
Semakin hari ternyata Ella semakin nakal. Buktinya sekarang Ella sedang menikmati tubuh suaminya. Dengan hebatnya Ella melayani Victor yang sedang berada di bawahnya.
Dia benar-benar membuat suaminya takluk dengan permainannya. Bahkan Ella sampai mengikat tangan Victor agar tak melakukan apapun. Cukup dia yang akan melayani suaminya sekarang. Dia hanya membalas budi saja. Biasanya suaminya yang bekerja. Dan sekarang dia yang bekerja. Jadi seimbang.
Mereka masih dalam keadaan polos dan berpelukan di balik selimutnya. Menikmati nafas masing-masing.
"Kau hebat sekali honey. Kau membuatku keluar sampai dua kali. Baru kali ini kau seperti ini. Apa ada sesuatu yang kau inginkan honey? Suamimu ini akan menuruti semua keinginanmu." ucap Victor yang masih membayangkan Ella berada di atasnya. Gila! Ellanya Gila!
Ibarat kata, servis bagus dompet penuh. Seperti itulah pria. Jika mendapat pelayanan servis yang memuaskan pasti atm gendut. Suka kalau seperti ini.
"Tak ada sayang. Aku hanya ingin membalasmu saja. Biasanya kau yang bekerja." ucap Ella yang sangat kelelahan. Lelah sekali rasanya. Tapi puas.
"Terima kasih honey. Sekarang tidurlah. Nanti akan aku bangunkan sebelum teman-temanmu datang." ucap Victor yang mengecup kening Ella. Bagaimana bisa jajan di luar kalau servis istrinya seperti ini.
Oh tapi maaf meski Ella tak dapat menyervis Victor dengan hebat, Victor tak akan jajan. Dia setia.
"Hmm.. bangunkan aku. Aku lelah Vic." jawab Ella yang sudah tak bertenaga. Salah sendiri aktif sekali di atas sendiri. Padahal jelas kalau Victor menawarkan diri untuk bergantian.
Ella tidur dalam pelukan suaminya. Posisi seperti itu sangat Ella sukai. Hangat.
Saat menjelang malam, Victor yang sudah bangun membangunkan Ella untuk bersiap.
Ella tak ingin membuat suaminya cemburu dia menggunakan kemeja dengan sweater. Serta celana jeans panjang menjadi pilihannya. Serba tertutup pokoknya.
Tak lama terlihat beberapa teman Ella datang. Dan Ella melihat ada satu orang yang seharusnya tak ikut serta ke acara ini. Dia Sofie. Ella tak suka karena dia adalah wanita gatal. Saat di sekolah saja dulu dia selalu saja tebar pesona. Dan pernah merebut kekasih teman Ella.
Ada delapan orang yang datang, enam pria dan dua wanita. Belum apa-apa pakaian yang dia pakai saja sudah terlihat minim sekali. Padahal cuaca sedang dingin. Dia mengenakan dress di atas lutut dengan blazer yang menutupi gaunnya yang belahannya teebuka.
"Hai El apa kabarmu?" tanya Sofie basa basi. Ella tau sekali bagaimana sifatnya.
"Kabarku baik. Kau sendiri? Hai Nora apa kabar?" tanya Ella yang menyapa Nora.
Mereka berkumpul dan menikmati makanan yang sudah di sediakan Ella. Mereka bernostalgia bercerita masa lalu. Bahkan Ella yang lebih dominan. Dia banyak sekali bercerita.
Ella tak tau jika Nora sedang berkeliling ke dalam rumahnya. Tadinya dia ke toilet. Namun karena melihat rumah Ella yang sekarang begitu bagusnya dia ingin tau apa saja isinya. Dan tak sengaja menabrak Victor uang baru keluar dari dapur.
'Wooo.. apa ini suami Ella? Tampan sekali? Mungkin bisa aku menggodanya.' gumam Sofie dalam hatinya.
"Maaf tuan, aku tak sengaja. Sekali lagi maaf!" ucapnya dengan nada lembut. Victor hanya menganggukkan kepalanya dan berlalu pergi.
'Sial! Apa aku kurang sexy?' tanya Sofie dalam hatinya. Dengan cepat Sofie mengejar Victor.
"Maaf tuan, aku ingin ke toilet. Kalau boleh tau di sebelah mana?" tanya Sofie dengan manjanya.
"Di sebelah dapur ada lorong, di situ tempat kamar mandinya." jawab Victor datar.
Sofie yang memang tak bisa melihat pria tampan sedikit, bibirnya gatal rasanya dan ingin singgah di bibir suami Ella. Sofie yang melihat Ella masuk langsung mendaratkan bibirnya pada Victor. Cepat sekali kecupan itu dia daratkan. Bahkan Victor tak bisa menghindar. Tapi Ella sudah terlanjur melihatnya. Dasar gila!
Plaakkk...
"Apa yang kau lakukan pada suamiku?"
JANGAN LUPA LIKE KOMEN VOTE FAVORITE DAN HADIAH YA KAKAK. TERIMA KASIH ❤❤❤❤❤