
bel istirahat sudah berbunyi. para siswa dan siswi keluar kelas masing-masing, kecuali nancy, hani dan chelsea yang masih duduk di dalam kelas. nancy yang duduk dibelakang pun menghampiri hani dan chelsea.
"guys...lu berdua pada ikut gak?". tanya nancy yang berada di depan Meja milik chelsea.
"gua sih pasti ikut". sahut hani yang duduk di bangku sebelah chelsea. nancy tersenyum mendengar jawaban hani, namun ia masih ragu dengan melihat raut chelsea.
"lu ikut kan chels?". tanya nancy
"yaa gimana lagi, gua ikut". malas chelsea
"semangat dong chels". senyum hani
chelsea hanya bisa senyum terpaksa mengikuti ucapan hani. akan tetapi nancy terdiam sambil memikirkan nanti chelsea akan bergabung dengan siapa disana, apakah dengan mereka berdua atau dengan the cute girls.
"btw lu bakal gabung sama siapa chelsea?". tanya nancy dengan khawatir.
chelsea sedikit tak mengerti dengan pertanyaan nancy, ia akan bergabung dengan siapa?
"gabung apanya nans?". tanya balik Chelsea
"yaa nanti kan pasti ada the cute girls, gak mungkin kan kita gabung sama mereka, apalagi disitu kan ada kak elsa, lu tau kan maksud gua". nancy menjelaskan apa yang ia maksud.
hani mulai merasa Chelsea pasti kesulitan untuk memilih, bagaimanapun juga the cute girls juga sahabatnya, walau hanya grup ekskul dance. chelsea bingung harus memilih siapa, sebenarnya ia ingin bersama-sama dengan the cute girls maupun hani dan nancy, tapi nancy dan elsa tidak akur, mereka berdua pernah punya masalah yang sampai sekarang tak bisa membuat mereka berdua akur.
"gua sih gak maksa kalo lu mau sama mereka chels, lagian kan kita masih bisa have fun bareng, yaa walaupun beda kelompok mungkin, lagian kita juga belum tau satu kelompok berapa orang ya kan". hani berusaha untuk membuat chelsea dan nancy tak perlu khawatir dengan kelompok study tour.
"tapi gua sih tetep gak mau yaa gabung sama the cute girls, kalian harusnya bisa maklumin lah, lagian kak elsa juga pasti satu pemikiran sama gua". ucap nancy dengan angkuh, ia menekan kan sekali bahwa dia tak ingin satu kelompok dengan the cute girls, tepatnya elsa.
chelsea semakin bingung, ia sangat ingin satu kelompok dengan hani dan nancy, akan tetapi ia juga tak mungkin tak bergabung dengan the cute girls.
"gua ke kantin duluan yaa, gua udah kelaperan". ucap nancy dan melangkah pergi keluar kelas menuju kantin.
hani melihat ekspresi Chelsea yang tampak bingung dengan perkataan nancy.
"gua harap sih kelompok ditentuin, biar gak ribet". ucap hani sambil tersenyum kepada chelsea yang kebingungan, ia tak ingin chelsea malah jadi memikirkan itu semua.
"yaa gua harap juga begitu, udah yuk ke kantin, nanti gua pikirin lagi deh". chelsea mengajak hani ke kantin, dan hani pun tersenyum karena bisa sedikit membuat Chelsea tak terlalu memikirkan soal kelompok.
mereka berdua pun berjalan menuju kantin. sementara itu nancy yang sedang berjalan menuju kantin, tepat nya di koridor lantai bawah, ia berpapasan dengan elsa yang dari tadi ia bicarakan. elsa tampak tak suka melihat nancy yang ada dihadapannya.
"kebetulan banget yaa, gua ketemu sama adik kelas gak tau diri". sinis elsa, ia melipat kedua tangan nya dengan angkuh.
"aduh...gak sadar diri banget sih, kakel gak punya tanggung jawab". balas nancy dengan ketus.
elsa menatap nancy dengan tatapan tak suka, begitupun denagn nancy yang sangat tak suka dengan elsa. elsa tersenyum licik dan mendekati nancy.
"oh iyaa, nanti pas study tour, gua pastiin chelsea bakal satu kelompok sama gua, jadi gak usah ngarepin adek kelas gua yg baik itu yaa, soalnya dia tuh gak pantes deket-deket sama orang yang gak tau diri kayak lu". ucap elsa dengan senyuman puas karena sudah membuat nancy yang terdiam sambil menahan emosi nya.
"pede banget sih kakak elsa, hahaha, gua yakin sih chelsea bakal milih gua daripada lu, secara gua kan udah sahabatan sama dia dari smp, sedangkan lu kan cuma temen satu grup ekskul dance doang, lagian yaa lu itu kan gak bertanggung jawab, mana bisa satu circle sama Chelsea". nancy tertawa kecil meledek elsa yang mulai kesal sendiri.
"kita liat aja nanti". ucap elsa dengan angkuh, setelah itu ia langsung pergi meninggalkan nancy.
nancy sedikit ragu dengan dirinya, apakah ia bisa meyakinkan chelsea untuk lebih memilih Dirinya, ia juga tak akan membiarkan chelsea memilih satu kelompok dengan the cute girls.
"nans, kamu lagi ngapain?". tanya nathan yang bingung melihat nancy yang seperti sedang memikirkan sesuatu.
"aku lagi mikirin kelompok study tour". jawab nancy
"aku denger sih dari si ketos rey, satu kelompok lima orang". ucap nathan
mendengar ucapan nathan, nancy punya suatu solusi yang bisa membuat chelsea memilih dirinya. ia tersenyum mencurigakan ke arah nathan.
"kak, nanti kamu satu kelompok sama aku mau gak? sekalian aja kak rio". usul nancy dengan mata berbinar-binar, ia sudah mempunyai satu kelompok, dan pasti chelsea tak kan menolak.
"yaa gak apa-apa sih, aku seneng malah bisa satu kelompok sama kamu, tapi...kan belum tentu kita yang nentuin kelompoknya, bisa aja ditentuin". ucap nathan agar nancy tak terlalu berharap semua nya sesuai yang ia inginkan.
"lah kok gitu sih, tapi seenggaknya kita udah punya kelompok seandainya gak di tentuin". senyum nancy, ia sudah tak perlu ragu bahwa chelsea akan memilih nya.
"yaudah terserah deh, mendingan kita ke kantin yuk, nanti keburu beli lagi". nathan mengajak nancy yang merupakan kekasih nya itu.
"oke...". senyum nancy
di sisi lain elsa yang baru saja bertemu dengan nancy sedang berjalan menuju tangga ke lantai dua, namun di tengah perjalan ia kebetulan bertemu dengan chelsea dan hani yang ingin pergi ke kantin.
"chelsea...". sapa elsa dengan Senyuman
"eh kak elsa". sapa balik chelsea
elsa melihat hani yang yang berada di samping chelsea. Sebenarnya ia tak ada masalah dengan hani, tapi menurutnya lebih baik jika tak ada hani disaat ia akan membicarakan soal study tour kepada chelsea.
"eum...gua mau ngomong sesuatu, tapi hani lu bisa tinggalin kita berdua gak". ucap elsa dengan hati-hati, karena ia tak ingin menyinggung perasaan hani.
"owh...iya gak apa-apa kok kak, gua ke kantin duluan aja yaa chels, inget nyusul gua loh". senyum hani sambil berjalan meninggalkan nancy dan chelsea
"iya...nanti gua nyusul kok". sahut chelsea
(gua tau sih, hani itu gak kayak si nancy, dia lebih baik dan gak ribet kayak nancy). ucap elsa dalam hati.
"kak, lu mau ngomong apa?". tanya Chelsea
"oh...itu, soal study tour, lu pasti satu kelompok sama kita kan?". tanya elsa
Chelsea terdiam sejenak, ia belum bisa memutuskan untuk satu kelompok dengan siapa, karena ia sendiri bingung harus memilih siapa, baru saja ia bingung dengan pertanyaan nancy, sekarang elsa juga menanyakan hal yang sama.
"eum...belum gua pikir sih, mungkin gua pikir-pikir dulu kali yaa". senyum tak enak chelsea.
"iya pikir-pikir dulu aja, gua yakin lu gak bakal bikin the cute girls gak lengkap kok, gua tunggu jawaban lu yaa chelsea". senyum elsa, ia pun kembali berjalan menuju kelasnya.
chelsea semakin bingung dengan keadaan seperti ini, ia tak mau membuat salah satu sahabat nya menganggap ia lebih memilih the cute girls, akan tetapi di sisi lain ia juga tak mau membuat the cute girls merasa Kecewa.
ia pun melanjutkan langkahnya menuju kantin untuk menyusul hani yang sudah duluan, sambil sepanjang jalan ia terus memikirkan solusi yang terbaik.
...****************...