Dear Chelsea

Dear Chelsea
27. Mengetahui kebenaran



Chelsea tiba di kantin. ia duduk dan memakan roti bakar. ia sedang kesal karena nancy sedang patah hati dan Hani sedang dilema.


"aneh, gua kan jadi sendiri ke kantin". gumam Chelsea


seseorang menarik bangku yang berada di samping Chelsea. orang tersebut adalah Leo. ia langsung ikut makan di samping Chelsea.


"bolehkan gua disini?". tanya Leo


Chelsea hanya menganggukkan kepalanya, dan lanjut memakan roti bakar nya. Leo merasa ada yang tak beres dengan Chelsea.


"lu kenapa?". tanya Leo. ia menaruh sendok di piringnya dan berhenti makan.


"lagi gak mood aja". datar Chelsea


"gak mood yaa?". tanya Leo sambil tersenyum mencurigakan


Leo menarik tangan Chelsea dan meninggalkan kantin. mereka berjalan ke taman sekolah. di hati Chelsea terheran-heran, mengapa Leo menariknya menuju taman sekolah.


setibanya di taman smk 127 Leo menyuruh Chelsea untuk duduk di sebuah bangku taman. kemudian ia memetik setangkai bunga mawar.


Chelsea masih bingung dengan maksud Leo. angin berhembus kencang. Leo memberikan setangkai mawar tersebut kepada Chelsea. ia memakaikan nya di telinga Chelsea. setelah itu ia mengambil gitar yang sudah ia siapkan dan bernyanyi di samping Chelsea.


di atas bumi ini ku berpijak


pada jiwa yang tenang di hariku


tak pernah ada duka yang terlintas


ku bahagia.


Chelsea menatap Leo sambil tersenyum manis. ia merasa nyaman berada di samping Leo.


Ingin ku lukis semua hidup ini


dengan cinta dan cita yang terindah


masa muda yang tak pernah kan mendung


ku bahagia


Chelsea pun bersandar di bahu Leo yang sedang memainkan gitar sambil bernyanyi. Leo tersenyum dan menatap Chelsea dengan tatapan menyayangi. kemudian ia melanjutkan lirik lagu yang dinyanyikannya.


Dalam hidup ini


arungi semua cerita indahku


saat-saat remaja yang terindah


tak bisa terulang


Ku ingin nikmati


segala jalan yang ada dihadapku


kan kutanamkan cinta tuk kasihku


agar ku bahagia


Leo pun selesai bernyanyi. Chelsea masih bersandar di bahunya sambil tersenyum. melihat Chelsea seperti itu Leo ikut bersandar ke kepala Chelsea dan ikut tersenyum.


Tampa mereka sadari Rey yang sedang lewat taman sekolah, melihat mereka yang sedang saling bersandar.


"mereka aja makin Deket, masa gua masih sendiri aja sih". gumam Rey


ia pun melanjutkan langkahnya untuk mencari Hani yang daritadi pagi tidak dilihat oleh matanya. disisi lain nancy sedang menemani Nathan yang makan di kantin.


(ngapain juga sih gua harus nemenin kak Nathan makan_-)


ucap nancy dalam hati.


"mau gak Nans?". tanya Nathan


"enggak mau". ketus nancy


"cobain dulu, enak loh, nih aaaa". Nathan menyuapi nancy


dengan terpaksa nancy membuka mulutnya, sepintas mereka saling bertatapan sampai nasi goreng tersebut masuk ke dalam mulut nancy.


"deg....". jantung nancy berdebar seketika


nancy mengunyah nasi goreng tersebut. namun di pikirannya masih terlihat tatapan Nathan yang membuat jantung nya berdebar. sedangkan Nathan hanya membuang mukanya dan mengalihkan suasana.


"enakan?". tanya nathan


"biasa aja". datar nancy


Nathan memutar otaknya dengan cepat. entah apa yang sedang dipikirkannya. namun di pikiran nancy hanya ada nathan yang membuat nya kecewa.


"eum....Nans". Nathan memulai pembicaraan


"apa?". tanya datar nancy


Nathan terlihat tampak gugup, ia terus menerus memainkan jari-jarinya seperti orang yang sedang gelisah.


(kak Nathan kenapa sih sebenernya) penasaran nancy.


"soal waktu itu, sebenarnya.....". ragu Nathan


"sebenernya latihan buat nembak Hani kan_-". sela nancy


"sebenernya itu gua sengaja ngetest lu". ucap Nathan


"ngetest gua?". bingung nancy


"yaa... sebenarnya gua mau nembak lu, tapi gua takut lu gak suka sama gua. makanya itu gua ngetest lu dulu, dan ternyata lu marah. disitu gua yakin lu juga punya perasaan yang sama kan sama gua?". Nathan berbicara sambil menundukkan kepalanya.


nancy tak bisa berkata-kata mendengar ucapan Nathan yang membuat nya hampir setengah gila.


"jadi itu semua cuma ngetest doang?". tanya nancy serius


Nathan hanya bisa mengangguk mengiyakan ucapan nancy. seketika nancy memegang kepalanya dengan kedua tangannya.


"sumpah, gua tuh hampir gak waras tau gak?, dan kak Nathan tenyata cuma ngetest gua doang. oh my God! kenapa sih lu harus ngetest gua pake cara kayak gitu". kesal nancy.


"tapi lu Punya perasaan yang sama kan sama kayak gua?". tanya Nathan


"eumm....ya iyalah kak! gua tuh suka banget sama lu!". kesal Nancy


Nathan tersenyum sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal. ia merasa senang dengan jawaban nancy, namun ia juga khawatir seperti nya nancy masih kesal.


"maaf yaa gua pake cara yang bikin lu gak nyaman". sedih Nathan


"hmmm yaa udah terjadi juga, jadi gua maafin". senyum nancy.


"berarti sekarang kita pacaran dong". memperjelas nathan


nancy hanya mengangguk mengiyakan ucapan Nathan. mereka berdua saling tersenyum. sesekali Nathan menggaruk kepalanya yang tidak gatal karena merasa malu.


sedangkan nancy hanya bisa tersenyum dan berteriak-teriak di dalam hatinya. akhirnya pangeran yang ia impi-impikan sekarang menjadi kekasihnya. Nathan Pratama kakak kelas idamannya dan salah satu most wanted di smk 127 adalah kekasihnya sekarang.


Nathan Pratama & Nancy adinda


21.10.2022 taman smk 127


...****************...