Find Power Of Light With Demon Lord

Find Power Of Light With Demon Lord
Ch 59 pencarian ven dan keributan di kota



Dipo dan Amon mencari Ven di seluruh kota namun tak berhasil menemukannya. Saat tanpa sengaja, mereka bertemu Ratu Elara yang sedang berkeliling kota. Ratu sendiri tengah mencari Dipo dan Amon.


Dipo menceritakan insiden yang menyebabkan Ven kehilangan ingatannya dan pergi dari Kerajaan. Ratu Elara yang sebelumnya melihat Ven di hutan bambu memberi tahu mereka tentang keberadaan Ven. Ratu memberikan obat untuk mengembalikan ingatan Ven, dengan syarat Ven harus dalam keadaan pingsan.


Ratu juga memberi nasihat kepada Amon untuk membuat Ven pingsan, namun harus berhati-hati agar Ven tidak terluka untuk yang ketiga kalinya. Jika ada luka baru, maka Ven bisa kehilangan ingatannya untuk selamanya. Amon memahami instruksi dari Ratu, dan Dipo serta Amon segera menuju hutan bambu untuk mencari Ven


Amon dan Dipo berlari menuju Hutan Bambu untuk mencari Ven. Sementara itu, Ven yang kehilangan ingatannya tertidur karena kelaparan. Tiba-tiba, Ven mendengar suara langkah kaki. Meskipun kehilangan ingatannya, Ven bersiap-siap dengan pedang di tangan kirinya. Sebuah kelompok ninja muncul, mencari Ven. Dengan cepat, Ven mengalahkan ninja-ninja tersebut.


Tiba-tiba, Dipo dan Amon muncul dan melihat Ven sedang bertarung dengan ninja-ninja itu. Ven berubah menjadi Jeo dan menyerang Amon. Amon dengan cepat berubah menjadi Kyle dan menyerang Ven. Dipo berusaha menghentikan pertarungan mereka, tetapi saat Ven terhempas ke udara oleh Amon, Amon menggunakan rantainya dan melukai Ven di kepala. Ven terjatuh ke sungai.


Dipo dan Amon kembali ke kota dengan membawa Ven. Ketika mereka tiba di kota, Dipo melihat Mika, Ara, Yuuka, Josse, dan Airi sedang digoda oleh sekelompok pria di taman. Dipo dan Amon segera menurunkan Ven dan berlari mendekati mereka untuk membantu. Namun, tiba-tiba sepuluh orang menculik Ara dan Airi.


Mereka berdua panik dan dengan cepat mengambil kereta kuda untuk menyusul mereka. Meskipun berhasil menculik Ara dan Airi. kereta kuda bergerak dengan kecepatan tinggi menuju Ven yang pingsan, yang baru saja bangun. Ven, dengan mata setengah terbuka, melihat kereta kuda menuju arahnya. Dia segera berubah menjadi Jeo dan mengubah dirinya menjadi sekelompok burung gagak untuk membutakan para penculik.


Para penculik tersebut mengancam dengan menodongkan pisau ke arah Ara dan Airi sebagai sandera. Ven kembali ke wujud aslinya dan mengikat sekitarnya dengan akar pohon bunga sakura untuk menahan para penjahat. Amon menyelamatkan Ara dan Airi, dan saat Amon ingin bertransformasi, Dipo dan Mika menghentikannya. Para penjaga yang mendengar keributan itu segera tiba dan menahan para penjahat yang mencoba menciptakan kekacauan di kota.


Ara dan Airi selamat, tetapi Amon dan Dipo lupa bahwa Ven masih dalam wujud Ace. Ven kembali ke bentuk aslinya dan Ara mendekati Ven. Namun, Ara mendengar suara perut Ven karena kelaparan dan Ven pingsan di tempat dan suara pedang milik ven yang terjatuh nyaring bunyinya Dipo, Amon, dan Mika panik karena menyadari bahwa Ven, setelah menyelamatkan Ara dan Airi, sekarang pingsan karena kelaparan. Mereka segera menggunakan teleportasi untuk kembali ke rumah, dan Amon membawa Ven ke kamar.