Empress

Empress
Hadir



Satu bulan sudah berlalu sejak hari di mana Putri Ara pergi dari Istana, rencana pernikahan nya belum juga di umumkan karena Putri Ara yang mengancam tak akan pulang jika rencana pernikahan nya di umum kan


Putri Ara pergi ke Thailan sehari setelah dia dan Pangeran Sean pergi ke apertemen dan belum juga pulang sampai sekarang, sebagai bentuk protes nya pada pihak Istana yang merencanakan perjodohan nya tampa memberi tau nya


Walaupun Putri Ara berada di luar negri Pengeran Sean dengan rutin menemui Putri Ara di sana


Sementara itu mereka juga sibuk mengumpulkan bukti untuk membuka semua kejahatan yang ada di Istana


Surat yang di temukan Pangeran Sean sudah berhasil di terjemahkan, surat itu berisi pemberi tahunan pada Pangeran Sean bahwa ayah nya sengaja di lenyapkan


Surat itu juga menjelaskan kenapa mediang Raja tak melibatkan istri nya dalam hal ini, karena dia tak bisa melihat istri nya di dalam bahaya, oleh karena itu mediang Raja meninggalkan beberapa petunjuk yang hanya bisa di temukan oleh Pangeran Sean dan hanya bisa di baca oleh orang-orang kepercayaan nya


Ayah Ilena meninggal juga di lenyapkan karena mengetahui semua kejahatan yang ada, oleh karena itu ayah Ilena mengajarkan sandi-sandi itu pada Ilena, dengan tujuan agar Ilena dapat membantu Pangeran Sean memcahkan masalah ini


Takdir sungguh mendukung mereka, mereka di pertemukan untuk membuka semua yang ada di Istana yang terlihat sangat sempurna namun di penuhi dengan ambisi dan hasrat


Surat itu juga menjelaskan bahwa orang di balik semua ini adalah Jiyan kakak dari Ratu -Yoona sekaligus ayah mertu dari Putra Mahkota Neron


Di dalam surat itu juga di katakan bahwa Ratu Yoona di kirim ke istana untuk menjadi Ratu dan menjalankan misi untuk mempermudah jalan nya rencana picik Jiyan


Tapi terus gagal karena posisi nya pada saat itu bukan lah Ratu melainkan istri dari adik Raja yaitu raja yang tengah memerintah sekarang Raja yang tak lain adalah ayah dari Neron dan Ara


Karena alasan itu lah Jiyan merencakan pembunuhan pada mediang Raja, mediang Raja terus menentang semua yang di rencanakan oleh Jiyan karena semua rencana nya hanya menguntungkan diri nya sendiri dan akan merugikan rakyat


Oleh karena itu Juyan melenyapkan mediang Raja yaitu ayah dari Pangeran Sean agar suami dari adik nya di angkat menjadi Raja untuk melancarkan usaha nya


Namun kembali gagal karena ketegasan Raja, tak putus asa Hiya mengirim putri nya ke Istana untuk menjadi istri dari Putra Mahkota Neron


_______


"Sangat sakit ya?" tanya Putra Mahkota pada Ilena yang tengah meringis memegangi perut nya


"Menurut mu!" kata Ilena merasa jengkel pada ayah anak nya itu


"Sabar sebentar lagi semua persiapan nya selesai," kata Putra Mahkota menenangkan Ilena sambil mengelus perut wanita itu berlahan


"Tapi ini sangat sakit," kata Ilena meringis


"Sabar ya sayang..," kata Putra Mahkota mengecup kening Ilena yang di penuhi dengan keringat


"Yang Mulia ambulan nya sudah siap," kata dokter pada Putra Mahkota


Ilena sudah merasakan nyeri pada perut nya sejak dini hari, dan menurut dokter, Ilena akan segera melahirkan


Rombongan itu segera membawa Ilena ke rumah sakit untuk di tangani dokter kandungan kepercayaan keluarga kerajaan disana


"Jangan lepaskan tangan ku, aku takut," kata Ilena pada Putra Mahkota sambil mengengam tangan Neron


"Emm, aku tak akan melepas tangan mu," kata Putra Mahkota sambil mengelap keringat Ilena


"Aaaaa, sayang..," teriak Ilena saat mendapat kontraksi di perut nya


"Baik lah sayang, kau pasti bisa..," kata Putra Mahkota menenangkan Ilena yang mulai kesakitan


Ilena terus meringis dan menangis merasakan kontraksi demi kontraksi yang ada di perut nya. Melihat itu Putra Mahkota juga menitikan air mata nya


"Aku mencintai mu, bertahan lah," bisik Putra Mahkota pada telinga Ilena dan berkali-kali memberikan kecupan di kening ilena


Setelah beberapa jam berjuang akhir nya apa yang mereka tunggu lahir keduani dengan tangisan nyaring nya


"Aku mencintai muu, terimakasih sayang," kata Putra Mahkota mengecup bibir Ilena yang masih lemas karena lelah


"Kenapa menangis?" tanya Ilena yang menyadari pria yang sudah berstatus ayah itu menangis


"Kau juga menangis," kata Putra Mahkota menghapus air mata Ilena


"Selamat anda sudah menjadi ayah sekarang," kata Ilena mengelus pipi Putra Mahkota


"Kau sudah menjadi ibu sekarang, terimakasih sayang..," jawab Putra Mahkota tak henti-henti nya mengucapkan rasa terimakasih nya pada wanita yang sudah melahirkan anak nya itu


"Nyonya anda harus memberikan nya asi pertama..," kata perawat pada Ilena


"Baik lah..," kata Ilena


Ilena pun mulai menyusui bayi mungil itu di bantu oleh perawat


"Yaampun, anak ayah yang tampan..," kata Putra Mahkota mengelus pipi bayi mungil itu


"Dia terlihat sangat lapar," sambung Putra Mahkota


"Sudah menyiapkan nama?" tanya Ilena pada Neron yang masih hanyut dalam lamunan nya


"Kenan, nama nya Kenan.., " kata Putra Mahkota


"Aku suka nama itu, kita akan memanggil nya Ken" jawab Putra Mahkota


"Arti nya sangat bermakna arti nya adalah pengorbanan," sambung Putra Mahkota "Aku mau dia menjadi anak yang bisa mengorbankan semua untuk hidup orang banyak," tukas nya


"Baik lah, karena ayah mu yang memberi nama, ibu bisa apa Ken..," kata Ilena mengajak bayi nya itu bicara


"Terimakasih sayang..," kata Putra Mahkota kembali mengecup kening ilena


"Audah berapa ratus kali Yang Mulia mengatakan itu," kata Ilena sambil tertawa


Kedua orang yang sudah resmi menjadi orang tua itu berpelukan bersama bayi mereka yang luar biasa, menjadi simbol cinta yang tulus tak terhalang stutus sosial, tak ada ambisi dan opsesi hanya ada pengorbanan untuk jiwa-jiwa yang punya keinginan untuk bangkit


_________


Maaf ken jika ada typo yang mengganggu fahamin aja wkkw klo gak tanya aja gak apa-apa. Semoga sehat semua ya teman-teman