He is not my Idol. He is my Boyfriend.

He is not my Idol. He is my Boyfriend.
Enam



SEBELUM MULAI MEMBACA, AUTHOR MAU BERTERIMA KASIH SAMA READERS. Sudah mendukung karya ini, semoga suka sama alur ceritanya dan ga bosen ya. Love ❤️



●●●



Big huge entertainment..



"Hyung Dean. Ap ada informasi baru ?" Jimmy masuk ke dalam ruang kerja staff pribadi DTS itu orang kepercayaan Manager mereka Dean, pria berdarah korea campuran amerika itu kaget melihat Jimmy masuj tanpa mengetuk pintu. Sambil melepas kacamatanya ia menjawab pertanyaan jimmy, "yah tentu.. Aku sudah membicarakn hal ini pada Manger Kang, dan awalnya ia tak percaya. Tapi aku menjamin keselamatan Taehyun. Adriana Miskha hanya wanita polos, dia bagus dalam akademik terutama Sains dan Teknologi. Ya Farmasi. Bahkan ia akan mendapatkan promosi. Sangat mudah mencari tahunya, ia cukup low profile sehingga tidak terlalu suka mengshare prihal keluarganya. Tapi informasi itu kudapatkan karena aku punya channel orang Indonesia. Tenang saja , dia wanita baik yang habya menikmati musik kalian tapi tidak pernah mencari tahu kalin orang seperti apa. Dia bukan orang seperti itu".



"Tolong kabari dia melalui emailmu hyung, aku ingin menemuinya. Jangan sampai Taehyun tau jelaskan itu. Aku hanya akan menemuinya aku janji tidak akan melukainya." Minta Jimmy. "Aku akan mengirimkan email padanya. Kau janji tak akan memberitahu apapun dan tidak menyakitinya?" Dean memastikan. "Tidak akan." Pungkas Jimmy singjat dan kekuar ruang kerja Dean. Dean menghela nafasnya saat email itu terkirim.



●●●



Pukul 1 malam Taehyun tidak bisa tidur mencemaskan Miskha tapi dia menghentikan niatnya untuk menelfon miskha lalu membuka instagram dean hyun dan melihat postingan miskha. Ia bahagia tersenyum karena miskha memnerima hadiahnya, dan menggunakannya. "Aku rindu.. Aku akan membahagiakan mu. Tunggu aku sayang" batin Taehyun.



●●●



Warriots Hotel.



Hari ini miskha presentasi dengan team kerjanya Loui di hotel yang sama dengan email itu. "Baiklah aku siap, aku akan menghadapi hari ini" batin miskha dalam hati dan tersenyum tipis. Loui menggandeng tangan miskha memasuki aula rapat, dilihatnya miskha sedikit grogi dan Loui mulai menenangkannya, "aku yakin kau bisa, apapun yang kau bicarakan semua tidak akan merubah hasilnya. Semua ini akan merubah hidupmu. Ku yang terbaik miskha" elus Loui pada punggung tangan miskha. Miskha tersenyum dan menghela nafasnya, "ya sure.. I'll be fine and everythings gonna be alright ". Mereka menyapa client dan atasan perusahaan besar itu llu memulia rapatnya.



"Hebat." Kata CEO perusahaan kosmetik itu. "Baiklah tunggu apa lagi produk ini akan segera launching, congratulaion Ms. Miskha and Mr. Loui. Itu inovasi yang sangat bagus. Selamat" puji salah satu sponsor dan client.



"Apa kalian keberatan jika kami mengundang kalian untuk mempromosikannya dia televisi ? Acara Hallo Dokter ?" Tanya salah satu client. "Jika perusahaan kami setuju, kami pasti akan melakukannya." Jawab Loui. Miskha mengangguk karena ia masih sedikit nervous setelah meeting selesai, kakinya masih sedikit gemetar karena presentasi berdiri dn memakan waktu 20 menit.



●●●



"Aku akan pulang sebelum jam 12" Jimmy meminta izin pada namhyun dan member yang sedang berkumpul di ruang keluarga.


"Hey mau kemana kau ?" Tanya yorri. "Aku hanya ingin menemui teman lamaku. Dispaz tidak akn tahu refervasi atas nama Dean hyung. Aku juga diantar dia." Jelas jimmy sedikit mengambek. "Ohhh jimmy jimmy mau pergi" ledek junki. "Aish..".



"Baiklah.. Hati hati . Kabari hyung jika terjadi sesuatu." Kata namhyun bijak. "Kami hanya ingin tahu.. Kami percaya padamu.." Soekyin menambahkan.



"Aishh jimmy .. Pergilah sana.. Hati hati" jey berusaha merajuk jimmy. "Taehyunah.. Kau tak khawatir ?" Jimmy bertanya pada taehyun yang sedri tadi menonton televisi. "Tidak . Kau sudah besar." Pungkas taehyun menggoda. "Ah kau ini.. Hanya aku yang selalu mengkhawatirkanmu." Jimmy kesal. "Hahahhh aku bercanda.. Hati hati dijalan, jaga dirimu. Sampaikan salam ku pada teman mu itu. Makan lah yang banyak" ledek Taehyun. Jimmy tersenyum dan pergi meninggalkan ruangan.



●●●



"Loui.. Aku akan pulang nanti. Aku ingin ke toilet dulu sakit perut hehe. Kau duluan saja, aku ingin mampir nanti sebelum pulang". Miskha berbohobg pada Loui sambil memohon maaf dalam hatinya, karena ia sangat penasaran denga seseorng yang mengirim email padanya.



"Benarkah tak apa ? " loui bertanya memastikan.



"Iya.. Aku baik. Tenang saja.. Kau pulanglah.. Hati hati dijalan. Aku tidak akan lama." Jelas miskha.



Loui paham dan langsung pergi meninggalkan miskha. Miskha menunggu sampai Loui benar benar meninggalkan hotel itu, lalu setelah ia memastikan tidak melibat Loui ia mendatangin resepsionis dan menanyakan restoran reservasi atas nama Dean itu. Salah satu kryawan dengn ramah mengantarkan miskha ketempat email itu.



Ketika 15 menit menunggu miskha melihat jam tangnnya, cemas dan khawtir ia lalu menggerutu pelan sambil merapihkan dress merah resminya. "Ah sepertinya ia akan terlambat.. Ayolah cepat. Aku sudah ingin pulang."



Lalu seseorang datang lngsung menduduki tempat duduk didepan miskha dan menjulurkan tangannya, "Adriana Miskha, aku Park Jimmy" . Miskha memperhatikan wajah tampn pria itu, dan mulai membalas jabatan tangan , "Park Jimmy ? Bukan kah ini reservasi atas nama Dean ? Atau aku salah?" Tanya miskha heran.



"Dean orang suruhan ku. Aku yang ingun menemui mu, aku sahabat dan kerabat dekat Kim Taehyun" jels Jimmy sengaja menekan suara saat menjabarkan nma sahabatnya itu. Jimmy masih curiga apa kah mismha benar benar polos atau tidak.



"Maaf aku tidak terlalu baik dalam bahasa korea. Tapi baiklah aku akan memahaminya perlahan. Jadi ada apa kau memanggil ku?" Tanya miskha serius lngsung ke intinya.



Jimmy meminum wine yang sudah ia pesan lalu menunjukan gelasnya sebelum meneguknya pada miskha dan menjawab singkat, "kau tau DTS ?" . Miskha masih heran, "aku slah satu pendengar musik, aku tahu lagu mereka tapi tidak mereka. Apa hubungan kalian dengn DTS ?" . Jimmy tersentuh melihat mata coklat mengkilap Miskha, "mustahil. Mereka besar sekali." Pungkas jimmy. Miskha menaikan alisnya dan lalu mengerutkannya dan memasang wajah melas, "sungguh.. Aku berani bersumpah. Ada apa ini sebenarnya?" . Jimmy semakin tersentuh atas alunan kalimat yang miskha lontarkan seraya percaya bahwa ia sungguh wanita luarbiasa yang tidak mengenl dirinya bahkan member padahal merka sudah sangat besar.



"Aku hanya memastikan hal itu saja." Pungkas jimmy berakting dengan memasang muka jutek.



"Park Jimmy.. Mungkin kau sahabat kekasihku. Sungguh aku tahu kau lebih mengetahui tentang kekasihku Taehyun lebih banyak dari pada aku. Bahkan aku senang bertemu denganmu hari ini walaupun aku harus menyia nyiakan kesempatan ini. Jika aku mau tahu pasti ku akan bertanya siapa taehyun apa yang dia suka atau tidak suka? Apa pekerjaannya? Mengapa ia terlihat kesepian atau apa sebenarnya yang terjadi . Tapi aku tidak melakukan itu hari ini. Aku percaya kau shabatnya, kau hnya memastikan seperti apa pacar sahabatmu." Jelas miskha hampir menangis. Jimmy tersentuh mendengarnya dan menghibur miskha, "kau 1: juta bahkan miliyar wanita di bumi ini yang tidak mengenal taehyun. Aku yakin kalian memang ditakdirkan. Jadi aku tidak akan melanjutkan hal ini. Sepertinya sudah cukup."



Miskha bingung, "Banyak teman yang membicarakan DTS disini. Dan aku hanya satu satunya wanita yang tak paham akan wanita di negara ini. Tapi aku ingin menjelaskan padamu sedikit. Aku salah satu penikmat musik, aku hanya menyukai karya mereka hanya karya mereka. Menurutku mencintai lagu atau sebuah karya bukan berarti harus mencari tahu pembuatnya. Banyak karya yang tidak terlihat wujud si penciptanya. Dan aku bukan tipe orang yang menilai dari wajah dan rupanya. Tapi jika aku suka musik ya aku akan suka pada musiknya tidak harus mengejar penciptanya."




"Maaf aku tidak bisa menerimanya. Aku tidak mengenalmu. Haruskah aku mempercayaimu walaupun kau sahabat pacarku. Aku lebih suka berjalan kaki. Terima kasih hari ini dan tawaranmu. Aku permisi" miskha berdiri dan tersenyum lalu ia memberikan jabatan tangan pada jimmy. Jimmy hnya diam dan membiarkan miskha melaluinya. "Hebat. Taehyunah. Kau beruntung" kata jimmy pelan sambil melihat miskha memasuki lift meninggalkannya.



●●●



"DTS, Park Jimmy, Kim Taehyun.. Apa yang sebenarnya mereka .. ? Ada apa ini. Kenapa aku semakin penasaran . Ya tuhan." Miskha mengerutu pelan sambil berjalan kaki di trotoar. "Haruskah aku memberitahunya?" Miskha menggenggam iphonenya dan berniat menelepon Taehyun. Tapi ia tak melakukannya. Lalu miskha berlali menyebrangi jalan ia tak sadar sudab ti ggal 3 detik , semua pengendara memberikan bunyi klakson bersamaan.



"Maaf aku minta maaf" miskha menunduk dan berlari segera menyebrang. Ia hampir saja tertabrak. "Aku berpikir apa lagi. Sudahlah hentikn miskha." Ia bergegas mempercepat langkah kakinya.



●●●



Jimmy memasuki kamr Taehyun dan mdlihat taehyun tidur. "Kau benar. Dia tidak mengenal kita. Kau sangat beruntung Kim Taehyun" kata jimmy pelan melihat sahabatnya itu terlelap.



Miskha membenarkan bantal dan mulai tertidur, ia memeluk guling lalu bergumam kecil, "kim taehyun.. Aku rindu."



●●●



Weekend.



Loui menelepon miskha mengajaknya keluar untuk refreshing sebelum jadwal produksi yang akn sangat padat. "Halo miskha. Ayo kita refreshing pergi ke namsan tower." Ajak loui. Miskha yang masih setengh sadar menjawab trlepon loui sambil mengucek mata kanannya, "hemm.. Ah ini masih pukul 9. Aku ngantuk sepertinya aku tidak akan...." Miska ingt janji nya dengan clara akan menemuinya di gedung aparel untuk fan meeting. Loui bingung , "halo msikha ? Ada apa ? Kau kenapa ?". "Ahh loui aku bodoh sekali. Clara mengajak ku pergi, aku sudah janji dengn dia jam 11. Aku terlambat. Sorry loui." Jelas miskha lemas. "Baiklah.. Have fun miskh.. Jangan lupa makan" kata loui khawatir. Miska menutup telepinnya sepihak dan bergegas melepas pakaian tidurnya berlalri kekamar mandi .



Di tempat lain clara sebal dan menggerutu kenapa miskha tidk menjawab chatnya. "Sudah lah aku jalan duluan saja. Aku kan menemuinya di pintu masuk. Untung saja ini vvip jadi bngkuny pakai nomor hem miskha awas saja dia akan aku mrahi" calara kesal sambil memasuki MRT.



●●●



"CLARA" Miskha tergesah gesah menghamipri clara memohon maaf atas kecerobohannya, clara sangat baim dan memahami miskha . Mereka memasuki gedung pertemuan itu. "Miskha kau cantik sekali bagaimana bisa kau menata rambut dan memilihi outfit seperti itu saat bangun pukul 9." Tanya clara sedikit mengernyit iri. "Ahhh ini hanya pakaian simple clara aku hnya mengambil celana jins casual ku dan memilih sabrina ini .. Tidak terlalu menarik bukan bahkan aku menggunakan heels sangat tidk nyambung hahhah" jelas mismha sambil menggoda clra yang sedikit merengut. "Yaaa tapi itu bagus sabrinamu sangt ngepas dan diatas pinggang lalu dadamu juga terlihat mengembung, kau beli dimana jeans kasual robek itu" clara terpesona melihat outfit miskha. "Aku beli ini di zara .. Aku janji akan mengjakmu shoping bersama lin waktu." Ajak miskha menghibur clara. Clara tersenyum lebar dan mengangguk seraya setuju. Mereka tertawa bersama.



●●●



Dean curiga dengan wanit yang menggunakan sabrina ketat putih itu dengan rmabut kepang 2 ala selena gomez. Terlihat seperti miskha kekasih kim taehyun lalu ia mencoba mendekati panggung seraya memperjelas wajah fans fans DTS.



"Astaga. Benar. Dia miskha" batin dean sambil berjalan menghindari panggung lalu pergi dengan perasaan cemas.



"Aku tidak akan mengtakan hal ini biarlah ini berjalan dengn semestinya . Mungkin cepat atau lambat mereka akan tau" gumam dean pelan.



DTS mereganggkan tubuh dan melakukan pemanasan, karena ini akan menjadi hari melelahkan setelah fans meeting mereka akan pergi photo shoot sampai malam . Sungguh padat.



●●●



"Cek cek.. 1 2 3 HALLO AMMYYYYY" teriak jey kepada amy memasuki panggung diikuti leader namhyun dan member yang lain.



Miskha terkejut saat ia menyadari bahwa, itu dalah Park jimmy dan melihat pria terakhir yang memasuki panggung adalah Kim Taehyun. Miskha menutup mulutnya yang menganga dan melebarkan matanya. Lalu ia bergumam sambil menundukan wajah berpura pura sepatunya lepas, "taehyun ? Jimmy? DTS ? ya tuhan." . "Maafkan aku. Sungguh aku mengetahuinya." Kata miskha dalam hati.



Member melihat dan menyapa semua fansnya . Namun jimmy yang sadar akn kehadiran miskha dan melibat ke aras taehyun yang masih menatap serta menebar kan senyum pada fansnya. "Kau sadar atau tidak. Kekasihmu datang. Dan dia Amy. Ini bahaya." Batin Jimmy khawatir.



Sungguh miskha tidak bisa melihat Ke arah panggung dan berpura pura histeris sambil melihat Clara, "Clara.. Aku tidak bisa." Batin miskha merasa sesak.



"Maafkan aku." Kata miskha pelan melihat taehyun duduk dan mulai menyapa.



"Hallo semunya.. Aku rindu kalian!" Kata taehyun semangat.



Taehyun masih belum menyadari kehadirn miskha dan melirik jimmy yang sedari tadi mrlihat kearahnya, "jimmy ya.. Kau tampan" kata taehyun menggoda. Semua fans histeris.



●●●



Author povv : terimakasih sudah membaca novel ini. Jangan lupa love ♥.