Empress

Empress
Bergerak



"Aku sudah tau semua nya!" teriak Putra Mahkota di hadapan ibu nya


"Akui semua nya ibu, akui selagi aku masih mempertimbangkan hubungan kita," sambung Putra Mahkota


"Aku akan segera melayangkan bukti-bukti kejahatan kakak mu ke pengadilan internasional," kata Putra Mahkota


Sedangkan Ibu Ratu hanya diam dengan muka merah padam karena gugup, jantung nya terasa akan lepas mendalat bentakan dari putra sulung nya itu


Putra Mahkota menangis sambil bersimpuh di hadapan ibu nya itu


"Aku mohon ibu, " kata Putra Mahkota bahkan menyentuh kaki ibu nya itu


"Aku berjanji, ibu tak akan mendapat hukuman apapun, tapi aku mohon bongkar semua kejahatan kakak ibu itu," kata Putra Mahkota


"Ibu di manfaat kan oleh nya ibu," sambung nya


"Lalu apa yang harus aku lakukan," kata Ibu Ratu buka suara dengan gemetar


"Jadi lah saksi yang mendukung semua bukti yang aku lampirkan ibu," kata Putra Mahkota


"Bahkan ibu tak tau jika Raja terdahulu di lenyapkan nya kan!" kata Putra Mahkota


"Apa?" jawab Ibu Ratu jaget


"Dia melenyapkan Raja terdahulu ibu dan dia membuat seakan-akan ibu dalang dari semua nya!" cerita Putra Mahkota


Setelah perdebatan pajang antara Ibu Ratu, Raja dan Putra Mahmota akhir nya Ratu menyetujui semua nya dan bersedia memberikan kesaksian dan sudah memberikan rincian rencana Jiyan di masa depan


Dua bulan berlalu, semua bukti sudah di kirim ke pengadilan internasional, dan tengah dalam peninjauan tampa di ketahui oleh siapa pun, hanya Putra Mahkota dan Seann yang mengetahui hal tersebut


Mereka sengaja menggunakan pengadilan internasional, karena kasus ini melibatkan banyak orang penting dari berbagai negara


Selama dua bulan ini pun persiapan pernikahan Putri Ara dan Pangeran Sean sudah rampung


Semua orang menyambut pernikahan itu dengan bahagia, ada perayaan di tiap sudut kota


Pesta pernikahan itu di buat sangat megah dan besar


Sepasang pengantin baru itu di arak berkeliling dengan kereta kuda untuk menyapa semua orang yang memberikan restu untuk kedua nya


Bahkan pasangan itu berciuman mesra di depan semua orang dan di sambut riuh tepuk tangan oleh semua orang


"Aku sungguh mencintai nya," teriak Pangeran Sean dan membuat semua orang kembali berteriak dan bertepuk tangan


Setelah acara pernikahan itu selesai semua orang tengah beristirahat tapi tidak dengan Ilena dan kedua pelayan nya yang sedang berkemas untuk keberangkatan mereka ke LA


Semua orang tak tau akan keberangkayan Ilena dan Ken, semua di rahasiakan hanya Putra Mahkota dan Pangeran Sean serta orang-orang kepercayaan mereka yang tau tentang semua ini


Putri Ara pun baru di beri tau oleh Pangeran Sean awal nya di marah dan kesal tapi setelah mendapat penjelasan dari suami nya itu Putri Ara mengerti


"kakak, aku akan merindukan kalian," kata Putri Ara memeluk Ilena dan kedua pelayan Ilena yang selama ini menjadi teman nya di istana


"Sayang, kita harus segara pergi dari sini, kita tak boleh menarik perhatian, Ilena dan Kenan akan segera pergi," ajak Pangeran Sean


"Baik lah," kata Putri Ara dengan berat hati pergi dari sana


Semua barang sudah siap mereka hanya membawa sedikit barang hanya kebutuhan Kenan di pesawat


"Dengar kalian akan pergi dari Istana ke bandara dan akan di antar oleh sekertaris Putra Mahkota" jelas Pangeran Sean


Entah kenapa mendengar penjelasan itu Ilena menangis, Ilena takut kenapa semua nya begitu serius dan membayangkan bahaya yang menginta ayah dari anak nya itu


"Hei, kenapa menangis," kata Putra Mahkota pada Ilena


"Aku sangat takut," desis Ilena membenamkan tubuh nya di dada bidang itu


"Semua akan baik-baik saja, aku akan segera menjemput kalian sanyang, jangan khawatir," kata Putra Mahkota lalu mengecup bibi Ilena singkat


Putra Mahkota mengambil Kenan yang ada di gendongan pelayan lalu mencium putra nya itu


"Aku titip Kenan ya..," bisik Putra Mahkota pada Ilena


"Jau harus percaya pada ku, kalian adalah kekuatan ku, jadi aku mohon kalian harus yakin pada ku," kata Putra Kahkota


Setelah salam perpisahan itu Ilena, Kenan beserta kedua pelayan nya itu bergegas pergi ke bandara


Sedangkan Putri Ayana masih sangat resah dengan apa yang di katakan Putra Mahkota


Putra Mahkota mengatakan bahwa Putri Ayana akan di kirim ke cina ketempat nenek dan kakek nya orang tua dari mediang ibu nya


Putri Ayana merasa begitu tak enak bagaimana pria itu menyelamatkan nya dari semua masalah ini, padahal dia sudah sangat jahat


Dan yang paling membuat Ayana terkejut adalah ayah nya yang begitu di cintai nya tega memanfaatkan diri nya untuk kepentingan pribadi


"Kenapa kau sangat baik pada ku, ladahal aku hampir saja menghancurkan mu," Ayana pada Neron


"Karena aku tau kau bergerak bukan atas keinginan mu," desis Putra Mahkota


"Kau akan hidup di sana dengan identitas baru, nikmati hidup mu," kata Putra Kahkota


Ayana tak dapat menahan tangis nya lagi


"Yang Mulia boleh saya memeluk anda untuk terakhir kali nya?" tanya Ayana sambil menahan tangis


Dengan segera Putra Mahkota merengkuh tubuh itu dalam pelukan nya


"Kau wanita yang luar biasa, aku yakin kau akan mendapat kehidupan yang layak di luar sana," kata Putra Mahkota


Ayana pun pergi ke Cina dengan identitas baru nya nya, hal itu di lakukan agar Ayana tak terkena impas dari kejahatan yang di lakukan oleh ayah nya


Beban Putra Mahkota pun sedikit berkurang semua orang sudah di amankan nya, tinggal bagaimana dia mengamankan ibu nya yang juga di manfaatkan oleh Jiyan itu si keparat itu


_________


"Ayah akan lengser dari kedudukan ayah!" tegas Putra Mahkota


"Itu satu-satu nya cara melindungi ibu," sambung nya


"Ayah akan menuruti semua yang kalian arahkan," kata Raja putus asa


"Ibu sudah mengirim semua pernyataan nya ke pengadilan, dan aku sudah memusnahkan bukti bahwa ibu ikut terlibat dalam kejahatan kakak nya," kata Putra Mahkota


"Ayah, ibu, nenek, dan Ara akan pergi ke Thailan" kata Putra Mahkota


"Tanda tangani ini," kata Putra Mahkota menyodorkan kertas yang berisi pernyataan pengunduran diri Raja


______