Dear Chelsea

Dear Chelsea
06. Debat



Chelsea masih tidak habis pikir dengan apa yang ia lihat, ia terpaku sambil bergumam, karena melihat Rey dan Siska bermesraan.


"Gila.....kak Rey ngapain coba mesra-mesraan di sekolah"


"Padahal kan udah jam 16:25, masih aja pacaran bukannya pulang!" kesal Chelsea


Karena kesal Chelsea pun ingin menghampiri Rey dan Siska, tetapi Jack dan Andre yang melihat Chelsea langsung menarik ke belakang taman sekolah.


"Woy! lepasin gak"


Chelsea berhasil melepaskan tangan nya dari cengkeraman Jack.


"Apa-apaan sih lu pada, ngapain coba narik-narik gua" tegas Chelsea


"Lu gak usah ganggu Rey sama Siska" ucap Jack dengan lantang


"Apaan hah?" ucap Chelsea dengan senyuman kesal


Chelsea diam sejenak, kemudian ia menatap wajah Jack dan Andre.


"Gila aja Lo pada, gua gak rela kak Rey pacaran sama cewek ular kayak Siska!" bentak Chelsea


"Ular apanya sih Chels?_?" Andre bingung dengan ucapan Chelsea


"Siska tuh cewek ular, banyak racunnya” ketus Chelsea


Jack kesal mendengar ucapan Chelsea, dengan spontan ia menendang kaleng yang ada didepannya.


"Jaga sikap lu ya Chels!" bentak Jack


"Tau lah, gitu-gitu juga dia kakak kelas lu dan calon kakak ipar lu" tambah Andre


"Ogah! gua gk sudi punya kakak ipar ular" ketus Chelsea


Jack dan Andre tak membiarkan Chelsea untuk menghampiri Rey dan Siska.


"Lu berdua gila ya, berani-beraninya nahan gua" teriak Chelsea


"Sorry Chels kita gak mandang sekalipun itu adik nya Rey" sinis Jack


"Bener, kita hanya menjalankan tugas dari Rey, gk boleh ada yang ganggu dia sama Siska" tambah Andre


"Yaudah lepasin tangan gua" ucap Chelsea


"Enggak, lu pasti bakal nyamperin Rey sama Siska, jadi kita gak bakal lepasin lu begitu aja" ucap Jack dengan angkuh


"Setuju, hahahaha"


Jack tertawa seakan-akan aktor pemeran antagonis yang di film-film.


"Idih" Chelsea menatap Andre dengan geli


"Pokoknya lepasin tangan gua!" teriak Chelsea


Chelsea berusaha melepaskan tangannya dari cengkeraman Jack dan Andre. Saat itu juga Kevin dan kawan-kawan datang dan melihat Chelsea...


"Woy lu pada gila ya!" ucap Kevin


"Eh mendingan lu bertiga balik dah, kita gak ada urusan sama lu pada" ketus Andre


Kevin menghampiri mereka dan tersenyum seperti sedang menantang mereka.


"Tapi lu udah kasar sama cewek bro" sinis Kevin


"Lagian Chelsea kan adek nya temen lu pada, masa lu kasar kayak gini sih" tambah Nathan


"Lu gak tau apa-apa" ketus Jack


"Lepasin Chelsea" tegas Kevin


"Enggak" jawab Jack


"Oke, mending kita main kasar aja Vin" ucap Rio


"Gua ladenin kok, santai ae" tantang Andre


Mereka pun berkelahi satu lawan satu, Rio melawan Jack dan Nathan melawan Andre, sementara Kevin ia membawa Chelsea pergi dari situ.


...****************...


Di gerbang sekolah Chelsea melepaskan tangan Kevin yang menggenggam tangannya.


"Ngapain sih lu, gak usah sok jadi pahlawan deh" ketus Chelsea


Kevin terkejut mendengar ucapan Chelsea, ia menggaruk kepalanya yang tidak gatal karena tidak habis pikir.


"Lu bener-bener gak tau diri banget ya! gua tuh nolongin lu dan lu malah kayak gini? gila..." Kevin kehabisan pikir


Dengan percaya diri Chelsea menjawab Kevin dengan angkuh...


"Gua gak minta lo nolongin gua" tegas Chelsea


Kemudian ia menatap Kevin Dengan kesal.


"Lagian kalo lo gak dateng, gua gak bakal kenapa-napa kali, Andre sama Jack itu temen kak Rey" ucap Chelsea dengan sinis


"Mereka tuh kasar sama lu" tegas Kevin


"Trus apa peduli lu? ngapain coba lu harus ngurusin gua" ucap Chelsea


"Karena lu cewek! gua gak bisa liat cewek di kasarin kayak tadi" tegas Kevin


Chelsea terdiam mendengar ucapan Kevin, entah mengapa ia seperti merasakan suatu fell dari apa yang diucapkan oleh Kevin.


"Udah lah, percuma gua ngomong sama lu" ketus Kevin


"Lah.....gak jelas" bingung Chelsea


Kevin langsung pergi meninggalkan Chelsea, sementara itu di taman sekolah Rey dan Siska mendengar keributan yang suaranya berasal dari belakang taman sekolah.


"Sayang kamu denger gak? kayak ada yang ribut gitu" tanya Siska


"Iya ya, mendingan kita samperin" saran Rey


Rey dan Siska pun berjalan menuju belakang taman, mereka melihat Jack dan Andre sedang berkelahi dengan Nathan dan Rio, Rey dan Siska langsung menghampiri mereka


"Woy apa-apaan nih" teriak Rey


Mereka berhenti seketika mendengar suara Rey.


"Rey, temen lu nih udah kasar sama adik lu" ucap Nathan sambil merapihkan baju nya


"Maksud lu apa?" tanya Rey


"Tanya aja Ama temen lu" jawab Rio


Rio dan Nathan pun pergi meninggalkan mereka dengan keadaan kesal.


"Sekarang jelasin sama gua apa maksud Rio tadi" sinis Rey


"Jadi gini"


"Lu bilang jangan ada yang ganggu lu sama Siska, nah sementara tadi Chelsea tau"


"Bahkan dia bilang kalo Siska tuh cewek ular"


"Akhirnya Chelsea mau gangguin lu, yaudah kita tahan si Chelsea"


"Eh...si Kevin tiba-tiba dateng bantuin Chelsea" jelas Andre


Rey diam sejenak mencerna ucapan Andre.


"Chelsea bilang Siska cewek ular?" tanya Rey


"Iya...ngotot banget lagi" jawab Jack


Ia langsung menatap Siska, sehingga membuat Siska menjadi gugup.


"Sayang, emang kamu ada masalah apa sama Chelsea?" tanya Rey


"Kamu kan tau kalo Chelsea gak suka sama kakak kelas, mungkin karena itu dia gak suka sama aku" ucap Siska


"Iya juga sih" setuju Rey


Saat itu juga Rey mendapatkan telphone dari Chelsea.


"Chelsea nelpon gua" ucap Rey dengan gugup


"Angkat aja Rey, entar ngamuk lagi tuh anak" saran Jack


Rey pun mengangkat telepon dari Chelsea...


"Halo Chels, kenapa lu nelpon gua?" tanya Rey


"Gak usah pura-pura gak tau" jawab Chelsea


"Gua udah tau" ketus rey


"Bagus kalo gitu, sekarang mending lu pulang kerumah, lu gak boleh telat! kalo lu telat gua bakal kasih tau mamah sama papah" ancam Chelsea.


"Tit"


Chelsea langsung mematikan telphone nya.


"Andre, Jack, gua minta tolong sama lu berdua buat anterin Siska pulang" ucap Rey


"Siap Rey" jawab Jack


"Tenang aja Rey" tambah Andre


"Yaudah gua balik duluan" ucap Rey


Rey pergi meninggalkan mereka, ia menuju rumah nya dengan segera, sedangkan Jack dan Andre mengantarkan Siska pulang ke rumah nya.


Beberapa jam kemudian Rey sudah tiba di rumah nya, ia langsung masuk kerumahnya, namun di rumah tidak ada siapa-siapa, dengan cepat ia berjalan menuju kamar Chelsea dan.....


"Chelsea" panggil Rey


/Ia langsung membuka pintu kamar Chelsea/


"Kak rey_-" ucap Chelsea


"Gua gk telat kan" ketus rey


"Untung aja di rumah gak ada siapa-siapa, coba kalo ada pasti lo udah gua aduin" tegas Chelsea


Rey menghampiri Chelsea, ia langsung to the point.


"Lu kenapa sih gak suka banget gua sama Siska?" tanya Rey


"Karena dia itu cewek ular, gak tau kan lo" Chelsea tersenyum licik


"To the point aja chels" ketus rey


"Nih ya....sisler itu...."


Rey tiba-tiba saja memotong ucapan Chelsea.


"Entar dulu, sisler apaan?" tanya rey


"Sisler alias Siska ular" jawab Chelsea


Mendengar arti sisler Rey seperti tidak suka dengan sikap Chelsea terhadap Siska, sampai-sampai ia menjuluki Siska sisler.


"Mau gua lanjutin gak?" tanya Chelsea


"Iya lanjutin" jawab Rey dengan ketus


Chelsea pun melanjutkan ucapan nya, ia sangat serius menjelaskan tentang Siska.


"Sisler itu pacaran sama lu cuma suka sama harta lu, dia itu matre, udah gitu licik lagi" jelas Chelsea


Rey terkejut mendengar ucapan Chelsea, ia langsung menunjukkan raut wajah kesal.


"Lu tau darimana hah!"


"Gak usah sembarangan klo ngomong" tegas Rey


"Gua gak ngomong sembarangan, gua tau itu semua dari Hani sama Nancy" ketus Chelsea


"Mereka lu percaya" sinis Rey


"Iyalah, mereka tuh best friend gua, dan gua bukan tau dari mereka doang, kak Terry juga tau tentang Sisler" Chelsea mulai kesal


Sementara itu Rey tersenyum tak percaya.


"Terry tuh mantan gua, pasti lah dia gak suka kalo gua sama Siska"


"Sementara Nancy, dia kan pernah suka sama gua, pasti mereka cuma ngarang cerita" jelas Rey


"Terus Hani gimana?" tanya Chelsea


"Hani kan temennya Nancy, udah pastilah dia belain" ucap Rey


"Sumpah! lu udah bener-bener kena racun sisler!" emosi Chelsea


"Bisa-bisanya lo masih belain tuh cewek" ucap Chelsea


Chelsea tidak habis pikir dengan Rey yang terus-menerus membela Siska


"Karena mereka tuh gak masuk akal Chels" jelas rey


"Terserah lah" kesal Chelsea


Ia langsung pergi meninggalkan Rey yang menurutnya sudah terkena racun sisler.


...****************...