
flash back
Satu tahun yang lalu sebelum miskha lulus kuliah, dia memiliki hubungan seorang berdarah inggris indo yaitu williem. Liem pria yang sangat baik bagi miskha, tapi ia terlalu posesif. Liem pernah menarik tangan miskha kasar di mall, bahkan Williem selalu menelfon miskha jika ia tidak memberi kabar walau hanya beberapa jam saja.
Miskha sungguh tak tahan, namun miskha tahu Liem begitu mencintainya. williem selalu dan hampir tidak pernah membuat miskha takjub, apapun yang liem berikan tidak pernah terfikir oleh miskha. Sampai suatu hari miskha muak dengan ke posesifan liem ia memberanikan diri untuk mengakhiri hubungannya.
"maaf kan aku, aku mencoba menerimamu. bahkan aku tak pernah membayangkannya.. kau memberikan cincin indah ini untukku.. semuanya, kau bahkan membantu membiayai kuliahku. aku janji akan mengembalikannya. aku sudah tak tahan dengan sikapmu. bahkan kau tak sadar kau seakan menganggapku boneka. maafkan aku ku mohon jangan sakiti aku." tangis miskha, williem diam kaku dan tangannya masih mencengkram stir mobilnya kuat. sebelum turun miskha menyelesaikannya, ia takut untuk turun dari mobil liem sebelum dia bicara. miskha memutuskan untuk menunggunya walau ia sangat takut. "WHY?" williem berteriak dan memukul tangannya ke stir. miskha mulai menyentuh tangan liem dan berkata, "aku ingin bahagia. hanya itu, lihatlah wajahku." ia mulai menetes kan air matanya "aku takut dengan sikapmu. aku tidak takut padamu.. tapi hanya saja aku takut kau akan lebih menyakitiku. kau tahu.. aku sangat mencintaimu. tapi bukan berarti kau bisa terobsesi memilikiku..", "baiklah.. kau tidak perlu mengembalikan semuanya. kau simpan. maaf kan aku miskha. kau boleh turun."
Miskha tidak mengatakan sepatah kata pun. setelah keluar dari mobil, liem melajukan mobilnya dengan sangat kencang. sejak hari itu miskha dan williem tidak pernah menyapa di kampus. bahkan liem yang kebetulan berbeda jurusan dengan miskha tidak pernah terlihat di kantin. abet selalu menanyakan apa yang terjadi tapi miskha tidak pernah menceritakan nya, karena ia mengenal liem karena abeth dan abet adalah sahabatnya. bukan elizabet smith namanya jika ia terus memaksa miskha, ia hanya akan mendengarkan jika miskha ingin menceritakannya.
●●●
Pagi hari di Korea..
"astaga, aku hampir terlambat" miskha melompat dari kasurnya dan langsung beranjak ke kamar mandinya.
ditempat lain Taehyun bersiap-siap untuk latihan, jimmy menemuinya dan mulai bicara "hey.. kau berjanji akn cerita padaku!". taehyun sontak kaget sambil segera mengenakan pakaiannya, "ohh.. ya sejujurnya ku mohon jangan beritahu siapapun, aku menyukai seorang wanita dan dia tidak mengenalku." , "ohh ya .. kim taehyun.. jinjja (sungguh) ??? kau tidak bohong?" tanya jimmy, "iya.. aku akan menceritakan padamu sedikit. dia cantik asal indonesia namanya miskha" taehyun menunjukan foto rpofil miskha yang menguraikan rambut blondenya. "loh tapi dia tidak seperti orang asia tenggara, siapa dia ?" jimmy heran. "dia merupakan keturunan gitu jadi engga indonesia banget. dia sangat pintar, bahkan dia sudah mulai bekerja di korea hari ini. tapi dia tidak mengenalku.. dia hanya tahu nama awalku" jelas taehyun, jimmy menganga dan terkejut. ia langsung bertanya seakan mengintrogasi taehyun, "YA ! bagaimana bisa ? jika dia mengetahuimu bagaimana ? kau tidak mengenalnya siapa tahu dia amy dan dia sangat terobsesi padamu. dia bisa menyakitimu.. jangan seperti itu." "tidak. dia tidak mengenalku, aku sudh pikirkan untuk menemuinya tapi aku akan terus menutupi statusku aku akan ceritakan juga pada Hyung Dean,karena dia staffku yg sangat aku percaya dan kau sahabatku. ku mohon janji padaku untuk tidak mengatakan pada siapapun. bahkan aku takut, aku akan menyakiti miskha". "aku mendukungmu.. jadi jangan sembunyikan apapun.. kau sahabatku, jika ada terjadi sesuatu beri tahu padaku!" jimmy memaksa. taehyun langsung mengambil tas nya dan merangkul bahu jimmy, "ya tentu saja, aku mencintaimu jimmy nah". jimmy membenarkan kemejanya.
●●●
International Beauty cosmetic corp.
miskha takjub dengan korea, matanya berbinar melihat gedung industri tempat ia bekerja. dia mulai memasuki dan menuju laboratorium tempat ia akan melakukan risetnya. "anyeong hasseo.. sorry, apakah kamu berbicara inggris?" tanya miskha pada seorang pria yang kebetulan mengalungi akses card yg sama seperti milik miskha. "sure, I'm not korean.. hehe" kata pria itu ramah. kebetulan pria itu juga terlihat seperti orang asing, namun miskha hanya memastikan jika dia memang bisa mengerti bahasa inggris karena miskha msih tidak percaya diri untuk berbicara hangguk.
"kau ke lab RnD ?" tanya pria itu, "ya, benar. saya miskha, dan kau?" miskha mengulurkan tangannya sambil tersenyum kearah pria itu. saat berhenti di depan lift mereka masuk dan pria itu baru menjawab pertanyaan miskha, "sorry , yeaah saya Loui." tersenyum sambil melihat pintu liftnya menutup. "kau sudah lama bergabung disini?" tanya miskha ramah. "oh ya tentu 3 tahun, tapi beruntunglah kita bergabung di perusahaan yang setiap hari menggukan bahasa inggris.. bahkan aku masih memerlukan aplikasi untuk memesan makan sampai hari ini hahaa", loui bercerita. miskha tersenyum dan tertawa kecil, ketika lift berhenti mereka berjalan bersama menuju laboratorium.
"satu dua tiga hap, satu dua tiga empat. yes good job once again" couch tari DTS melatih 7 member boyband ternama itu.
"wah ini lumayan susah" gerutu yorri, "kau bisa'!!" teriak namhyun diijuti tawa geli yang lain.
setelah latihan taehyun mulai mengechat miskha, "apa kau baik ?" . miskha melihat iphonenya yang berbunyi notif, dan tersenyum sambil membalasnya "tentu saja. ini hari pertama ku bekerja. kau ?". "apakah kau diizinkan menggunakan smartphone saat bekerja?" balas taehyun, "tentu saja tidak, not yet. but now actually I am finishing my lunch. so, aku sedang istirahat. apa kau tidak lihat jam?" miskha senyum dan sedikit heran. "oh ya aku juga istirahat" tarhyun membalasnya sambil berkata "ya pabbo (bodoh). aku lupa dia tidak tahu aku bekerja apa. dan dia pasti curiga". "ohh ya ? baguslah. aku kira kau tidak sadar sekarang sudah jam berapa hhah apa pekerjaanmu sulit aampai kau tak melihat waktu?" tanya miskha kembali mengirim chatnya itu. tarhyun mulai panik lalu ia mencoba sedikiti berfikir, "sedikit, maaf aku tidak melihat waktunya" dia memberikan emoticon lucu. "hahaha ya kau makan lah" balas miskha. mereka saling tersenyum.
●●●
apartemen miskha.
"aku akan menelfon kim" seru miskha.
di lain tempat taehyun masih latihan dan baru saja akan myelesaikannya. namun member terkejut karena baru kali ini ia mendengar smartphone berbunyi, mereka memiliki peraturan untuk mute suara notif panggilan saat latihan.
namhyun mulai bertanya, "itu suara iphone siapa?" . jey, yoori dan junki mulai menatap satu sama lain. taehyun dan jimmy terllu fokus sampai tidak mendengarkannya. seokyin mulai berteriak, "ya taehyunaah, kau lupa menekan silent pada pemberitahuan panggilanmu." taehyun dan jimmy berhenti dan menghampiri seokyin, "ohh maaf hyung aku akan mematikannya," taehyun langsung menuju sofa dan meminta maaf pada member dan staff. saat melihat iphonenya taehyun kaget, itu panggilan dari miskha ia langsung mematikan suara panggilan dan menutupnya. miskha terkejut saat panggilannya tidak diterima dia lalu mengechat taehyun "kau sibuk ya ? baiklah aku akan langsung tidur. maaf mengganggu."
dorm apartemen DTS
tuttt tuttt taehyun langsung menelfon miskha setelah berada didalam kamarnya. miskha sedng membaca buku dan melihat iphonenya berdering, ia mengangkat panggilan taehyun "ohh hello, kau sibuk?" tanya miskha. taehyun tersipu, "tidak aku baru sampai apartemen, maaf ya". miskha melanjutkan "tak apa.. apa kau lelah?" , "ya sedikit. seertinya inggrisku sudah baik" taehyun malu. "hem ya lumayan.. kau melakukan pekerja yang panjang.. apa itu?" tanya miskha penasaran . taehyun bingung lalu ia jawab seadanya, "tidak. memang hanya baru pulang saja" . "ohh baiklah" khawatir miskha. "apa kau bisa bertemu dengan ku akhir pekan ?" ajak taehyun malu. "tentu saja. apa kita akan bertemu?" jawab miskha. "apa aku boleh ke apartemenmu?" tanya taehyun khawatir miska keberatan. "ohh boleh tapi aparetemenku kecil sekali" pungkas miskha. "tak apa kau boleh memberithuku alamat mu.." taehyun melanjutkan. miskha tersenyum bahagia, "ya sure ! selamat tidur aku sudah cukup mengantuk hehe..". "good night" taehyun mematikan panggilannya. taehyun sangat bahagia.
author pov: terima kasih sudah membaca novel amatiran ini. untuk cium cium nya romantis romantisannya nanti ya hahaha. oh iya novel ini mungkin akan update seminggu 2 kali ya. author berharap kalian support dan kasih komen, supaya author bisa lebih semangat lagi bikin ceritanya. selamat membaca, aku harap kalian suka ♡
maaf ya kalo ada typo2 dikit, hehe