Find Power Of Light With Demon Lord

Find Power Of Light With Demon Lord
ch 26 lagu burung layang layang dan kota pantai musim panas



Mereka meninggalkan kota es dengan hati yang penuh kegembiraan, membawa manisan kota itu dalam ingatan mereka. Perjalanan berlanjut menuju kota berikutnya, penuh dengan antusiasme dan semangat.


Tidak lupa akan hukuman yang menanti, Ven mencari sebuah lagu ketika ia melihat burung layang-layang menari di langit biru. Ketika melodi mulai tercipta, Ven mulai bernyanyi dengan tenang


"Kirameku minamo no ue wo


Muchuu de kaze kiri kakeru


Tsubasa wo hatamekasete


Ano machi e yukou


Umi wo koete


Boku wa sou chiisana tsubame


Tadori tsuita machi de fureta


Tanoshi sou na hito no koe


Kanashimi ni kureru nakama no koe


Minna sorezore chigau kurashi no katachi


Mamoritakute kidzukanai uchi ni


Kizutsuke atte shimau no wa naze


Onaji sora no shita de


Bokura wa irotoridori no inochi to


Kono basho de tomo ni ikiteiru


Sorezore hito mo kusaki mo hana mo tori mo


Kata yoseai nagara


Bokura wa motomeru mono mo


Egaiteru mirai mo chigau keredo


Te to te wo toriaeta nara


Kitto warai aeru hi ga kuru kara


Boku ni wa ima nani ga dekiru ka na


Dareka ga te ni ireta yutakasa no ura de


Kaeru basho wo ubawareta nakama


Hontou wa kare mo yorisoi atte


Ikiteitai dake na no ni


Kanashii kimochi ni nomikomarete


Kokoro ga kuroku somari kakete mo


Yurusu koto de mitatameru koto de


Bokura wa tsunagari aeru


Bokura ni ima dekiru koto


Sore dake de subete ga kawaranakutatte


Dareka no ichi nichi ni hora


Sukoshi dake azayaka na irodori wo


Kagayaku houseki da to ka


Kinpaku de wa nai keredo


Konna fuu ni sekaijuu ga


Sasayaka na ai de afureta nara


Nanika ga hora kawaru hazu sa


Onaji sora no shita itsuka kitto


Sore ga chiisana boku no ooki na yume


artinya dalam bahasa indonesia ( jika para pembaca tidak mengerti liriknya)


Di atas permukaan air yang bersinar


Kita terbang dengan menembus angin


Bersama kedua sayap yang dikepakkan


Mari kita pergi ke kota itu


Hingga dapat melalui laut


Menyentuh kota yang akhirnya dapat dituju


Ada suara orang-orang yang terlihat senang


Tapi ada juga suara teman yang merasa sedih


Semua orang memiliki cara hidup masing-masing


Tanpa mereka sadari, mereka ingin melindunginya


Lalu kenapa kita sampai melukai satu sama lain?


Di bawah langit yang sama


Dengan kehidupan yang beragam warna


Kita semua hidup bersama-sama di tempat ini


Setiap manusia, tumbuhan, bunga dan burung


Hidup dengan saling bahu-membahu


Meskipun sesuatu yang kita inginkan


Dan masa depan yang ingin diraih berbeda


Jika kita semua saling berpegangan tangan


Kuyakin hari ketika kita dapat tersenyum akan tiba


Apakah sesuatu yang dapat kulakukan untukmu?


Di balik kesuksesan yang didapatkan oleh seseorang


Ada teman yang kehilangan tempat untuk kembali


Padahal yang sebenarnya, dia hanya ingin hidup


Dengan saling berdampingan satu sama lain


Kita ditenggelamkan oleh perasaan yang sedih


Bahkan hati terwarnai menjadi semakin gelap


Namun dengan saling mengakui dan memaafkan


Kita semua dapat saling terhubung


Sesuatu yang dapat kita lakukan sekarang


Meskipun hal itu tak dapat mengubah segalanya


Lihatlah, keseharian yang dilalui seseorang


Secara perlahan menjadi berwarna dengan lebih terang


Bahkan permata yang terlihat bersinar


Terkadang tak sebagus penampilannya


Dengan begitu, aku harap seluruh dunia


Dapat dipenuhi oleh cinta yang tulus


Lihatlah, pasti ada sesuatu yang akan berubah


Di bawah langit yang sama, suatu saat nanti


Itulah mimpi yang besar dari diriku yang kecil"


Suara Ven mengisi udara dengan harmoni dan emosi yang mendalam. Lagu itu membawa mereka semua ke dunia yang dipenuhi dengan harapan dan persahabatan.


Mereka terbawa oleh lirik yang dalam, membiarkan kata-kata itu mengalun dalam hati mereka. Saat lagu berakhir, mereka merasa seperti dihanyutkan oleh keindahan dari suara Ven.


Lagu itu membimbing mereka ke kota berikutnya, yang dipenuhi dengan pesona pantai musim panas. Mika, Amon, Demon Lord Dipo, Yuuka, Airi, dan Josse merasa rileks dan gembira, terima kasih atas lagu yang mengisi perjalanan mereka dengan kehangatan dan kebersamaan.


Dan begitulah, dengan suara harmoni dan persahabatan yang menguat, mereka terus melangkah menuju petualangan berikutnya.


Mereka tiba di kota berikutnya yang dikenal dengan sebutan Kota Pantai. Kota ini dikelilingi oleh pasir putih yang lembut dan air laut yang tenang. Matahari bersinar terang di langit biru, menciptakan pemandangan yang memukau.


Di sini, mereka menemukan pasar yang ramai, diisi dengan berbagai penjual yang menawarkan aneka barang. Terdapat kerajinan tangan, pakaian unik, dan makanan lezat dari berbagai tempat.


Demon Lord Dipo dengan antusias berjalan-jalan, tertarik dengan benda-benda magis yang dijual di salah satu toko. Amon dan Yuuka berkeliling bersama, tertawa dan bercanda seiring mereka menikmati keindahan kota ini.


Sementara itu, Mika dan Josse memilih untuk duduk di tepi pantai. Mereka menikmati suara ombak yang tenang dan terpesona oleh warna air laut yang berkilau di bawah sinar matahari.


Ven, bersama Ara, berdiri di sebuah sudut jalan, mengagumi pemandangan sekitar. Mereka memperhatikan seni jalanan yang menghiasi tembok-tembok kota ini, mencerminkan keindahan alam dan kehidupan sehari-hari.


Air yang segar mengalir dari sebuah mata air di dekatnya, menyediakan minuman segar untuk mereka semua. Mereka duduk di bawah pohon rindang, menikmati kebersamaan di bawah langit biru yang luas.


Hari itu berlalu dengan damai. Di senja hari, mereka berkumpul di tepi pantai untuk menyaksikan matahari terbenam yang memancarkan warna-warni indah di langit.


"Kita telah menemukan tempat yang indah di dunia ini," kata Demon Lord Dipo dengan penuh kekaguman.


Semua orang setuju. Kota ini, dengan keindahan alamnya dan kehangatan penduduknya, telah meninggalkan kesan mendalam pada mereka. Mereka berjalan kembali menuju penginapan mereka dengan hati yang penuh sukacita dan harapan untuk petualangan berikutnya.