Dear Chelsea

Dear Chelsea
04. Kantin Smk 127



Siang ini Nancy dan Hani sedang duduk berdua sambil memakan mie ayam


"Mie ayam nya enak ya, Han" ucap Nancy


"Iya enak bangeeeet" jawab Hani


Di saat mereka sedang asyik makan mie ayam, tiba-tiba saja The boys lewat laksana para pangeran yang sedang lewat di hadapan mereka


"Gila...." terpesona Hani


"Kenapa lu Han?" tanya Nancy yang tidak menyadari kehadiran The boys


Hani menunjuk ke arah The boys yang sedang berjalan.


"Liat tuh The boys lewat.." Hani senyum-senyum sendiri


Nancy yang melihat The boys langsung terpana...


"Ya allah...berikan satu pangeran itu kepada hamba ". mohon Nancy


Kemudian Chelsea datang menghampiri Nancy dan Hani yang tengah memandang The boys dengan tatapan penuh khayalan.


"Apaan sih!"


"Lebay tau gak" gertak Chelsea


Ia pun langsung duduk di hadapan Nancy dan Hani, lalu menatap mereka dengan tajam


"Chelsea" Nancy terkejut


"Kapan lu dateng nya" tambah Hani


Hani dan Nancy heran melihat Chelsea yang sudah ada di depan mereka


"Ngapain sih lu berdua ngeliat The boys udah kayak ngeliat pangeran aja_-" ketus Chelsea


"Ya iyalah chels, liat dong kak Nathan udah kayak pangeran yang turun dari langit" jawab Hani


Chelsea menelan ludah dan tidak menyangka Dengan apa yang diucapkan oleh Hani


"Ih...amit amit..., pangeran darimana nya coba, orang kayak gitu mah gak cool sama sekali" terus terang Chelsea


Kemudian Chelsea meminum teh milik Nancy.


"Teh gua gk usah diminum juga kali" ucap Nancy


"Minta dikit ilah_-" cemberut Chelsea


Chelsea pun senyum-senyum sendiri lalu berkata kepada Nancy dan Hani...


"Gua kasih tau yaa"


"Mereka tuh gak keren sama sekali"


"Yang keren tuh Reza" senyum Chelsea


Nancy menggaruk kepalanya yang tidak gatal, begitupun Hani yang merasa bingung dan penasaran.


"Reza?_?" bingung Nancy


"Siapa tuh chels?" tanya Hani


"Reza anak kelas XB" jawab Chelsea


Serentak Nancy dan Hani terkejut mendengar ucapan Chelsea...


"What!" serentak Nancy dan Hani


"Why?" tanya Chelsea dengan polos nya


"Gila lu chels" ucap Nancy sambil menggelengkan kepalanya


"Kok gila sih?_?" bingung Chelsea


"Ya iyalah chels, masa iya lu suka sama adik kelas kan gak banget" jeelas Hani


"Bener tuh gak banget" tambah Nancy


Dengan spontan Chelsea berdiri dari tempat ia duduk, kemudian memukul meja kantin, sehingga ia menjadi pusat perhatian.


"Brak..."


"Gua kasih tau yaa"


"Adik kelas itu lebih baik daripada kakak kelas" teriak Chelsea


kemudian ia tersenyum tipis dan berkata dengan raut wajah bagaikan aktris jahat.


"Emang kakak kelas Disini pada kece-kece"


"Alias kece bur got" senyum Chelsea


Chelsea pun melanjutkan perkataannya setelah melihat ekspresi para siswa-siswi yang melihat nya.


"Mendingan adik kelas lah, mereka tuh gk neko-neko" ucap Chelsea


Sementara itu Nancy dan Hani menutup wajah mereka.


"Aduh...chels lu malu-maluin tau gak sih" bisik Nancy


"Kok malu-maluin sih" teriak lagi Chelsea


"Gua tuh ngomong sesuai fakta!" lanjut Chelsea


"terserah lu lah chels" Hani menahan malu


Disaat Chelsea menjadi pusat perhatian, tiba-tiba seseorang mendekati nya dan berdiri di dekat nya...


"Lu bilang kakak kelas buruk karena posisi lu di tengah"


"Makanya lu membanding-bandingkan kakak kelas Sama adik kelas" tegas Kevin


Chelsea heran dengan Kevin Yang tiba-tiba saja datang dan berkata seenaknya.


("dih nih orang ngapain dateng lagi sih, ngeselin banget rusuh banget jadi maunsia.") gerutu Chelsea dalam hati nya.


"Nih bukti nya kalo kakak kelas tuh buruk"


"Gua gak ngomong sama lu, ngapain lu nyambung-nyambung udah kayak tiang listrik_-" kesal Chelsea


"Ya wajar lah gua ikut campur"


"Gua kakak kelas lu, berarti lu bilang gua buruk!" tegas Kevin


Chelsea menatap Kevin dengan kesal begitu pun sebaliknya.


"Emang, lu emang buruk+ngeselin" ketus Chelsea


Kevin tersenyum tipis


"Lu gak nyadar yaa?"


"Lu itu lebih ngeselin daripada gua" ucap Kevin


"Ih.....ngeselin banget sih lu" emosi Chelsea


Kevin pun tersenyum licik, kemudian Rey datang dan langsung menghampiri Chelsea dan Kevin...


"Vin, apa-apaan sih lu" sinis Rey


"Kenapa? lu mau belain adik lu?" ucap Kevin dengan tenang


"Kayak bocah lu Vin" senyum sinis Rey


Lalu Rey melirik ke arah Chelsea dan kembali menatap Kevin.


"Dengan sikap lu yang kayak gini lu malah membuktikan kalo kakak kelas tuh buruk!" tegas Rey


Rey pun menarik tangan Chelsea keluar kantin, dan pergi meninggalkan semua orang yang terpaku melihat kejadian antara Chelsea dan Kevin.


•Lorong sekolah•


Rey masih berjalan sambil menarik Chelsea yang baru saja berdebat dengan Kevin.


"Ih..lepasin kak Rey!" kesal Chelsea


Dengan kesal Rey melepaskan tangan Chelsea, lalu menarik nafas nya dan berbicara kepada Chelsea sambil menahan emosi.


"Lu tuh ngapain sih chels" ucap Rey


"Apanya coba?" tanya Chelsea dengan angkuh


Rey menatap Chelsea dengan senyuman kesal.


"Chels sumpah lu bener-bener keterlaluan"


"Ngapain coba lu teriak-teriak di kantin, udah gitu lu segala bilang kakak kelas buruk"


Rey memegang kepala nya dengan penuh amarah, kemudian ia melanjutkan pembicaraan nya terhadap Chelsea.


"Gua kan kakak kelas lu chels" Rey menahan emosi


Kemudian Chelsea hanya melihat Rey dengan raut wajah heran dan membuang muka nya dari Rey sambil berkata...


"Emang kenyataan nya gitu kok" ucap Chelsea dengan angkuh


Rey langsung menjawab ucapan Chelsea...


"Berarti gua buruk dong?" tanya Rey


"Gak juga sih" datar Chelsea


"Nah itu, lu bilang kakak kelas buruk cuma karena lu ketemu satu orang yang buruk"


"Tapi lu malah nganggep seakan-akan semua Kakak kelas buruk" jelas Rey


Chelsea kehabisan kata-kata dan merasa bersalah dengan apa Yang telah ia lakukan.


"Iya juga sih" ucap Chelsea


"Gua gk mau tau, pokoknya lu harus minta maaf sama Kevin, karena lu salah" tegas Rey


Dengan spontan Chelsea mengangkat alisnya sebelah dan mata nya melotot, karena tidak terima dengan apa yang diucapkan oleh Rey


"Gua? minta maaf sama...siapa tadi?" tanya Chelsea


"Kevin" jawab Rey


"Nah itu, sama kak Kevin?" tanya lagi Chelsea


Rey menghela nafasnya.


"Iya, lu harus minta maaf sama Kevin, walaupun gua sebenarnya kurang suka sama dia, tapi lu kan tetep salah" tegas Rey


Chelsea langsung menjawab ucapan Rey dengan angkuh.


"Enggak, gua gk mau minta maaf sama tuh orang"


Chelsea pun berjalan dengan angkuh dan pergi perlahan meninggalkan Rey, namun Rey segera berteriak...


"Terserah lu sih, paling ntar gua aduin ke nyokap and bokap kalo lu udah bikin ulah di sekolah" senyum licik Rey


Mendengar ucapan Rey seketika langkah Chelsea terhenti dan ia pun berbalik arah, menoleh ke arah Rey.


"Ih.....ngeselin banget sih lu" kesal Chelsea


"Gua gak maksa lu kok chels" Rey tertawa kecil


"Sama aja!" sahut Chelsea


Rey pun menghampiri Chelsea dan mengusap kepala nya.


"Ini demi kebaikan lu chels, gua gk mau kalo lu sampe dianggap buruk sama semua orang" ucap Rey dengan lembut


Dengan terpaksa Chelsea menyetujui ucapan Rey dan akan meminta maaf kepada Kevin.


"Iya-iya" ucap Chelsea


"Nah gitu dong, itu baru namanya Chelsea adik gua" senyum Rey


"Bodo..." jawab Chelsea


Chelsea pun pergi meninggalkan Rey dengan kesal, sementara Rey dia tersenyum melihat tingkah laku Chelsea.


...****************...