
"Kenalkan saya Jenny," ucap Jenny dengan menyodorkan tangannya pada Steven.
"Hai, aku Steven." jawab Steven dan kembali fokus melihat Ella dan Victor yang sedang berdansa.
"Apa kau teman tuan Victor?" tanya Jenny yang mulai kepo.
"Aku teman Ella." jawabnya singkat.
"Ah, senang berkenalan denganmu Stev." ucap Jenny yang membuat Steven menoleh kepadanya.
"Stev? Kau tau panggilan kecilku?" tanya Steven yang sudah mengerutkan keningnya melihat Jenny.
"No, hanya saja aku sudah terbiasa memanggil temanku yang bernama sama denganmu Steven Diggori dengan sebutan Stev. Dia tinggal di Annecy." jelas Jenny.
"Jennifer?" tanya Steven yang tampak terkejut dengan kalimat terakhir Jenny.
"Hmm, Jennifer Anderson." jawab Jenny.
Tanpa basa basi tiba-tiba Steven berdiri dan menarik Jenny dalam pelukannya.
"Eh.." Jenny terkejut dengan apa yang di lakukan Steven padanya.
"Kemana saja kau selama ini Enny?" tanya Steven yang masih memeluk Jenny.
"Wait, kau panggil aku apa tadi?" tanya Jenny yang sudah melepas pelukan Steven padanya.
"Enny!" Steven kembali memeluknya namun Jenny mendorong dadanya.
"Bagaimana kau ta... Kau Stev? Steven Diggori teman masa kecilku di Annecy?" tanya Jenny yang masih sedikit ragu. Namun Steven menganggukkan kepalanya.
"Oh God? Kau pangeran kecilku?" tanya Jenny tak percaya.
Jenny memang tinggal di Annecy dulu. Tapi karena Ayahnya yang harus berpindah tugas di Ars-en-Ré. Dan karena itu juga dia beepisah dengan Stev. Dia berusaha mencari Stev ketika itu. Tapi ternyata keluarga Diggori juga pindah dari kota itu. Dan karena itu mereka tak lagi bertemu.
Steven adalah cinta pertamanya. Sejak berteman dengan Steven, Jenny sudah mengklaim Steven sebagai pangeran kecilnya. Bahkan sampai sekarang Jenny masih menyukai Steven seperti dulu.
Ella yang dari jauh melihat dua sejoli ini sedang berpelukan, segera mendekat. Bagaimana bisa Jenny menggaet Steven dalam waktu sesingkat ini. Padahal selama ini, setiap Ella mengenalkan pria tampan padanya tak sama sekali ada yang nyangkut pada Jenny.
"Ehem...ehem..." dehem Ella yang menahan tawanya.
"Sepertinya ada romansa baru yah di sini?" sindir Ella sambil melirik keduanya. Steven cepat-cepat melepas pelukannya pada Jenny. Sebenarnya Steven masih menyukai Ella. Hanya saja rasa sukanya sudah dia kubur dalam hatinya.
"Kak, kakak ingat ceritaku tentang pangeran kecilku?" Jenny memang sering kali menceritakan kisah masa kecilnya pada Ella. Jadi sedikit banyak Ella tau siapa pangeran kecilnya itu.
"Ya kakak ingat, tapi apa hub.. Apakah Steven pangeran kecilmu?" tanya Ella hati-hati.
"Ya kak, dia pangeran kecilku." ucap Jenny semangat dan memeluk Steven kembali dari samping. Steven hanya tersenyum dan mengelus lengan Jenny yang memeluknya.
"Waw, ini di luar dugaan Jen. Sesempit itukah dunia ini? Dan lagi, kau jangan biarkan pangeran kecilmu pergi lagi darimu. Karena wajah tampannya seringkali jadi pusat perhatian para wanita." jelas Ella. Dan membuat Jenny melihat wajah tampan Stev.
"Apa kau sudah punya pacar Stev?" tanya Jenny yang melepas pelukannya.
"Tidak, aku hanya sempat menyukai seseorang saja." jawabnya jujur. Jenny sedikit kecewa dengan jawaban jujur Steven. Dan dia hanya tersenyum kecut menanggapinya.
"Hey honey, apa yang kau lakukan? Kenapa kau meninggalkanku sendirian di pesta pernikahan kita?"
JANGAN LUPA LIKE KOMEN VOTE FAVORITE DAN HADIAH YA KAKAK. TERIMA KASIH ❤❤❤❤❤
JANGAN LUPA ya ka.
IG_SHAKILABLUE