
Selamat membaca ππ
βββ
-I love you more than yesterday, but less than tomorrow. Kim Taehyun '19.
"Miskha.. Kau tahu nutella terbuat dari kacang atau coklat?" Loui memulai pertanyaan pertanyaan uniknya.
Miskha yang sedang fokus menyetir, mengernyitkan dahi mengembalikan pertnyaan Loui, "apakah sebenarnya nutella itu terbuat dari kacang?"
Loui tersenyum lebar dan memulai penyataannya, "ya . Di belanda mereka percaya jika nutella terbuat dari kacang. Tapi di perancis orang disana berkata jika nutella terbuat dari coklat." . "Ah begitu ? Tapi apapun dia . Dia memang kacang, kau tahu coklat berbentuk seperti kacang ?" Pungkas miskha . "Ya tentu. Jadi yang salah paham siapa?" Tanya loui polos. "Kau lah bodoh hhhahhahahhhh" miskha tertawa. Loui merasakan kehangatan di wajahnya melihat canda miskha dan tawanya. Loui sadar jika miskha memang wanita yang cantik, manis dan pintar. Dia juga mandiri, loui tak heran mengapa banyak rekan kerja di kantor yang menyapa miskha hanya sekedar untuk berkenalan, senyum miskha memang sangat indah.
"Sudah sampai ?" Tanya miskha . "Iya .. Kita parkir disana.. Dan akan berjalan sedikit kesana.." Kata loui.
Miskha pun memutar stir mobil memarkirkn mobil dengan tepat.
βββ
"Kang ! Dean ! Aku mau semua informazi adriana miskha sekarang. Kirimkna ke emailku. Dan jangan lupa. Minggu depan jadwalkan pertemuan kita. Klarifikasi kepada dispaz bahwa itu benar taehyun, namun alihkan jika pihak kita akan membyat pernyataan segera jadi mohon para fans kondusif." Jelas bang pdnim pada manger kng dan staff dean.
Kang dan Dean hanya membungkuk sereaya mengerti.
βββ
"Hyung.. Apa kau baik baik saja ?" Tanya junki.
"Tentu saja ." Jawab taehyun .
"Sudah lah. Kami selalu dipihakmu kim taehyun" kata namhyun singkat.
"Hyung.. Sungguh miskha adalah wanita baik. Aku janji akan mengenalkannya pada kalian." Taehyun bicara sambil memelas.
"Yaa.. Tentu saja." Pungkas yorri.
"Tapi miskha memang cantik. Kau hebat tarhyunah" jey menghibur. Jimmy tertawa kecil sambil menepuk punggung hyungnya itu.
"Apa aku satu satunya pria menyedihkan disini." Kata seokyin . Semua member diam. "Hhhhaha aku bercanda" tawa seokyin melanjutkan. Namun jauh di lubuk hati seokyin ia sangat iri dengan taehyun karena bisa menemukan wanita yang seperti impiannya. Bahkan seokyin bersumpah akan menikahi wanita yang tidak mengetahui dirinya seorang idol.
"Aku mau tidur dulu." Ucap jimmy.
"Aku juga" yorri mengikuti jimmy dari belakang.
βββ
Dering.. Ring ring..
"Ah elizabeth menelfonku." Miskha terkejut melihat panggilan video dari abeth sahabatnya.
"Halo..!" Abeth mulai berteriak.
"Hey.. Kau bisakah bicara santai hahah" miskha membalas.
"Kau dimana hah ? Apa kau tidak bawa earphond mu ?" Tanya abeth.
"Bawa ini aku mau cek dulu di tas." Pungkas miskha.
"Aku bodoh." Batin loui.
"Oke aku menggunakan nya sekarang. Jadi ada apa ?" Tanya miskha antusias. "Williem akan ke amerika. Dia mendirikan perusahan baru disana. Apa kau tahu dia memberikanku uang untukmu." Cerita abeth. Miskha terkejut lalu ia melotot dan hampir mengeluarkan bola matanya itu, "hah ? Apa katamu ? Uang ? Untuk apa? Ah dia sudah gila." Jawab miskha asal.
"Dengarkan aku.. Williem bilang kau adalah cibta pertamanya. Dia akan bahagia jika kau bahagia. Aku hampir menangis mendengarnya bahkan aku dan pacarku memeluknya untuk memberikannya semangat. Sungguh dia terliht seperti boss yang depresi." Jelas abeth. Miskha mengernyit.."maksudnya ?". "Uang itu untuk kau. Dia bilang kau bisa beli mobil atau sekedra membuang - buangnya untuk berlibur. Liem bilang kau harus ke Perancis negara yang sangat kau impikan itu." Abeth histeris.
"Ahhh liem dia selalu saja begitu " kata miskha lemah.
"Are you okay?" Tanya Loui yang memperhatikan body language miskha. Miskha ternyum dan menggengkan kepala, memberi isyarat. "Im fine."
"Jadi aku akan mentransfernya ke rekeningmu." Kata abeth jelas. Miskha mengangguk dan berkata, "baiklah ini yang terakhir. Aku menerimanya bukan karena butuh. Sebagai ganti rugi karena dulu dia sering menyakitiku. Hhahahhhh" tawa miskha. Sesungguhnya miskha menerima uang itu bukan untuk dirinya. Ia berniat akan menghubungi unicef dan memberikan semua uang itu. Dengan nama miskha williem. Miskha akan segera menelfon williem sekedar untuk berterimakasih dan menjelaskan kemana yang itu nanti dipakainya. Sungguh miskha mencitai liem dahulu.. Namun tidak dengan mental dan tempramentnya.
"Kau akan pakai untuk ap ?" Abeth tahu sahabatnya tidak akan membuang buang uang itu. Apalagi miskha tipe orang yang sngat mandiri. "Aku akan berikan itu ke unicef." Jelas miskha dengan wajah serius. Tanpa bertanya abeth mengrrti lalu ia tersenyum bangga, "malam ini akn aku transfer kerekeningmu.." Senyum abeth sambil memutuskan video callnya. Miskha melihat ke arah menara namsan didepannya, lalu bertanya pada loui, "loui.. Jika kau diberikan uang 10 juta dollar. Akan kau apakan uang itu?" . Loui bingung dengan pertanyaan miskha, ia terkekeh dan menjawabnya "aku akan naik ke atas menara itu dan aku hamburkan semuanya hhhhahahahhahahahah" . Merekapun tertawa. Dan mulai memasuki menara tersebut.
βββ
Weekend.
"Manger kang. Aku sudah mengirimkan email pada miskha." Kata dean sambil memasuki ruangan manager kang.
"Aku juga sudah mengkonfirmasi semuanya. Hemm fans banyak yang menilai ini teori bahkan mereka juga sudah mulai menjadi detektif. Apa taehyun akan baik baik saja?" Manager membetulkan kacamatanya dengn wajah serius. Dean pun menjawabnya, "tentu saja dia aka baik baik saja. Aku yakin fans psti akan mendukung."
-wah aku tak percaya KIM TAEHYUN πππ
-Kau mematahkan hatiku !
-apapun itu aku mendukungmu taehyunaaahhh!!
-Dia sepertinya cantik huhu...
-Aku hanya debu ~
Taehyun membaca semua komentar. Memang sebagian ada yang tidak menyukai konfirmasi jima itu benar dirinya. Dan banyak fans juga yang mendukung bahkan kecewa.
Ia berniat menelfon miskha. Namun telfon miskha tidak aktif. Ia sedikit khawtir.
"Kau ? Kenapa tidak mengaktifkn handphone mu" smbil menjatuhkan tubuhnya ke kasur.
Di tempat lain miskha sedang membaca skrip dan mengingat ngingat kembali materi nya. Dia dan loui akan segera muncul di televisi karena acara talkshow. Miskha tidk memberi tahu taehyun mengenai hal ini.. Ia berdoa semoga taehyun bisa menontonya secara tidak sengajak karena ia ingin memberikn kejutan, agar taehyun bangga dengannya.
"Ms adriana miskha ? Apa sudah siap?" Tanya reporter. "Iya saya siap." Miskha tersenyum manis, dia menggunakan dres selutut dengan bahan jatu dan lengan pendek, rambutnya di tata rapih denga stylist gaya kepang sanggul ala brides maid. Makeupnya natural dan mata coklat terangnya kontras dengan riasan wajahnya. Loui yang melihat aura miskha terpesona, matanya seakan tak mau berpindah.
"Hey kau? Kenapa? " goda miskha. Loui hanya tersenyum dan berbisik di telinga miskha. "Kau sangat cantik". Miskha memperlihatkan blushing merah alami dari pipinya. Ia sangat malu dan tak tahu harus berkata apa. Mereka pun memasuki studio dan mulai bersiap untuk broadcasting talk shownya miskha yang gugup tak sadat tangannya sangat dingin, loui mencium pundah tangan miskha lembut.
"Tak usah gugup." Kata loui lembut. Miskha tersenyum.
"Take ONE Two Three , ACTION!" -sutradara
Acara talkshow yang live dan ditonton di seluruh penjuru korea itu pun dimulai.
βββ
Author povv: terima kasih sudah membaca novel ini. Jangan lupa tekan tombol love dan likenya πππβ£οΈ sarangheyooo .