
Ven kembali ke rumah Dipo dengan segera untuk menceritakan tentang Amon. Namun, Dipo tidak bisa tinggal diam karena Neil, yang tubuhnya tergabung dengan darah Orochi, kembali menimbulkan masalah. Amon juga terlibat dalam situasi ini. Dipo tahu bahwa Orochi adalah monster yang sulit dikalahkan dan dia harus pergi ke Kerajaan Hillian untuk membantu Amon dan mengalahkan Neil.
Ven ingin ikut dengan Dipo, tetapi Dipo tegas melarangnya karena Ven baru saja pulih. Ven memohon agar jika Orochi muncul, Dipo harus memanggilnya. Dipo setuju dengan permintaan Ven, dan Ven memberikan tanda pada jubah Dipo sebelum Dipo pergi. Ven harus bersiap dengan baik, memulihkan dirinya dan kemampuannya untuk situasi yang akan datang.
Dipo pergi untuk menyusul Amon yang telah menuju Kerajaan Hillian untuk menyelamatkan Yuuka. Namun, Dipo terkejut saat melihat Neil dengan tubuh Orochi yang mengikuti Amon dari belakang. Dipo berusaha menahan Neil, tetapi Neil telah memasang peledak dan perlindung diri sebelum pergi. Ledakan menghempaskan Dipo dan Amon.
Amon bertanya dengan kebingungan,
"Apa yang kamu lakukan di sini?" Dipo menjawab dengan tegas,
"Aku ingin membantumu." Mereka berdua melanjutkan perjalanan mengejar Neil.
Dipo kemudian memberi tahu Amon tentang statistik Neil, menunjukkan bahwa Neil sangat kuat, terutama dalam pertarungan melawan Amon karena elemennya adalah api. Dipo juga mengungkapkan kelemahan Neil, yaitu serombongan burung gagak yang berkumpul di matanya.
Dipo akhirnya memanggil Ven, yang tiba-tiba terbangu
dari tidurnya karena ada yang memanggilnya. Ven keliru mengira bahwa itu adalah Dipo dan pergi dengan cepat tanpa memperhatikan wajah Dipo. Dia meninggalkan selembar kertas yang bertuliskan bahwa dia pergi tanpa memberi tahu siapa-siapa.
Dipo dan Amon menunggu Ven, sambil membicarakan kemungkinan jika Amon gagal membawa pulang Yuuka, dia mungkin akan kehilangannya selamanya. Dipo memberikan saran kepada Amon untuk bersiap-siap jika dia bertemu dengan orang tua Yuuka, agar Amon dapat meminta restu mereka. Dipo menekankan pentingnya persiapan mental untuk menghadapi pertemuan tersebut.
Tiba-tiba, Ven muncul di belakang Dipo dalam wujud Taka-nya. Dipo dan Amon terkejut melihat Ven datang lebih cepat dari yang mereka perkirakan. Ven menyatakan tekadnya untuk melanjutkan perjalanan menuju Kerajaan Hillian guna menyelamatkan Yuuka dan menghadapi Neil.
Neil telah tiba di Kerajaan Hillian, membawa Yuuka yang masih belum sadarkan diri. Meskipun Yuuka mencoba memberontak, dia akhirnya terkena racun Orochi dan pingsan. Orang tua Yuuka segera membawa putri mereka ke tempat yang aman.
Sementara itu, Dipo, Amon, dan Ven tiba dengan cepat di Kerajaan Hillian dan segera memulai pencarian untuk Yuuka. Dipo berhasil melacak mereka dan melihat Yuuka yang dibawa oleh Neil bersama Orochi. Tanpa ragu, mereka mengikuti instruksi dari Dipo untuk mengejar Neil dan Yuuka.
Dipo, Ven, dan Amon memisahkan diri untuk mencari Neil dan Yuuka. Mereka berhasil menemukan Neil membawa Yuuka. Amon berubah menjadi Goust dan melemparkan banyak belati, sementara Ven berlari menuju Neil dan Yuuka dengan busur terisi peluru es. Mereka menyerang, membekukan Neil, dan merebut Yuuka kembali.
Namun, Amon tidak sengaja terkena ekor ular Neil dan terhempas karena sakitnya. Dipo tiba, menggendong Yuuka. Amon merasa bersyukur karena Yuuka selamat, tetapi juga merasa cemburu. Dipo segera melepaskan Yuuka agar Amon tidak melaporkan kejadian ini pada Mika. Amon membawa Yuuka pulang ke rumah orang tuanya, sementara Ven dan Dipo menahan Orochi Neil.
Neil mencoba memprovokasi mereka, mengungkapkan bahwa dia membawa Yuuka ke Kerajaan Hillian. Dipo, Ven, dan Amon mengikuti Neil menuju kerajaan tersebut. Di sana, mereka berhadapan dengan Neil yang telah bertransformasi menjadi Orochi. Amon menggunakan kekuatannya sebagai Goust, Ven memanfaatkan panah es, dan Dipo menggunakan elemen angin untuk menyerang Neil. Mereka berhasil mengalahkan Neil.
Namun, Neil menciptakan ledakan sebagai upaya terakhirnya. Dipo dan Amon terhempas oleh ledakan tersebut. Dipo bertanya pada Amon tentang alasan kehadirannya di sana, dan Amon menjawab bahwa dia ingin membantu. Setelah itu, mereka melanjutkan perjalanan untuk mengejar Neil dan Yuuka.
Dipo memberi saran kepada Amon tentang kelemahan Neil terhadap burung gagak. Dipo memanggil Ven, yang dengan sigap bersiap menghadapi Neil. Mereka berhasil mengalahkan Neil dengan strategi mereka. Ven memanggil burung gagak untuk membingungkan Neil, sementara Amon membantu merebut kembali Yuuka.
Setelah berhasil menyelamatkan Yuuka, Amon membawa dia ke rumah orangtuanya. Ven dan Dipo tetap melawan Orochi Neil. Neil mencoba memprovokasi mereka lagi, mengungkapkan bahwa dia membawa Yuuka ke Kerajaan Hillian. Dipo, Ven, dan Amon mengikuti Neil menuju kerajaan tersebut.
Di Kerajaan Hillian, mereka menemukan orangtua Yuuka. Mereka memberi tahu orangtua Yuuka tentang situasi dan berjanji untuk membantu menyelesaikan masalah di kota tersebut. Ace, Amon, dan Yuuka segera pergi menemui Dipo, Jeo, dan Taka.
Mereka bersatu kembali menjadi Ven dan Amon kembali ke bentuk Kyle untuk mengikat Neil. Sayangnya, Amon terkena kabut beracun dan pingsan. Dipo menggunakan elemen angin untuk menyerang Neil sebagai balasan. Neil terkena kabut yang ia hasilkan sendiri. Akhirnya, Ven yang berubah menjadi Jeo menyerang dengan jurus "I Am Crowling!" dan berhasil mengalahkan Neil.
Mereka semua selamat dan membiarkan para burung gagak memakan daging Neil. Ven dan Dipo segera pergi ke tempat Amon dan Yuuka berada.
Ven yang masih kepikiran dengan jurus barunya segera melupakan nya karena gerakan tersebut sangat malu karena ven meniru gerakan dari shadow dari reinkarnasi sebelumnya dan dipo yang mendengarkan nya segera merekamnya sambil tertawa
Ven dan Dipo berhasil mengalahkan Neil dan tiba di istana tempat Yuuka tinggal. Mereka disambut oleh orangtua Yuuka dan diajak masuk ke istana untuk membicarakan Yuuka serta ditanyai tentang asal mereka. Dipo memperkenalkan diri dengan bekas luka di pipinya yaitu Ven .Amon memperkenalkan diri, dan Amon yang memiliki rambut panjang yang terikat sebagai kekasih Yuuka.
Ayah dan ibu Yuuka memberikan cincin sebagai tanda restu untuk pernikahan mereka di masa depan. Amon dan Yuuka malu ketika mendengar Dipo menyebut mereka sepasang kekasih. Ayah Yuuka memberikan nasihat kepada Amon untuk menjaga Yuuka dengan baik.
Dipo dan Ven bertanya tentang kamar untuk menginap. Orang tua Yuuka menyambut baik mereka bertiga karena telah menyelamatkan Yuuka dan berhasil membawanya pulang. Mereka menunjukkan tempat untuk beristirahat dan berencana untuk menjahili Ara dan Mika sebagai lelucon. Dipo tertawa dan setuju dengan rencana tersebut.
ayahnya yuuka masih penasaran dengan kekuatan Dipo dan Ven. Orang tua Yuuka meminta mereka untuk menunjukkan kekuatan mereka. Dipo dan Ven muncul dengan cepat. Ayah Yuuka terkejut melihat Dipo dalam mode Demon Lord dan Ven dalam mode Taka. ayahnya yuuka panik, mengira mereka adalah raja iblis. Ibunya Yuuka segera menghentikan kepanikan tersebut.
Dipo menegaskan bahwa dia tidak berniat menghancurkan kerajaan, hanya ingin hidup tenang. Ayah Yuuka meredakan kepanikannya dan menanyakan alasan mereka datang. Dipo menjelaskan tentang penculikan Yuuka oleh monster Orochi bernama Neil dan alasan mereka mengikuti. Ayah Yuuka mengerti bahwa Neil adalah predator yang suka menculik gadis-gadis.
Ayah dan ibu Yuuka merasa lega mendengar bahwa Neil sudah dibunuh oleh Amon. Mereka diundang untuk menghadiri pernikahan Yuuka dan Amon dalam dua bulan. Dipo dan Ven meminta izin untuk kembali ke kamar mereka. Ayah Yuuka memberikan restu dan menyarankan mereka untuk segera pulang ke istana sebelum membuat ratu mereka khawatir.
Yuuka memutuskan untuk tinggal di kerajaannya sementara dan akan kembali setelah Amon dan dia menikah. Ven dan Dipo memberi ucapan selamat kepada pasangan pengantin, Amon dan Yuuka. Ven, dengan senyum di wajahnya, tidak bisa menahan tawanya dan mengatakan,
"Selamat ya! Mungkin setelah kalian menikah, aku dan Ara akan pergi dari rumah dan meminta kalian untuk merawat Josse dan Airi."
Dipo merasa prihatin dan memohon kepada Ven,
"Tolong jangan pergi. Kadang-kadang kami juga butuh bantuanmu."
Amon juga setuju dengan ide Dipo untuk menjaga Ven dan Ara tetap tinggal di rumah.
Amon, dengan rasa penasaran, bertanya kepada Ven,
"Kapan kamu ingin menikahi Ara?"
Mendengar kalimat terlarang ini, Ven berubah menjadi Taka dan dengan cepat membawa Amon keluar dengan kecepatan tinggi. Amon tidak bisa mengikuti kecepatan Ven dan akhirnya pingsan. Ven membawa Amon kembali ke kamarnya.
Dipo melihat kelucuan mereka dan tidak bisa menahan tawanya. Di sisi lain, Yuuka bersama orangtuanya melihat Ven membawa Amon keluar, mendengar tawa Dipo, dan ikut tertawa bersama-sama. Suasana bahagia memenuhi kerajaan mereka.
Pagi tiba, Dipo, Amon, dan Ven bersiap untuk pulang. Sebelum berangkat, Dipo dihampiri oleh ayah dan ibu Yuuka yang berterima kasih karena telah menyelamatkan putrinya. Sebelum pergi, Yuuka mencium Amon dan berkata,
"Sampai jumpa dalam 2 bulan, di pernikahan kita." Setelah itu, Dipo, Ven, dan Amon berangkat dengan cepat.
Kereta kuda mereka tiba di tujuan, dan Ven bersiap untuk menjahili Mika dan Ara. Di sisi lain, Dipo dan Amon tiba di rumah. Ven pergi ke toko kue dan makanan untuk menyambut kepulangan mereka, sambil memberi ucapan selamat atas pernikahan Amon dan Yuuka.
Ven juga pergi ke kerajaan untuk melaporkan kemenangan mereka kepada Ratu Elara. Ratu bertanya,
"Apakah kamu sudah pulih?" Ven menjawab,
"Ya, dengan sedikit gerakan, aku akan baik-baik saja." Ratu merasa lega dan meminta Ven untuk segera pulang.
Sementara itu, Dipo dan Amon memulai aksi jahil mereka. Mereka mengetuk pintu dan disambut oleh Mika, Ara, Josse, dan Airi. Mika memeluk Dipo dan Amon dengan sukacita karena mereka baik-baik saja. Mereka bertanya tentang keberadaan Ven dan Yuuka. Amon menjawab bahwa Yuuka pulang ke istananya, namun dalam 2 bulan, dia akan pindah ke sini.
Mika dan Ara memberi selamat pada Amon atas pernikahannya. Mereka kembali bertanya tentang Ven dan Amon, tapi keduanya hanya bisa menggelengkan kepala dan memberi kode pada Amon.
Mika dan Ara terkejut mendengar bahwa Ven telah dimakan oleh monster Orochi dan dia telah meninggal. Mereka menangis pilu karena kehilangan teman dan orang kepercayaan mereka. Saat mereka menangis, Dipo dan Amon, dengan isyarat mata, membiarkan rencana mereka berjalan.
Tiba-tiba, Ven muncul dengan gaya milik Gojo Satoru dari reinkarnasinya sebelumnya, memakai penutup mata. Dia berkata, "Daijoubu desu, datte kimi yowai mo." Mika dan Ara yang terperangah berlari mendekatinya dan memeluknya secara refleks. Ven terjatuh, tapi saat mereka melihatnya, dia baik-baik saja.
Mika dan Ara bangun setelah menerjang Ven, dan mereka marah. Dipo dan Amon, yang menunjuk ke Ven, tanpa disadari Ven sudah berada di dalam dapur. Mika dan Ara menghajar dan mencubit Amon dan Dipo. Josse, Airi, dan Ven hanya bisa tertawa melihatnya.
Ven memisahkan Ara dan Mika dari Dipo dan Amon yang sudah babak belur setelah dipukuli Mika dan Ara. Ven membelikan banyak makanan untuk merayakan pernikahan Amon dan Yuuka. Akhirnya, mereka semua berkumpul dan makan bersama dengan gembira. Suasana bahagia memenuhi ruangan.