Daniella

Daniella
Itu bukan kemauanku



Plaakkk...


"Apa yang kau lakukan pada suamiku?" teriak Ella yang baru saja masuk rumahnua lewat pintu Dapur.


Sedang Sofie tersenyum dengan apa yang di lakukannya. Kapan lagi mencium pria setampan ini pikirnya. Dasar wanita gila!


"Apa kau gila Sofie? Cepatlah keluar dari rumahku." usir Ella yang sudah sangat geram sekali dengan Sofie.


"Sekali lagi kau berbuat seperti ini. Aku tak akan sehan-segan melakukan sesuatu padamu." bukannya Ella yang mengancam Sofie tapi Victor. Dia juga marah sekali. Bibir yang dia jaga hanya untuk Ella. Kini ternoda. Sial!


Dengan cepat Victor mencuci bibirnya di wastafel. Dia tak ingin ada jejak wanita lain dan membuat Ellanya marah.


"Kau tak mengerti kata-kataku Sofie?" ucap Ella dengan suara yang semakin keras.


"It's okay. Yang penting aku sudah mendapatkan apa yang aku mau." jawab Sofie dengan senyum puasnya.


"Keluar!" teriak Ella sekali lagi dengan menunjuk pintu keluar dengan menggunakan tangannya.


"Sabarlah honey." ucap Victor yang merangkul Ella. Ingin sekali Ella menarik rambutnya hingga lepas tak tersisa.


Dengan tenangnya Sofie pergi meninggalkan Ella yang masih marah. Seperti tak terjadi apa-apa.


"Maafkan aku honey. Aku tak sempat menghindar tadi. Dia terlalu cepat melakukannya. Sehingga aku tak dapat menghindar." jelas Victor yang mencoba menenangkan Ella.


Ella menatap tajam mata Victor. Dengan memegang kedua pipi Victor Ella membersihkan bibir Victor dengan bibirnya dengan sangat lama. Sekali lagi Ella benci miliknya di sentuh orang lain.


Selesai mencium Victor Ella pergi meninggalkan Victor dengan mukanya yang masih masam. Dia kembali berkumpul bersama teman-teman yang lain dan mencoba menenangkan hatinya.


Sedang Victor yang di tinggal merasa bingung harus berbuat apa. Kalau sudah begini alamat istrinya merajuk. Susah pasti. Jatah hilang caranya kalau seperti ini.


"Aku mengusirnya!" ucap Ella dan semua temannya menoleh. Teman Ella tau jika Ella tak menyukai Sofie. Tapi Noah memaksa agar Sofie ikut ke acara ini.


"Kenapa dengan Sofie Ella? Apa dia mengganggumu?" tanya Nora.


"Bukan aku yang dia ganggu. Tapi suamiku. Kenapa kalian membawa Sofie kemari? Kalian taukan jika aku tak menyukainya?" kesal Ella. Moment kumpul-kumpulnya jadi rusak gara-gara Sofie.


"Maaf Ella. Aku yang mengajaknya. Aku pikir kau sudah melupakan masa lalu." jawab Noah yang membuat Ella tertawa.


"Dia masih Sofie yang sama Noah. Tak akan pernah berubah." moodnya buruk. Dia tak ingin meneruskan acara ini. Dia lebih memilih masuk rumahnya saja.


Sebelumnya dia pamit pada teman-temannya jika sedang pusing. Sehingga dia bisa istritahat di rumahnya. Sedang teman-teman yang lain kembali menikmati acaranya.


Ella masuk kamarnya dan ternyata kamarnya ada yang menghias. Ada bunga mawar di tempat tidur mereka. Dengan bertuliskan kata maaf.


Tentu saja Ella mengerti apa maksudnya ini. Victor datang dan memeluk Ella dari belakang. Wajahnya bertengger di ceruk leher Ella.


"Maafkan aku honey. Aku bersumpah padamu itu bukan kemauanku." mohon Victor yang sudah beberapa kali meminta maaf pada Ella. Ella membalikkan badannya dan melihat wajah tampan suaminya.


"Aku tau itu bukan salahmu. Tapi aku kesal saja milikku harus di sentuh orang lain, sedang ini harusnya aku yang menciumnya." ucap Ella dengan mengerucutkan mulutnya.


"Iya aku tau honey. Karena itu aku sudah mencuci bersih milikmu ini." jawab Victor dan menunjuk bibirnya pada Ella.


Ella tersenyum dan memeluk suaminya dengan hangat.


"Aku memaafkanmu sayang. I love you. Cup..."


JANGAN LUPA LIKE KOMEN VOTE FAVORITE DAN HADIAH YA KAKAK. TERIMA KASIH ❤❤❤❤❤