Daniella

Daniella
Kenapa aku di suruh bersabar?



"Akhh! Bi perutku sakiit!" teriak Ella yang merasakan bayinya akan keluar. Keringat dingin sudah keluar dari tubuhnya.


"Emmy cepat panggil ambulans dan jangan lupa hubungi juga tuan Victor." teriak bi April yang sudah panik.


"Mommy kenapa bi? Kenapa mommy kesakitan?" tanya Adrian yang ikutan bingung.


"Mommy mau melahirkan tuan muda, makanya mommy kesakitan." jelas bi April pada Adrian.


Tak lama Ambulans datang, dengan cepat Ella di larikan ke rumah sakit terdekat.


"Tuan Victor nyonya Ella sedang di bawa ambulans untuk ke rumah sakit. Nyonya akan melahirkan." ucap Emmy yang menghubungi Victor.


"What the..Akh sial!" umpat Victor. Kenapa dia bodoh sekali harus meninggalkan Ellanya saat seperti ini.


"Hugo cepat ke rumah sakit sekarang. Ella akan melahirkan." teriak Victor yang sudah berjalan menuju lift kantornya. Untung saja jarak rumah sakit yang di tuju hanya membutuhkan waktu 20 menit dari kantornya. Sehingga Victor bisa sampai lebih dulu dari pada Ella. Dia sedang menunggu di pintu masuk rumah sakit bersama Hugo.


Sedang Ella yang masih berada di ambulans menangis karena sudah tak tahan menahan sakitnya.


"Akh.. bi ini sakit sekali!" teriak Ella yang mencengkram tangan bi April.


"Sabar nyonya, sebentar lagi kita sampai rumah sakit.


"Bi tapi ini sakit sekali! Kenapa aku di suruh bersabar? Sakit bi, Akh!" entah bi April harus seperti apa lagi agar membuat Ella bersabar. Hanya bi April yang ikut ke dalam mobil ambulans. Sedang Adrian dan Emmy di bawa supir dan masih mengikuti dari belakang.


Saat terdengar suara sirene ambulans Victor segera mendekat dan benar, ternyata Ella yang sedang di bawa.


"Honey, tahan ya. Aku akan terus menemanimu." ucap Victor saat Ella di turunkan dari ambulans.


"Vic ini sakit sekali. Aku sudah tak kuat!" teriak Ella masih dengan tangisnya.


"Daddy?" panggil Adrian


Saat masuk ruangan, dokter segera memeriksa Ella. Dan ternyata Ella sudah pembukaan 10. Kemudian perawat membawa Ella ke ruang persalinan. Sedang Victor masih setia menemani Ella.


Ella yang sudah siap dan masih di temani Victor, menarik nafasnya dalam-dalam dan sekali tarikan nafas, buah hati mereka langsung keluar.


Owek..owek...


"Dia.. dia anakku Vic?" ucap Ella dengan nafas yang masih memburu. melihat anaknya di bawa perawat untuk di bersihkan terlebih dulu.


"Anak kita honey! Cup.." Victor mengecup Ella dan meneteskan air matanya. Ya, ini adalah moment paling di tunggu oleh seorang calon ayah dan ibu. Victor mengucap rasa syukurnya pada Ella yang telah hamil selama sembilan bulan dan melahirkan anaknya dengan selamat.


"Terima kasih honey, kau telah melahirkan buah hati kita dengan selamat. Hidupku sudah sempurna sekarang." ucap Victor yang membuat Ella semakin menangis. Dia mengecup hangat kening Ella. Ella tak menyangka lelaki di depannya ini adalah ayah dari anaknya.


Saat Victor masih memeluk Ella, Ella pingsan tak sadarkan diri.


"Honey? Kau kenapa? Sus, dok.. kenapa dengan istri saya?" panggil Victor pada dokter yang masih berasa di sana setelah menjahit bagian bawah milik Ella. Victor bingng yang melihat Ella pingsan.


"Nyonya hanya kelelahan saja tuan. Dan ini wajar karena memang banyak mengeluarkan darah. Sehingga indikasi untuk lemas, pusing, jantung berdetak lebih kenjang serta mata berkunang-kunang pasti di alami seorang ibu yang usai melahirkan." jelas dokter dan membuat Victor lega.


"Baiklah, terima kasih dok." Victor diam memandangi Ella yang masih pucat.


Ella di bawa ke ruang perawatan. Dan tak lama suster membawa bayinya masuk. Namun Ellanya masih belum juga sadar.


"Tuan ini bayinya, apa anda ingin menggendongnya?"


JANGAN LUPA LIKE KOMEN VOTE FAVORITE DAN HADIAH YA KAKAK. TERIMA KASIH ❤❤❤❤❤


JANGAN LUPA ya ka.


IG_SHAKILABLUE