Dear Chelsea

Dear Chelsea
02. Pagi yang menyebalkan



Pagi ini keluarga Permana sedang sarapan bersama, termasuk Chelsea dan Rey, karena mereka adalah anak-anak dari pak Permana seorang pengusaha sukses.


Laura (nyokap Chelsea) memulai pembicaraan


"Kemarin di sekolah gimana chels, baik?" tanya Laura


"Biasa aja sih mah" ucap Chelsea sambil meminum susu


Kemudian Laura melihat ke arah Rey yang sedang memakan roti.


"Kamu gimana Rey?" tanya Laura


"Selalu happy dong mah" jawab Rey


Tiba-tiba Chelsea menyela...


"Iyalah happy mulu, kan pacar nya banyak." sahut Chelsea


Permana terkejut mendengar ucapan Chelsea


"Uhuk-uhuk.." batuk Permana


"Pah, ini minum dulu" tawar Laura


Kemudian Permana minum air yang diberikan oleh Laura, setelah itu ia menatap Rey dengan tajam.


"REY!" bentak Permana


"Iya pah?" jawab Rey


Rey menginjak kaki Chelsea Yang berada di samping nya, akan tetapi Chelsea hanya tersenyum


"Kamu tuh gak usah gaya-gayaan jadi playboy!" tegas Permana


"Iya pah maaf" datar Rey


"Pokoknya papah gak mau tau kamu harus putusin pacar-pacar kamu" ucap Permana


"Cewek kok dijadiin mainan" lanjut Permana


Mendengar ocehan Permana Rey pun pergi tanpa pamitan kepada Laura dan Permana, Chelsea juga ditinggal.


"Ih...Kak Rey tungguin dong" teriak Chelsea


Chelsea berlari mengejar Rey...


"Tuh liat anak kamu, kalo dikasih tau pasti kayak gitu" ucap Permana


"Emang nya Rey bukan anak papah apa?" sinis Laura


Karena kesal Laura meninggalkan Permana sendiri


"Anak sama mamah nya sama aja"


"Kayak nya cuma Chelsea doang yang sepihak sama saya"


"Itupun kadang-kadang." gumam Permana.


Di mobil sampai tiba di sekolah Rey diam dengan raut wajah kesal.


Rey dan Chelsea berjalan bersama di koridor sekolah...


"Kak Rey, lu kenapa sih?" tanya Chelsea


"Gara-gara lu tuh, gua jadi diomelin sama papah" ketus Rey


"Ya ilah...baper banget sih"


"Lagian itu kan biar lu tobat!" ketus Chelsea


"Ih.....punya kakak baper-an banget"


Chelsea pun bergegas menuju kelas nya


•Kelas XIIA•


Kelas XIB jauh berbeda dengan kelas XIIA, kalau kelas XIIA isinya orang-orang pinter+keren, sebaliknya kelas XIB isinya orang-orang gila alias lucu semua dan terkenal dengan sebutan kelas paling berisik.


Hari ini di kelas Sama seperti biasa nya, berisik nya minta ampun.


Nancy sedang duduk bersama Hani, mereka melihat Chelsea yang baru masuk kelas...


"Chels.." sapa Nancy


Namun ekspresi Chelsea kesal dan tampak terganggu


"Apaan sih nih kelas, berisik amat"


"Ada yang ngerumpi, ditambah ada yang main gitar, udah gitu kenapa ada yang latihan dance?"


"Sebenarnya ini kelas atau apaansih_-" gerutu Chelsea


Hani yang sedang asyik makan kacang roda menjawab ocehan Chelsea dengan santai...


"Biasanya juga emang begini chels" ucap Hani


"Pantes aja nih kelas dianggap kelas paling berisik, aduh...pusing deh kepala gua" tambah Chelsea


Chelsea memegang kepala nya dengan kedua tangannya, sedangkan Hani dan Nancy bingung melihat tingkah laku Chelsea.


"Nih orang kenapa sih Nans, biasanya juga paling heboh" heran Hani


"Baru sadar kali, hahaha" Nancy tertawa


Seketika kelas menjadi diam dan sunyi bagaikan di kuburan, ketika terdengar oleh mereka suara bel tanda masuk kelas.


"Kring....kring...."


Bu Liyvi memasuki kelas (Ia adalah wali kelas XIB)


"Pagi... Anak-anak.." sapa bu Liyvi


"Pagi...bu..." serentak seisi kelas


"Kok pada lemes sih, saya ulangi yaa, pagi.... Anak-anak.." ulang bu Liyvi


"Pagi......bu......" teriak seisi kelas


"Gitu dong" ucap bu Liyvi


Bu Liyvi kembali duduk di bangku nya lalu membuka buku catatan.


"Sebelum saya memulai jam pelajaran, Chelsea, Ussy, Boby dan Tama, silahkan kalian ke taman sekolah" jelas bu Liyvi


"Ke taman sekolah?-?" bingung Boby


"Emangnya mau ngapain bu?" tanya Tama


"Kalian terpilih menjadi wakil kelas XIB di diskusi alam SMK 127" terus terang bu Liyvi


"Owh..." mengerti Ussy


"Baik bu, kami keluar kelas dulu". ucap Chelsea


Chelsea, Ussy, Tama dan Boby pun pergi berjalan menuju taman sekolah SMK 127


...****************...