " kta miskha. Taehyun lalu menghentikan tangannya dan memeluk miskha, "kau basah .. Ku kedinginan aku ga tahan lihat kau seperti itu. Pakailah jaketku. " sambil mengenakan jaket taehyun pada miskha. Miskha hanya diam, paham kekasihnya itu.




"Apa kau bodoh? Aku sadar. Biar lah aku tak peduli." Kata taehyun tegas lalu memeluk tubuh miskba dan mencium keplanya.



Miskha hanya diam dan membala pelukan taehyun, "aku akan berjalan lagi cepat kembali ke mobil mu. Dimana ?" Kata miskha.



Tak lama kemudian alphard DTS berhenti di pinggir jalan dimana miskha dan Taehyun berdiri . Dean membuka kaca dan menyuruh taehyun masuk dengan mata tjam dan tangan menunjuk ke arah pintu.



"Pulang lah.. Hati hti. Jangan lepaskan jaket ini!" Kata taehyun. Miskha hnya mengangguk dan membiarkan taehyun masuk ke mobil.



Miskha lalu berjalan dan tak sadar air matanya menetes.. "Apa aku harus takut ? Atau bahagia?" Katanya pelan. Badannya mulai terasa beku.




●●●



Semua member diam di dalam mobil satu satunya yang berbicara adalah Taehyun, "Aku bisa jelaskan."



Namhyun memasang muka cemas dan kecewa. Ia tak menyangka wanita yang ia temui di fansmeeting adalah kekasih taehyun.



Dean hanya diam sesekali memperhatikan member.



"Aku tak percaya." Kata nmhyun kecewa.



Junki lalu bengong dan bingung dengn sikap hyungnya. "Aku tak tahu harus apa. Aku tak mengerti ini semua."



"Sudahlah hyung.. Taehyun pasti akan menceritakannya. Saat sampai di dorm mari kifa selesaikan. Bukan begitu kim taehyun?" Kata jimmy memberi semangat.



"Iya hyung aku akan menceritakannya." Tarhyun melihat ke arah namhyun yang menyimpulkan senyum seraya kecewa.



"Hyung.. Kau harus memberi tahu kami." Kata junki lemas.




"Aku akan menemani taehyun .. Karena aku juga terlibat." Dean melengkapi.



Semua member diam tak bicra apa pun hingga mobil sampai di apartemen DTS.



●●●



"Kim Taehyun." Kata seseorang dari kejauhan melihat foto hasil karyanya.




●●●



Author: terima kasih udah mau baca novel ini. Jangan lupa Like nya ya ♡. Terima kasih.