Dear Chelsea

Dear Chelsea
13. Keren??



Chelsea sedang duduk di balkon depan kelasnya.


ia sedang memikirkan sesuatu...


disaat Chelsea sedang terdiam sendiri Oza datang menghampiri nya, kemudian Oza berbicara kepadanya.


"gua kasih tau sama lu, mulai sekarang gak usah deketin Leo lagi!". tegas Oza


"maaf ya...gua gak pernah deketin kak Leo". ketus Chelsea


"dasar cewek gak punya hati". sinis Oza


Chelsea tersinggung dengan apa yang diucapkan Oza.


"bisa-bisanya lu tenang kayak gini, padahal sekarang Leo lagi sakit!". ketus Oza


"kak Leo sakit?". khawatir Chelsea


"gak usah sok khawatir, gua bilang sama lu sekali lagi anggap lu gak kenal sama Leo!". tegas Oza


Oza pun pergi meninggalkan Chelsea yang terpaku dengan ucapan Oza.


"bener kata kak Oza, gua gak punya hati".


"seharusnya gua gak kayak gini". sedih Chelsea


ia kembali terdiam dengan tatapan kosong.


...✨Kelas XIIA ✨...


Rey baru saja masuk ke kelasnya, entah mengapa ia langsung menghampiri the cool boys.


"bro..gua yang nyuruh Chelsea buat ngejauhin Leo". ucap Rey


"kayaknya Leo udah gak kenal sama yang namanya Chelsea!". ucap oriyas dengan angkuh


"bagus, gua gak mau Adik gua disakitin sama temen lu, dulu gua percaya sama Leo, dan nyatanya dia yang sia-sia in kepercayaan itu". ketus rey


"lu tenang aja Rey, lu denger kan kata oriyas? Leo udah gak kenal sama adik lu, kita juga gak mau leo sakit cuma karena cewek bodoh!". tegas Oza


Rey kembali ke tempatnya duduk nya dengan keadaan kesal, disisi lain Kevin melihat Rey dan the cool boys dengan penasaran.


"ada apaan sih nih". ucap Kevin dalam hati


bel masuk pun berbunyi


"kring.....kring.....".


semua siswa dan siswi SMK 127 memasuki kelas mereka masing-masing.


dikelas XIB pelajaran sudah dimulai.


Chelsea sedang mengerjakan tugas yang diberikan oleh Bu liyvi.


"Chelsea...". panggil Bu liyvi


"iya...Bu..". jawab Chelsea


"tolong kasih map ini ke Bu Kiki di kelas XIIA..". perintah Bu liyvi


"eh....iya ..Bu...". ragu Chelsea


Chelsea pun menerima perintah Bu liyvi.


ia berjalan dengan gugup Samapi dia berada di depan kelas XIIA.


"permisi...". sopan Chelsea


suara Chelsea begitu familiar di kelas XIIA, sehingga seketika seisi kelas menoleh ke arah Chelsea, Tatapan mereka membuatnya gugup, ia merasa seperti memasuki kandang hewan buas.


/Chelsea masuk kedalam kelas/


"ngapain tuh cewek kesini". ucap Siska pelan


"Chelsea...". gumam Kevin


"males banget gua liat mukanya". ucap pelan Oza ke the cool boys


Chelsea mendengar suara samar-samar dari beberapa orang dikelas, tampaknya mereka tidak suka dengan kehadiran Chelsea, yang merupakan penyebar berita buruk tentang kakak kelas.


"Chelsea ada apa kamu kesini?". tanya Bu Kiki


"ini...Bu...saya..disuruh sama Bu liyvi buat ngasih map ini ke ibu...". gugup Chelsea


"oh...iya...map ini, makasih ya Chelsea". senyum Bu Kiki


"iya Bu sama-sama". jawab Chelsea


"tolongin saya yaa, kamu jagain kelas ini dulu yaa". ucap Bu kiki


"eh....gak salah Bu?". gugup Chelsea


"saya percaya kamu itu amanah, saya ada urusan penting tolong ya.., kamu boleh duduk disana". ucap Bu kiki


Bu kiki pun pergi meninggalkan kelas dan memercayai Chelsea untuk mengawasi kelas.


"adu...mati dah gua". ucap Chelsea dalam hati


"tuh orang lagi tuh orang lagi". gumam Chelsea


Chelsea perlahan berjalan menuju bangku kosong disamping Kevin.


"keren lu chels...". bisik Kevin


"keren?_?". bingung Chelsea


"adek kelas gak ada yang berani masuk ke kelas ini, tapi lu berani....banget ya". senyum Kevin


"kalo gak di suruh, gua bakal pernah mau masuk ni kelas". Chelsea deg-degan


"lu takut chels?". tanya Kevin


"enggak lah, gua cuma males aja, kayaknya gua harus mandi kembang karena udah masuk kelas ini". ketus Chelsea


Siska daritadi memperhatikan Chelsea, langsung bertindak, ia berdiri dari bangkunya lalu menghampiri Chelsea...


"keren banget Lo, bukannya waktu itu lu bilang kakel buruk ya? terus lu ngapain kesini? nyari mati ya". sinis Siska


"dua jempol buat Lo". tambah angel


Chelsea hanya terdiam, ia berusaha menjaga image nya.


ia berpura-pura tak menghiraukan mereka, padahal ia merasa seperti akan mati konyol.


"kok lu diem aja? mana bac*t lu waktu di kantin!". tegas Siska


Rey daritadi hanya memantau Chelsea, namun kali ini ia sudah tidak bisa diam saja disaat Siska mengganggu Chelsea.


"Siska...jaga sikap lu!". Rey menatap siska dengan sinis


"yaampun gua lupa...disini kan ada kakaknya yaa tapi btw gua kan ketua kelas, so...gak ada yang bisa bantah gua selagi di kelas!". Siska tersenyum licik


Siska tersenyum sangat puas, melihat tidak ada yang bisa membela Chelsea disaat seperti ini.


"sekarang gua bakal permaluin lu disini!". tegas Siska


"silahkan aja kalo bisa". Chelsea tersenyum tenang


"wah...bisa berkutik juga yaa Lo". ketus angel


Siska berjalan ke depan papan tulis, ia melihat seisi kelas dengan senyuman liciknya.


"guys...kalian tau gak sih, ternyata Chelsea gak punya hati loh... temen kita sakit gara-gara dia". Siska menunjuk Chelsea


"up to you girl..., Lo gak tau apa-apa". ucap Chelsea dengan percaya diri


"oh ya? trus tau gak sih guys". Siska menahan ucapannya


Siska terdiam sejenak sambil tersenyum licik, sesekali ia melihat ke arah Rey dan Kevin.


"ternyata nih cewek tergila-gila sama Reza". senyum Siska


"hahahah.....". Siska dan angel tertawa


"murahan banget sih lu jadi cewek". ketus Siska


"apa Lo bilang, murahan? maaf bukannya Lo yang murahan... waktu itu lu ngapain di taman sekolah sama kak Rey, mau gua bocorin?". Chelsea tersenyum menang


Siska menjadi kesal sendiri, ia pun ingin menampar Chelsea, namun tangannya di tahan oleh Kevin.


"jangan lupain gua sebagai keamanan di kelas ini". Kevin melepaskan tangan Siska


"Kevin! Lo gak bisa bantah gua". bentak Siska


"gak bisa darimana nya? tugas gua ngejaga keamanan nih kelas, kalo lu bikin ribut gua bisa bawa lu ke ruang keamanan!". tegas Kevin


"Siska-siska, mendingan lu duduk aja deh, kasian gua liat lu". ledek Nathan


Siska duduk kembali, kelas kembali tenang seperti semula, semua orang sekarang fokus dengan tugas yang diberikan Bu Kiki.


setelah waktu yang begitu lama, Bu Kiki kembali ke kelas XIIA.


"Chelsea....". panggil Bu Kiki


"iya Bu...". Chelsea menghampiri Bu Kiki


"makasih yaa, ini tolong lagi ya kasih ke Bu liyvi". ucap bu kiki


"baik Bu, kalo gitu saya kembali ke kelas ya Bu..". senyum Chelsea


"hati-hati yaa...". ucap Bu Kiki


Chelsea kembali ke kelasnya, setelah mengalami hal yang menyebalkan di dalam kelas XIIA.


"tuh...contoh dong adik kelas kalian". saran Bu Kiki


"iya...Bu....". serentak seisi kelas


mereka kembali mengerjakan tugas, dan Bu Kiki juga kembali mengoreksi tugas siswa dan siswi kelas XIIA.


...****************...