Find Power Of Light With Demon Lord

Find Power Of Light With Demon Lord
Ch 46 analisis DNA . pengamen dengan lagu asingnya dan lagu asmara ara



Mika memutuskan untuk menggali lebih dalam tentang misteri di sekitar Ven. Dia meminta bantuan Ara untuk mengambil sehelai rambut Ven agar dia bisa menganalisis DNA-nya. Ara dengan cekatan mengambil rambut Ven tanpa sepengetahuan Ven.


Setelah mendapatkan sampel rambut, Mika mulai menganalisisnya dengan hati-hati. Namun, ketika hasil analisis muncul, dia terkejut. Dipo sudah memberitahunya bahwa Ven adalah seorang reinkarnasi, tetapi hasil tes menunjukkan ada lebih banyak yang tersembunyi daripada yang mereka kira.


Mika membaca hasil tes DNA dan menemukan kata "reincarnation" tertulis di dalamnya. Hal ini membuatnya semakin penasaran tentang latar belakang Ven.


Tapi yang lebih mengejutkan, Mika menemukan bahwa Ven memiliki kemampuan yang tidak pernah digunakan olehnya sebelumnya, yaitu "Rudy's Blessing" yang berarti "Berkah Rudy." Rudy adalah karakter yang muncul dalam permainan yang pernah dimainkan Ven.


Ketika teman-teman yang lain melihat kemampuan baru Ven ini, mereka terkejut. Ven yang melihat mereka semua berkumpul dan bertanya apa yang sedang terjadi. Ara dan Mika panik dan mencoba menutupi fakta bahwa mereka telah menguji rambut Ven.


Mika dengan terbata-bata berkata, "Tidak apa-apa, kami hanya sedang berpikir. Tidak ada yang perlu dikhawatirkan." Mereka berdua kemudian pergi dengan cepat, meninggalkan Ven yang semakin penasaran. Mika dan Ara, bagaimanapun, sangat ingin mencari tahu lebih lanjut tentang kemampuan baru yang ditemukan dalam DNA Ven.


Mika masih terkejut dengan kemampuan baru yang dimiliki Ven setelah hasil tes DNA keluar. Ia merasa kagum namun juga heran karena kemampuan Ven tampak di luar nalar dan telah dirahasiakan dari mereka semua.


Di sisi lain, Ven bersama Amon memutuskan untuk pergi ke kota. Ven membawa gitarnya yang ia buat sendiri, mengenakan pakaian lusuh, dan memutuskan untuk menjadi seorang pengamen. Mereka memutuskan untuk menyanyikan lagu "Outside" yang sebelumnya sempat menciptakan kekacauan di rumah Dipo. Kali ini, para warga memberikan batasan-batasan saat Ven tampil. Lagu dimulai dengan petikan gitar dua kali, dan Ven memulai nyanyian penuh semangat. Amon juga ikut menyanyi bersamanya, dan ven memulai lagunya yang diawali oleh 2 petikan di gitarnya.


Hei, hei, rasanya aku ingin mengubah dunia ini di suatu tempat


Tapi aku tak punya banyak waktu untuk melakukannya


Baiklah, baiklah, kalau begitu kemarilah, laki-laki dan perempuan


Ini adalah drama yang akan mulai meraung


Dominasi dengan kejeniusan dan sifat buruk


Itulah rekan yang terbaik dan yang terburuk


Dengan pemikiran yang jelas dan sederhana


Bisakah kau membangunkanku dari tempat ini?


Dengan membawa tubuh ini dan mengambil beban berat


Apakah hal yang dapat kulakukan padamu untuk saat ini?


Aku takkan berdiam diri di sini


Agar tempat ini tak menjadi tanah yang gersang


Aku akan menyembunyikan namaku, lalu muncul di sini


Setelah mencari, mengincar, dan mengejek


Mereka yang seenaknya sendiri, aku menangis


Ah, mau bagaimana lagi


Hanya bisa mengeluh dan bertindak seenaknya


Meski menyangkal, melakukan sesuatu, dan menyalahkan seseorang


Ah, aku mengingatnya kembali


Sosok yang pengecut itu membuatku pusing


Sekarang perasaan dan keberanianku mulai membusuk


Suatu hari aku tak ingin mengingatnya kembali


Aku akan meluapkan semuanya di sini


Membuang segala yang tak kuperlukan


Bisakah kau menghancurkanku di tempat ini?


Dengan menantikan perpisahan dan mengunci mulut


Jika bekas luka di malam itu tak dapat tersembuhkan


Aku takkan memperlihatkan air mata


Aku tak butuh hal yang memalukan itu


Agar aku tak kehilangan segala hal yang kumiliki


Jika hal yang tak dapat berubah semuanya ada di sini


Sebelum matahari itu terbit


Ya, aku akan pergi ke tempat lain


Bagaikan meluap di dalam dunia tanpa ada hitam dan putih


Tak ada cinta di dunia yang penuh dengan kebohongan ini


Iblis yang ada di dalam hatiku takkan pernah memaafkanku


Bayangan semakin memanjang, matahari tenggelam


Jika aku dapat dimaafkan untuk menghadapi hari esok


Apakah aku dapat terselamatkan?


Meski begitu, diriku


Dengan membawa tubuh ini dan mengambil beban berat


Apakah hal yang dapat kulakukan padamu untuk saat ini?


Aku takkan berdiam diri di sini


Agar tempat ini tak menjadi tanah yang gersang


Aku akan menyembunyikan namaku, lalu muncul di sini


Setelah mencari, mengincar, dan mengejek


Mereka yang seenaknya sendiri, aku menangis


Karena sedikit keberaniaan itu pasti akan membakar hatiku


Ven dan Amon pun segera pergi dengan diberikan banyak uang. Mereka mencari makan dan berencana makan ramen. Tiba-tiba, mereka bertemu dengan Dipo dan Mika, sepasang suami istri yang baru menikah, beserta Ara, Josse, Airi, dan Yuuka. Ven serta Amon pun segera menundukkan kepala mereka dan menutupi wajah mereka dengan topi, berharap tidak akan dikenali. Namun, salah satu warga berteriak memanggil kedua pengamen tersebut, "Hei Ven-kun, Amon-kun!" Mereka terkejut karena ada yang memanggil mereka sebagai Ven dan Amon, pengamen jalanan, oleh seseorang di kerumunan.


Meskipun terkejut, Ven dan Amon segera pergi tanpa makan. Mereka memutuskan untuk melanjutkan menghibur orang lain. Mika dan Dipo tetap terkesan dengan pekerjaan yang dilakukan Ven dan Amon, dengan berani menyanyi di depan semua orang. Ini adalah momen inspiratif bagi mereka semua.


Agus dan Ven melanjutkan pekerjaan mereka untuk mencari uang bersama. Di sisi lain, Yuuka dan Ara datang membawa makanan setelah Dipo dan Mika pulang. Ven dan Agus punya rencana untuk memberikan kejutan pada Ara dan Yuuka dengan meminta mereka bernyanyi, berpikir bahwa suara manis mereka mungkin bisa mendatangkan uang tambahan. Ara dengan cepat menjawab,


"Baiklah, kami akan membantu kalian,"


dan mereka pun menyanyikan lagu "Oh Asmara" tanpa bantuan Ven. Ven memberikan selembar kertas dengan lirik lagu dan mulai memetik gitar. Paduan suara Ara dan Yuuka, ditambah gitar dari Ven dan Agus, memukau penonton, dan mereka mengumpulkan uang yang diberikan oleh warga.


Lirik lagu yang dinyanyikan oleh ara:


Dag-dig-dug hatiku


Saat aromamu lewati hidungku


Melotot mataku


Melihatmu lewat di depanku


Seorang biasa saja


Apa pantas 'tuk bersanding denganmu? (Denganmu)


Overthinking, tapi gak mau ambil pusing


Karena aku bukan kaum mendang-mending


Oh, asmara berdebar rasanya ku di dekatmu


Oh, asmara dengar bisikan cinta, lirih matamu


Hantam jantungku (oh, oh, asmara)


Hari ke sekian


Masih tak berhasil mendekatimu


Ugh, bagaimana melelehkan beku hatimu?


Ugh!


"Mending nyerah, dah?" Oh, tentu tidak (tidak)


Demi gapai impian, kita harus terus belajar


Belajar memahami bahasa cintamu


Ehe!


Oh, asmara berdebar rasanya (rasanya) ku di dekatmu (di dekatmu)


Oh, asmara dengar bisikan cinta, lirih matamu, hu-uh-uuh


Oh, asmara balas sinyal cinta ku, sekali saja


Oh, asmara tidak adakah ruang dalam hatimu, hu-uh-uuh


Tersisa untukku?


Sore itu


Tumben-tumbenan kau duluan


Yang datang menghampiriku (oh, asmara datanglah padaku)


Oh, asmara berdebar rasanya ku di dekatmu


Oh, asmara dengar bisikan cinta, lirih matamu, hu-uh-uuh, hoo


Oh, asmara berdebar rasanya (rasanya) ku di dekatmu


Oh, asmara dengar bisikan cinta, lirih matamu, hu-uh-uuh


Oh, asmara (berdebar rasanya)


Oh, asmara terjawab semua sudah teka-tekimu, hmm-mm (teka-tekimu)


Karena kini ku telah menjadi Milikmu


Setelah selesai, mereka memutuskan untuk makan di luar, memilih takoyaki. Mereka juga ingat untuk membelikan Mika dan Dipo beberapa takoyaki, setelah melihat mereka di toko ramen sebelumnya. Kemudian, mereka kembali ke rumah Dipo dan Mika untuk istirahat. Melihat Josse dan Airi sudah tertidur membuat mereka merasa tenang.


Namun, mereka mendengar Dipo dan Mika kembali mengeluh. Untuk kedua kalinya, mereka memilih untuk diam-diam meninggalkan rumah dan membiarkan pasangan itu sendirian. Ara dan Yuuka bingung tentang apa yang harus dilakukan, hanya untuk mengetahui bahwa Ven dan Agus duduk di taman dan tidak mendengar Dipo dan Mika bermain di atas tempat tidur.