Find Power Of Light With Demon Lord

Find Power Of Light With Demon Lord
ch 33 penyelamatan dipo dan Amon dalam mimpi. kesedihan Mika.harapan semua orang



Dipo dan Amon sedang tertidur pulas di bawah pohon dekat taman rumah Teo Sensei. Dipo bermimpi bahwa dia memiliki keluarga, menikahi Mika, dan bahagia dengan anak-anak mereka. Dia terkejut ketika Amon dan Yuuka juga muncul dalam mimpinya.


Di sisi lain, Ven melihat mereka tertidur dengan nyenyak dan memilih untuk tidak membangunkan mereka. Sebaliknya, ia memutuskan untuk berlatih menggunakan busur yang diberikan oleh warga kota musim panas. Ketika dia mencoba menembakkan panah es ke langit, secara tidak sengaja ia membuat semua orang terkejut, termasuk Ara, Mika, Yuuka, dan Teo Sensei. Mereka terkejut dengan kekuatan senjata baru Ven.


Mereka semua panik ketika Ven menembakkan panah es yang sangat kuat, membekukan seluruh halaman rumah Teo Sensei. Ven melihat bahwa Dipo dan Amon masih tertidur dengan nyenyak, sama sekali tidak terpengaruh oleh kejadian tersebut. Ven kemudian mencoba menembakkan panah elemen api ke dalam air untuk mencegah kebakaran, tetapi malah menyebabkan air menjadi panas. Namun, panas ini tidak membangunkan Dipo dan Amon.


Mika menyadari bahwa ada sesuatu yang tidak beres dengan Dipo dan Amon. Dia mencoba membangunkan mereka, tetapi usahanya gagal. Teo Sensei menyimpulkan bahwa mereka mungkin harus masuk ke dalam mimpi mereka untuk membangunkan mereka, karena tampaknya mereka tidak dapat terbangun secara normal. Mika, Yuuka, dan Ven kemudian diminta untuk memasuki mimpi Dipo dan Amon untuk mencoba membangunkan mereka.


Ven, Mika, dan Yuuka diberikan misi oleh Teo Sensei untuk membangunkan Dipo dan Amon yang tertidur dalam mimpi mereka. Teo Sensei memberikan mereka sihir untuk membuat mereka tertidur dan memasuki mimpi Dipo dan Amon.


Ketika mereka memasuki mimpi Dipo, Mika melihat Dipo sedang menikahi seorang gadis lain, dan ini membuatnya sangat terkejut dan bingung. Mika mencoba mendekati Dipo dalam mimpi itu, tetapi Ven mencegatnya.


Ven menjelaskan bahwa jika mereka memasuki mimpi orang lain, mereka juga akan tertidur selamanya. Ini membuat Mika sadar akan bahayanya.


Di sisi lain, Yuuka melihat Amon sedang berperang melawan iblis dalam dirinya sendiri dalam mimpi Amon. Mereka bertemu dengan Dewi Mimpi dalam mimpi tersebut, yang menawarkan bantuan untuk membangunkan Dipo dan Amon. Dewi Mimpi menyarankan agar mereka membunuh Dipo dan Amon dalam mimpi itu, tetapi hanya khusus untuk wanita.


Namun, ada pengecualian untuk Ven, yang dapat membantu mereka berdua tetapi tanpa berubah menjadi Ace atau Taka, hanya dengan menggunakan senjata mereka. Mereka memutuskan untuk membantu Amon terlebih dahulu dengan memasuki mimpi Amon.


Mika, Ven, dan Yuuka memasuki mimpi Amon dengan tekad untuk membantu teman mereka mengatasi iblis yang ada di dalam dirinya. Begitu mereka tiba di dalam mimpi Amon,


mereka segera dihadang oleh makhluk-makhluk iblis yang menyerang dengan ganas.


Mika menggunakan sihirnya dengan penuh keahlian, melancarkan serangan bertubi-tubi terhadap iblis-iblis itu. Sementara itu, Ven dan Yuuka berdiri di belakang,


memberikan dukungan dan menjaga posisi pertahanan.


Pertarungan berjalan dengan keras dan seru. Mika semakin memahami kekuatan dan potensinya yang sebenarnya. Dia memimpin serangan dengan penuh tekad, dan keterampilannya semakin memukau.


Ven dan Yuuka berkomunikasi secara diam-diam, memahami gerakan satu sama lain tanpa perlu berbicara. Mereka berhasil menjaga formasi pertahanan mereka, mencegah serangan-serangan mendadak dari iblis-iblis itu.


Amon dalam mimpinya merasakan kehadiran kuat teman-temannya. Keyakinan dan keberanian yang mereka pancarkan memberinya kekuatan tambahan untuk melawan iblis dalam dirinya.


Pertarungan terus berlanjut hingga akhirnya, setelah usaha dan kerjasama yang luar biasa, mereka berhasil mengalahkan seluruh iblis. Amon dalam mimpi terlihat lebih tenang dan kuat.


Saat mereka keluar dari mimpi Amon, mereka menemukan bahwa Amon sudah mulai terbangun dari tidurnya di dunia nyata. Mereka merasa lega dan bersyukur bahwa misi penyelamatan ini sukses. Kini, mereka bersiap untuk mengatasi mimpi Dipo, siapa tahu apa yang akan mereka temui di dalam sana.


Mika, Ven, dan Yuuka memasuki mimpi Dipo dengan harapan untuk membantunya mengatasi konflik yang ada di dalam dirinya. Namun, begitu mereka tiba di dalam mimpi tersebut, mereka dihadapkan pada pemandangan yang menyakitkan.


Mika terkejut melihat Dipo berada di dalam situasi yang tidak seharusnya. Dia melihat Dipo bersama seseorang yang seharusnya tidak ada di dalam mimpi ini. Hatinya hancur melihat pemandangan ini.


Dia merasa air mata mengalir tak terbendung. Kesedihan dan kekecewaannya begitu besar. Mika merasa terluka, seakan dunianya runtuh.


Namun, Ven dengan cepat mengambil tindakan. Dengan panah esnya yang mematikan den menembakan pada mimpi dipo yang Mika lihat, dia menyelamatkan Mika dari situasi yang menyakitkan ini. Panah esnya melesat dengan akurasi sempurna dan menghentikan apa yang seharusnya tidak terjadi.


Dengan gerakan cepat, Ven mendekati Mika dan memeluknya erat. Dia memberikan dukungan dan kenyamanan pada Mika, menunjukkan bahwa dia selalu ada di sampingnya.


Mika, meskipun masih terluka, merasa lega bahwa Ven ada di sampingnya. Mereka saling menguatkan satu sama lain dan bersiap untuk menghadapi tantangan selanjutnya dalam mimpi Dipo. Meskipun mimpi ini penuh dengan konflik dan pengorbanan, mereka bertekad untuk membantu Dipo menemukan kekuatan dan kedamaian di dalam dirinya sendiri.


Ven merasa terjebak dalam keputusasaan. Demon Lord Dipo yang kuat dan iblis wanita itu terlalu sulit untuk dikalahkan. Hati Ven dipenuhi oleh perasaan putus asa karena ia tidak tahu bagaimana cara melawan Dipo yang ia anggap sebagai teman berubah menjadi raja iblis.


Namun, tiba-tiba Mika mendekati Ven dari belakang dan memeluknya erat. Ven merasa hangat dan terhibur oleh pelukan Mika. Dia mendengar bisikan-bisikan harapan dari semua orang yang pernah menemui dan mempercayainya. Pelukan Mika membawakan kekuatan dan keyakinan baru padanya.


Ven memegang lonceng yang diberikan oleh kakaknya. Ketika ia memegang lonceng itu, dan kalung yang diberikan oleh ibu ven.kepala Demon Lord Dipo terasa sakit. Lonceng itu memiliki kekuatan yang tidak bisa diabaikan sedangkan kalung yang di berikan dari ibu ven mengeluarkan cahaya. Ven merasa ia dapat mengendalikan kekuatan ini untuk mengatasi konflik dalam mimpi Dipo.


Tanpa ragu lagi, Ven memutuskan untuk mengaktifkan kemampuan Ace-nya. Namun, kali ini ia memilih kemampuan Taka-nya, yang memungkinkannya untuk menciptakan 10 klon dirinya sendiri. Dua klon dari Taka melindungi Mika dan Yuuka, sementara yang lain menyerang Dipo dan iblis wanita itu.


Dipo dan iblis itu terkejut ketika mereka diserang oleh banyak klon Ven yang kuat. Mereka berdua berjuang keras melawan serangan-serangan ini, tetapi akhirnya mereka kewalahan.


Klona-klona Ven menghilang, dan Ven kembali menjadi dirinya sendiri. Namun, kali ini, dia bersiap untuk mengakhiri pertarungan. Dengan hujan pedang dan bunga sakura yang mengelilinginya, Ven menyerang dengan kekuatan penuh.


Dia berhasil mengikat Dipo dan iblis wanita itu, membuat mereka tidak bisa bergerak. Ven kemudian dengan cepat mengakhiri pertarungan dengan membakar pedangnya dengan gabungan elemen api milik Taka dan cahaya dari kalung ven tersebut merubah api yang awalnya menjadi merah sekarang menjadi api biru dan membakar iblis dan dipo transformasi raja iblis tersebut


Pertarungan berakhir, dan Mika merasa lega bahwa mereka telah berhasil menyelamatkan Dipo dari kegelapan. Mika, Yuuka, dan Dipo akhirnya terbangun dari mimpi mereka,


tetapi sayangnya, Ven masih tertidur.


Dipo, yang sekarang sadar dan merasa bersalah atas apa yang terjadi dalam mimpi, berterima kasih kepada mereka atas pertolongan mereka. Mika juga merasa lega bahwa Dipo telah kembali kepada dirinya sendiri.


Sementara itu, Ven masih tertidur, dan pertanyaannya adalah, apakah mereka bisa membangunkannya dan membawanya kembali ke dunia nyata?