
sepulang sekolah Rey berjalan bersama Chelsea menuju parkiran smk 127, sepanjang jalan Chelsea memikirkan sesuatu.
"ih kok gua jadi mikirin kak kevin Mulu sih".
"entar malam gua kan mau jalan sama dia".
"aduh gua gak bisa ngebayangin, apa gua batalin aja yaa". ucap Chelsea dalam hati
sementara itu mereka telah sampai di parkiran, Rey dan Chelsea masuk ke dalam mobil kemudian Rey langsung mengendarai mobilnya.
"chels...mau mampir gak?". tanya Rey
"mampir kemana?". tanya balik Chelsea
"kemana gitu”. jawab Rey
"ke julimart aja, gua mau beli cemilan". ucap Chelsea
"oke...". ucap Rey
beberapa menit kemudian Chelsea dan Rey telah sampai di depan julimart.
Chelsea masuk ke dalam sementara Rey menunggu di luar (di dalam mobil).
Chelsea sedang memilih makanan yang ada disitu, tiba-tiba disana ada Leo yang sedang mengantri di kasir.
"what! itu kan kak Leo, kok dia ad disini?_?". bingung Chelsea
dengan segera Chelsea menghampiri Leo yang sedang mengantri.
"kak Leo, gimana lu udah mendingan?". tanya Chelsea
"buat apa lu peduli sama gua, bukannya lu gak peduli yaa sama gua". ketus Leo
Leo pun berjalan menuju depan kasir dan membayar barang yang dibelinya.
"lah...".
"kayaknya bener kata kak Oza".
"kak Leo udah gak peduli lagi sama gua". gumam Chelsea
Chelsea berjalan ke kasir, ia membayar barang yang ia beli dan dia pun masuk kedalam mobil.
"udah chels?". tanya Rey
"udah...". datar Chelsea
"yuk balik". ucap Rey
Rey mengemudikan mobilnya kembali, mereka sedang dalam perjalanan menuju rumahnya.
...✨Rumah keluarga Permana ✨...
Chelsea dan Rey baru saja tiba di rumahnya.
di dalam rumah sudah ada Permana dan Laura yang menunggu di sofa.
"Chelsea,Rey kalian siap siap ya". ucap laura
"siap-siap mau ngapain mah?". tanya Rey
"nanti sore kita bakal pergi kerumah temen mamah, dan kita bakal nginep". jelas Laura
Chelsea dan Rey langsung saling tatap mata namun berbeda ekspresi.
"serius mah!". tanya Chelsea
"yaa serius dong chels". ketus laura
"oke....". senyum Chelsea
Chelsea tersenyum dengan maksud tertentu.
"kalo kayak gini kan gua ada alasan haha". ucap Chelsea dalam hati
disisi lain Rey merasakan hal yang sebaliknya dari Chelsea.
"Rey gak ikut ah mah". ucap Rey
"loh gak bisa gitu dong Rey". tegas Permana
"Rey males nginep dirumah orang". ketus rey
"pokoknya gak ada alasan Rey". jelas Laura
Rey pun terpaksa ikut kerumah teman Laura, sebenarnya Rey ingin pergi ke suatu tempat...akan tetapi itu semua batal.
...****************...
sore ini keluarga Permana sudah tiba di depan rumah teman Laura permana, dengan segera Laura menghampiri pintu rumah temannya itu.
"permisi...". ucap Laura
"ya ampun jeng...kok baru Dateng?". tanya Sinta
"bukan nya emang jam segini?". tanya Laura
"acara nya tuh kemarin jeng". jelas Sinta
"berarti kita telat dong". Laura terkejut
"yaudah deh jeng, saya pulang aja yaa". kecewa Laura
"iya...maaf loh jeng". jawab Sinta
mereka pun masuk ke mobil, di mobil Permana,Rey, dan Chelsea menunjukkan wajah kesal.
"kok pada cemberut sih?". tanya Laura
"mamah kalo dapet info tuh yang jelas dong". ketus Permana
"taulah_-". tambah Chelsea
"Alhamdulillah, gak jadi nginep di rumah orang". senyum Rey
"mamah kan ngiranya sekarang pah". Laura membela diri
"lain kali yang jelas". ucap Permana
"iya maaf pah..". jawab Laura
"untung gak jadi hehe". senang Rey
"berisik kamu Rey". ketus laura
"santai mah santai". jawab Rey
keluarga Permana pun kembali ke rumah mereka.
keesokannya harinya. Chelsea sedang berjalan menuju kelasnya, namun ada yang menarik tangannya.
"ish...ngapain sih". kesal Chelsea
"lu kemarin kemana? gua udah kerumah lu tau". ucap Kevin
"eh...kak Kevin, kemarin gua ada acara jadi sorry yaa". jawab Chelsea
"yaudah gak apa-apa lah, tapi gantinya entar siang lu ikut gua". ajak Kevin
"liat aja entar...". Chelsea pergi meninggalkan Kevin
saat Chelsea pergi meninggalkan Kevin dengan terburu-buru, ia tidak sengaja menabrak Leo yang sedang berjalan bersama the cool boys.
"bruk...".
"eh...sorry gua gak sengaja". ucap Chelsea
"mata dipake Jan di pajang doang". sinis Leo
"santai dong bro". ucap Chelsea dengan angkuh
"biasa aja tuh". jawab Leo
"iya...di mulut biasa, tapi di hati enggak!". sinis Chelsea
Chelsea tersenyum licik dan pergi meninggalkan the cool boys.
"maksudnya apa lagi". ketus Leo
"udahlah ley...lupain aja". jawab crish
"tapi tuh cewe...
Oza langsung memotong ucapan Leo.
"inget kata gua ley". tegas Oza
"oke..I'm fine...". ucap Leo
mereka pun berjalan menuju kelas mereka, dan melupakan kejadian yang baru saja terjadi.
sementara itu dikelas XIIA Kevin sedang duduk di bangkunya, kebetulan the cool boys lewat dihadapannya....Leo tidak sengaja melihat Kevin yang sedang menulis nama Chelsea di bukunya Kevin.
"ngapain lu nulis nama Chelsea di buku lu?". tanya Leo sinis
/Kevin menutup bukunya/
"bukan urusan lu". dingin Kevin
Leo hanya terdiam mendengar ucapan Kevin, dan ia pun beranjak pergi ke bangkunya (disamping Kevin).
disisi lain Rey menatap Leo dengan tatapan tidak suka, sedangkan ke Kevin ia menatap penuh penasaran.
...****************...
Reza sedang duduk sambil membaca buku yang baru ia beli, akan tetapi tiba-tiba Siska datang dan menarik tangan Reza untuk keluar kelas.
"ngapain sih narik-narik". ketus Reza
"gua gak mau tau! sekarang juga lu harus lakuin itu". tegas Siska
"gila....lu ya". jawab Reza
"kok gila sih, ini udah darurat za!". ucap siska
"gua harus nunggu waktu yang tepat dulu". jawab Reza
Reza langsung pergi meninggalkan Siska, ia pun masuk ke kelasnya, ia memikirkan rencana yang tepat untuk sebuah misi Antara dia dan Siska.
...****************...