
seorang wanita cantik sedang berjalan menuju lantai atas mall jakarta indah. wanita itu memakai rok biru dan baju putih yang mengikuti trend masa kini. wanita tersebut tak lain adalah hani.
dia sedang berkeliling di mall sambil melihat-lihat dan juga mencari barang yg akan ia bawa study tour. hani melangkah masuk ke dalam lift. Di dalam kebetulan ia bertemu dengan terry dan elsa yang ingin ke lantai atas juga.
"eh hani, lu sama siapa?". tanya terry dengan ramah, begitu juga elsa yang tersenyum ke arahnya. padahal biasanya elsa selalu menatap nancy dengan sinis, tapi walaupun hani teman nancy, elsa tak menyamakan sikap nya ke hani seperti terhadap nancy.
"gua sendiri sih, hehe". jawab hani tertawa kecil. di dalam pikiran nya ia kesal karena tidak bisa belanja bersama chelsea dan nancy. yaa tapi bagaimana pun juga mereka punya urusan masing-masing.
"owh...gimana kalo kita bareng aja, biar agak rame". saran terry dan tersenyum kepada hani dan elsa.
"iya asik tuh, soalnya dari tadi gua sama terry beda pendapat mulu, kan kalo tambah orang lebih seru, jadi gua gak harus ikutin terry terus". tambah elsa sambil mengejek Terry. hani tersenyum lega karena ia bertemu dengan orang yang tepat.
"yaa kalo diajak sih ayo-ayo aja, gabut juga sih sendiri aja dari tadi, hehe". hani setuju dengan saran terry. mereka bertiga keluar dari lift dan mulai ke mencari sesuatu yang ingin mereka beli.
di pertengahan jalan, tepat nya di depan toko roti England bakery. mereka bertiga berpapasan dengan kumpulan cowok smk 127. yaitu rey and friends ditambah rio yang bergabung.
langkah mereka semua terhenti. rey menatap Terry dan hani dengan sinis. rio melihat hani dengan julid sedangkan elsa,andre dan jack hanya terdiam bingung.
"gak usah ngalangin jalan bisa gak?". sinis rey ke terry yang ada dihadapan nya. terry menatap rey dengan kesal.
"mall ini gede kali bro, lu nya aja yang sengaja lewat sini". jawab terry dengan ketus dan sinis.
"lu ngapain lagi ikut sama mereka, gua kan jadi kesel liat lu". ucap rio ke hani yang berada di samping terry dan elsa.
"dih suka-suka gua lah, lagian yaa gua juga kesel kali liat kakel gaje". jawab hani sambil memutar bola matanya dengan sinis.
elsa dan andre sudah tau pasti mereka akan bertengkar. ditambah lagi ada rio dan hani. jack dari tadi hanya tersenyum melihat pertikaian tersebut. sedangkan mereka berempat saling Memalingkan wajah mereka.
"lu ngapa sih jack malah senyum bukannya di ademin". elsa menyikut tangan jack yang melipat itu. jack hanya tersenyum dan mendekati mereka berempat.
"gua tuh suka kalo kalian ribut kayak gini, terutama rey and terry". senyum jack yang terlihat aneh oleh elsa dan andre. mereka berempat tak mengerti maksud jack yang tak jelas.
"apaan sih maksud lu". heran rey
"ngomong yg jelas napa". tambah rio
"gua seneng karena kalo kalian berantem, cinta kalian semakin dekat, kalo rio sama hani gua gak tau sih yaa, soalnya kan lu berdua minyak dan air, tapi kalo rey dan terry kalian itu kucing dan tikus, yang bisa bermain bersama bahkan bekerja sama". jelas jack dengan percaya diri. elsa malas mendengar ocehan jack yang tidak jelas. ia pun menarik andre pergi, karena hanya ada andre yang disamping nya dan tak ikut campur sama seperti dirinya.
rey dan terry kesal mendengar ucapan jack yang menyimpang itu. rio dan hani juga malas mendengar jack yang mulai dengan kata-kata legend nya.
"kak jack, bisa gak sih jangan bikin tambah kesel". kesal hani.
"taulah! ganggu orang lagi ribut aja sih". tambah terry. jack seperti tak terpengaruh dengan ucapan hani dan terry. ia bahkan mulai lagi.
"gua udah ditakdirkan menjadi saksi perjalanan cinta antara rey dan terry, di tambah lagi gua juga menjadi saksi peperangan antara minyak dan air yang tidak akan pernah damai". melantur jack.
rey terdiam seperti Kehabisan kata-kata.
("kayaknya salah gua udah ajak nih orang".) gumam rey dalam hati dan dengan raut wajah datarnya. Terry melipat kedua lengan bajunya dan hendak memukul jack.
"makan tuh jack, hahaha". ledek rio sambil tertawa melihat ekspresi jack yang mulai takut. hani juga ikut tertawa. namun setelah menyadari bahwa mereka tertawa bersama, hani dan rio langsung diam dsn membuang muka.
("kek nya gua gak kek mereka dah, tapi emang sedikit mirip sih kalo lagi ribut".) rey berbicara sendiri dalam hatinya. ia malah sibuk berbicara di dalam hati.
terry merapihkan kembali kedua lengan Bajunya setelah melihat jack yang diam terkena efek dari teguran Nya yang menurut jack mengerikan.
"gua ada ide nih, biar bikin lu pada sedikit percaya". ucap jack yang kesal karena teguran terry.
"ide apa lagi sih hah! gak usah ribet deh". ketus terry dan melihat rey yang datar dengan sinis.
("kok feeling gua gak enak yaa, ide apaan sih jack".) bingung rey dalam hati.
"ayo ikut gua ke peramal di mall ini". senyum nakal jack. hani dan Terry seperti setuju dengan ide jack.
"ngapain sih bego, percaya ama begituan, ogah gua gak mau". tolak keras rio yang tidak suka hal-hal yang berbau mistis.
("kan bener feeling gua, aneh ni bocah"). ketus rey dalem hati.
"lu ogah? bilang aja takut ketauan isi hati lu, jangan-jangan...". pancing hani ke rio yang menolak ide jack. terry tersenyum dengan hani.
"jangan-jangan apaan? gak usah mikir yang aneh-aneh lu, oy rey bantuin Gua orang mah! lu malah diem aja kayak kambing conge". kesal rio ke hani terry dan juga rey yang dari tadi hanya diam tak membantu nya.
rey melihat rio yang seperti nya membutuhkan bantuan nya. kemudian ia melirik terry dan hani dengan ketus.
"gua setuju sama ide jack, gua pengen tau siapa yang bakal malu abis keluar dari tempat itu". rey tersenyum licik, kemungkinan ia sudah memprediksi beberapa hal.
"kok lu malah setuju ama mereka sih! tujuan kita ke mall kan buat cari barang bagus yang mau dibawa study tour bego!!!". rio kesal sekaligus panik. hani dan terry malah semakin curiga ada sesuatu yang disembunyikan oleh rio.
"lu ngapa sih yo, jangan-jangan sebenarnya lu ada sesuatu lagi ke hani". rey ikut curiga. hani yang mendengar itu langsung melihat ke arah rio dengan tajam dan sinis.
rio pun mendekatkan mulut ke telinga rey dan membisik kan sesuatu. setelah selesai rey langsung tertawa.
"hahaha, dih apaan sih lucu lu yo, enggak bakal ilah, serahin ama gua gak bakal ada, serius dah". ucap rey sambil tertawa. hani dan Terry terdiam penasaran dengan apa yang dibisikkan oleh rio ke rey. jack juga merasa terasingkan melihat mereka berdua.
"yaudah gua setuju ama ide lu jack". terpaksa rio
"oke...berarti sekarang kita tinggal let's go!". semangat membakar jack. di belakang nya hani dan terry berjalan dengan malas. sedangkan rey tersenyum mencuriga kan, rio juga hanya bisa pasrah dengan keadaan.
mereka terus melangkah menuju peramal yang diucapkan oleh jack. entah apa yang akan terjadi di tempat itu. dan soal apa yang dibisikkan oleh rio ke rey adalah:
"gua takut kalo ada setan rey, kan pasti dia ngeramal lewat setan, kalo muncul setannya gimana?".
rio memang cowok yang penakut dengan hal-hal yang berhubungan dengan dunia gaib. padahal dari tampang nya dia sangat cool dan gagah, tapi kenyataan nya dia takut dengan hantu.
...****************...