
Ven dan Amon segera pergi ke Akademi Aisha membawa gitar dan drum untuk membantu Yeonji Sensei. Tanpa disengaja, saat mereka memasuki akademi, mereka menjadi pusat perhatian para wanita dan murid-murid berdatangan mendekati mereka. Ven dan Amon agak panik.
Sementara itu, Ara dan Mika merasa khawatir karena Ven dan Amon pergi ke akademi dan khawatir mereka akan mendapat perhatian dari para gadis di sana. Dipo mendengar hal ini dan segera pergi untuk memantau Ven dan Amon. Sebelum berangkat, Mika juga menitipkan bekal makan siang untuk keduanya.
Di sisi lain, Ven dan Amon bertemu dengan Kepala Akademi yang menyambut mereka dengan sangat senang hati karena mereka membawa Yeonji Sensei yang terkenal sebagai pahlawan kota. Mereka berkeliling akademi untuk melihat-lihat.
Tiba-tiba, mereka dipanggil oleh sekelompok gadis cantik. Ven dan Amon dengan ramah melambaikan tangannya, hampir membuat seluruh akademi heboh. Dipo yang muncul dari atap akademi memanggil Ven dan Amon untuk memberi mereka bekal dari Ara dan Mika. Namun, kedatangan Dipo justru membuat kehebohan. Karena penampilannya yang tampan, para guru harus menenangkan murid-murid mereka dan melanjutkan pelajaran.
Akhirnya, mereka kembali ke ruangan yang akan digunakan untuk latihan menyanyi.
Ven dan Amon tanpa sengaja memberikan penampilan musik mereka. ven, yang mulai menyanyikan lagu, sedangkan dipo mengubah langit dari siang menjadi malam dengan ciptaannya. Lagu ini bertema "di malam hari".
Ven meminta semua anak di akademi untuk berpegangan tangan dengannya dan melanjutkan lagu. Mereka semua menyanyikan bersama dengan semangat.
Setelah penampilan selesai, mereka bersiap untuk pulang. Yeonji Sensei telah berbicara dengan kepala akademi dan setuju untuk mengajar murid-murid yang akan lulus selama dua hari. Mereka diberi seragam untuk acara tersebut.
Ven, Amon, dan Dipo berterima kasih kepada Yeonji Sensei dan kepala akademi sebelum pulang. Semuanya pergi dengan senyuman bahagia setelah hari yang penuh musik dan semangat itu.
Mereka pulang ke rumah Dipo dan disambut hangat oleh Mika, Ara, Josse, dan Airi. Airi dengan cepat menyadari bahwa mereka bertiga baru saja didekati oleh beberapa gadis dari akademi.
Dipo, Amon, dan Ven terkejut mendengarnya, dan segera memandang Mika dan Ara dengan wajah penuh kepanikan. Mika memeluk Dipo dengan erat sambil tersenyum, sedangkan Ara melakukan hal serupa dengan Ven.
Amon pun dengan cerdik berhasil menghindar dari situasi yang cukup menegangkan ini.
Sampai di gerbang akademi, mereka disambut dengan cokelat oleh para gadis dari Akademi Aisha sebagai kado Valentine. Mereka dikepung oleh gadis-gadis kelas atas yang memberi mereka banyak cokelat.
Setelah itu, mereka masuk ke ruangan di mana acara perpisahan berlangsung. Ven dan Amon diminta untuk tampil oleh panitia acara untuk menyanyikan lagu perpisahan. Mereka bersiap dengan alat musik mereka.
Setelah acara tersebut selesai, mereka turun dari panggung. Ven dan Dipo terkejut melihat Mika dan Ara tiba dengan pakaian cantik. Para laki-laki terpesona oleh mereka, sementara para guru terkejut melihat kedatangan Mika dan Ara. Mika adalah anak dari Ratu Elara dan istri dari Dipo. Semua memberi hormat kepada mereka. Mereka melihat Ara dengan kagum. Mika dan Ara datang ke akademi untuk menemui Dipo, Ven, dan Amon serta memberikan ucapan selamat kepada kepala daerah murid akademi yang sudah lulus.
Setelah selesai, mereka kembali pulang. Namun, Ara ingin pergi ke kamar kecil sendirian. Saat Ven menunggu di luar, ia tiba-tiba dikerumuni oleh banyak cewek. Melihat situasi, Ven segera pergi.
Ara yang sudah keluar dari kamar kecil digoda oleh sekelompok laki-laki nakal. Mereka mencoba memojokkan Ara dan memuji kecantikannya. Ara merasa jijik dan mencoba melawan. Namun, mereka menahannya dengan erat.
Tiba-tiba, Ven muncul dengan wujudnya sebagai Ace dan menghunuskan pedang ke leher salah satu dari mereka dengan wajah seram. Dia memperingatkan mereka untuk melepaskan Ara jika mereka masih ingin hidup. Saat mereka pergi, mereka tidak sengaja menabrak Yeonji sensei dan kepala akademi, yang bertanya apa yang terjadi.
Laki-laki nakal itu menjawab dengan ketakutan, menceritakan bahwa mereka hampir diserang oleh monster dengan pedang.
Tiba tiba murid itu datang lagu dengan membawa yeonji sensei dan kepala akademi namun yeonji sensei pun segera mengeluarkan energi sihirnya namun di hentikan oleh Kepala akademi dan ace pun kembali menjadi ven dan mereka berdua terkejut karena ace berubah menjadi ven dan meminta penjelasan karena menakuti murid akademi
"mereka menggoda pacarku dan aku tidak bisa diam aja " Dan kepala akademi dan yeonji sensei segera meminta maaf dan segera membawa sekelompok laki laki itu ke ruangan kepala akademi
Sementara itu, Ara melihat gitar Ven yang digantung dengan banyak cokelat dari gadis-gadis akademi. Ven memberikan cokelat pada Ara karena dia tahu akan ada kacang di dalamnya. Mereka akhirnya berkumpul kembali bersama Dipo, Mika, dan Amon.