Dear Chelsea

Dear Chelsea
09. Masalah selesai



...✨Cafe star 5✨...


Chelsea sedang makan bersama Reza, dan didepannya atau tepatnya di dekat jendela cafe, ada Siska dengan seseorang....


"Kayak nya gua disini aman"


Ucap Chelsea dalam hatinya.


"Chelsea, kenapa lu ngajak gua kesini?" tanya Reza


"Eh.....eee...karena lu cocok sama gua hehe, tentang tempat gitu" ucap Chelsea


"Kirain..." senyum Reza


"Kirain apa?" tanya Chelsea


"Gua kira maksud lu gua sama lu cocok hehe" Reza tersenyum malu


"Hahaha bisa aja lo Zaa" Chelsea tertawa


Disisi lain Kevin menatap Chelsea dan Reza dengan sinis.


Pas sekali Nancy dan Rey telah tiba di cafe tersebut,


Nancy terkejut saat melihat Chelsea dan Reza yang sedang makan bersama


"M.G.O! ternyata Chelsea jalan sama Reza" Nancy terkejut


"Oh...Reza, gua kira siapa" tenang Rey


"Udah yuk ah balik"


Nancy menahan tangan Rey dengan raut wajah terkejut, Rey pun berbalik arah.


"Apaan lagi sih_-" tidak mood Rey


"Itu bukannya kak Siska ya?" ucap Nancy memancing Rey sesuai rencana.


Nancy menunjukkan Siska yang sedang duduk berdua dengan seorang laki-laki.


"Mana-mana???" cari Rey


"Tapi kok sama kak Rio?_?" bingung Nancy


"Ngapain Siska sama Rio, bukanya dia bilang ada acara keluarga ya" Rey mulai curiga


"Mending kita nguping kak" saran Nancy


Rey masih terdiam tak menyangka Dengan apa yang dilakukan Siska, namun disisi lain ia tidak ingin negatif thinking terhadap kekasihnya sendiri, ia pun mulai menyadari apa mungkin ini yang dimaksud oleh Chelsea?


"Jangan-jangan kak Siska sama kak Rio" Negatif thinking Nancy agar Rey semakin terpancing.


"Yaudah Ayuk kita nguping" Rey terpaksa mengikuti saran Nancy untuk menguping.


Mereka pun mencari-cari celah tempat agar bisa mendengar pembicaraan Siska dan Rio. Sedangkan Kevin sudah siap dengan semua rencananya.


"Bagus! Hani langsung pasang rekaman di jendela" perintah Kevin


"Oke kak" jawab Hani lewat telepon


Hani pun diam-diam menaruh rekamannya dari luar jendela cafe.


"Kamu kapan sih mutusin Rey" tanya Rio


"Tenang aja bee, kalo aku udah ngabisin hartanya Rey, aku bakal putusin dia kok" ucap Siska


"Kamu ngapain sih rela pacaran sama Rey cuma karena harta, aku juga banyak kali" ketus Rio


"Masalahnya aku ada tujuan tertentu" jawab Siska


Karena kesal Rey sudah tidak bisa lagi menahan emosinya, ia pun segera menghampiri Siska dan Rio.


"Oh...Jadi ini kelakuan kamu dibelakang aku" tegas Rey


Siska dan Rio terkejut melihat Rey yang sudah ada di hadapan mereka, ditambah ada Nancy yang berada dibelakang Rey.


"Rey, ini bukan kayak yang kamu liat" siska mencoba untuk menjelaskan nya kepada Rey, namun Rey langsung bicara...


"Dasar Racun emang lu!" kesal Rey


"Dengerin aku dulu..." ucap Siska


"Mulai sekarang kita putus!" ketus dan dingin Rey


Rey pun pergi meninggalkan Siska dan yang lainnya, tampak jelas bahwa Rey sangat kesal dan kecewa terhadap Siska, tetapi ia tidak ingin main kasar dengan perempuan oleh sebab itu ia pergi dengan menahan seluruh emosinya.


"Aduh...ke bongkar juga kan" sinis Nancy


"Lo ngapain sih hah! pasti lu kan yang ngajak Rey kesini!" kesal Siska


"Kalo iya emang nya kenapa? lo mau marah, silahkan aja, no problem" santai Nancy


"Dasar cewek gak tau malu!" ngegas Siska


"Yang gak tau malu tuh lu!" Nancy mendorong Siska


Rio tidak bisa melihat Siska disakiti ia pun mendorong balik Nancy.


"Lu gak usah ikut campur!" tegas Rio


"Gak usah kasar sama cewek dong kak" sinis Hani


"Gua gak nyangka yo, bisa-bisanya lu kayak gini" ketus Kevin


"Lu ngapa jadi belain mereka sih Vin?" tak habis pikir Rio


"Karena lu salah belain orang, Siska tuh bukan cewe baik" jawab Kevin


"Terus hubungannya sama lu apa? masalah buat lo!" gertak Siska yang sudah sangat emosi.


"Gak masalah sih buat gua, tapi masalah buat temen gua" dingin Kevin


Sementara itu Chelsea menyaksikan mereka dengan diam-diam, sebenarnya ia sangat ingin mencaci maki Siska, tapi keadaan nya saat ini tidak memungkinkan...


"Itu siapa yang ribut ya?" tanya Reza


"Kayaknya settingan deh, mending pulang aja yuk" ajak Chelsea


"Ada-ada aja sih jaman sekarang, yaudah yuk" ucap Reza


Chelsea pun pulang bersama Reza, sedangkan Kevin dan yang lain belum selesai, sekilas Kevin melihat Chelsea yang sudah tidak ada di tempat.


"Sekarang lu putusin aja nih cewek ular" saran Kevin


"Enggak! Rio kamu gak boleh mutusin aku" hasut Siska


"Orang kayak dia mah gak usah dipertahankan kak" tambah Nancy


"Kayak nya mereka bener, kita putus aja, lagian selama ini kamu lebih mentingin Rey" ucap Rio kecewa


"Awas lo pada! gua bakal bales!" emosi Siska


Siska pergi dengan keadaan kesal.


Nancy dan Hani tersenyum karena mereka telah berhasil membantu Chelsea untuk membuka topeng Siska.


"Rencana kita berhasil kak" ucap Nancy


"Sekarang masalah kak Rey udah selesai" tambah Hani


"Ini semua karena kerja bagus kita semua" ucap Kevin


"Oke kalo gitu kita pulang duluan ya kak" ucap Nancy


"Oh oke" jawab Kevin


Nancy dan Hani pun pulang, Rio daritadi masih menatap Kevin dengan penuh kecurigaan.


"Lu kenapa gak bilang sama gua sih" ketus Rio


"Gua kan sekalian nyadarin lu" jawab Kevin


"Tapi gua bener-bener gak nyangka sih sama lu" Tak percaya Rio dengan apa yang di lakukan Kevin.


"Maksudnya?" tanya Kevin


"Lu bantuin Rey, bukannya lu mau jatuhin dia, knp lu bantuin dia sekarang?" heran Rio


"Lu tenang aja, ini bagian dari rencana gua buat ngehancurin Rey" senyum licik Kevin


"Terserah lu aja deh" pasrah Rio


Kevin berjalan meninggalkan cafe star 5 sambil tersenyum licik, sepertinya Kevin sudah merencanakan semua ini, apa benar ia akan menghancurkan Rey, lalu bagaimana dengan Chelsea???


...✨Rumah keluarga Permana ✨...


Rey sedang duduk di sofa sambil meminum seteguk air mineral. Chelsea membuka pintu rumah dan melihat Rey, ia menghampiri Rey


"Kak Rey..." sapa Chelsea


".............." Rey hanya terdiam


"Lu kenapa? kok muka lu kayak lagi kesel" pancing Chelsea


"Sorry Chels" ucap Rey


"Kok sorry sih" sok polos Chelsea


"Gua minta maaf Karena udah gak percaya sama lu, Siska ternyata selingkuh sama Rio" jelas Rey


"Nah bener kan apa yang gua bilang, ih amit-amit" ucap Chelsea sambil minum


"Iya bener kata lu, gua gak bakal percaya lagi sama dia" ketus rey


"Bagus kak" senyum Chelsea


Rey pun ke kamar nya, sedangkan Chelsea terus saja tersenyum karena sudah berhasil membuka topeng Siska yang memiliki racun berbahaya.


"Main-main sih ama gua, kena kan tuh haha"


"Awas aja kalo sampe tuh orang deketin kak Rey lagi!" gerutu Chelsea


Ia pun ke kamarnya, ia sangat semangat untuk menunggu hari esok yang menurut nya akan sangat menyenangkan.


...****************...